Pria 78 Tahun Jadi Korban Meninggal Pertama Akibat Corona di Australia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 01 Maret 2020
Pria 78 Tahun Jadi Korban Meninggal Pertama Akibat Corona di Australia

Pusat Konferensi dan Pameran Internasional Wuhan yang diubah menjadi rumah sakit sementara pasien virus novel corona. China Daily via REUTERS/wsj/djo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Australia membenarkan kematian pertama pasien virus corona di rumah sakit di Kota Perth.

Kematian pria berusia 78 tahun itu setelah dilakukan karantina dan dievakuasi dari kapal pesiar Diamond Princess di Jepang. Pria itu 1 di antara lebih dari 150 warga Australia yang dijemput dari kapal tersebut.

Baca Juga:

Seberapa Efektif Masker Respirator N95 Melindungimu dari Virus Corona?

"Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga pasien dan menyayangkan ia menjadi korban meninggal pertama akibat virus corona di Australia," kata kepala dinas kesehatan Negara Bagian Australia Barat, Andrew Robertson sebagaimana dikutip Antara, Minggu (1/3).

Istri pria tersebut juga tertular virus corona. "Namun kini kondisinya stabil," sambung Andrew.

Virus corona telah memakan banyak korban jiwa (foto: propakistani)

Jumlah kasus terinfeksi COVID-19 di Australia mencapai 25 kasus berdasarkan data pemerintah terbaru.

Pada Sabtu (1/3) Australia menyebutkan pihaknya akan melarang masuk wisatawan asing dari Iran lantaran penyebaran virus di negara Republik Islam tersebut.

Baca Juga:

Saudi Hentikan Umrah karena Corona, Menag: Kesehatan Jemaah Kita Hal Utama

Terdapat lebih dari 85.000 kasus terinfeksi COVID-19 di seluruh dunia, sebagian besar di China, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sementara itu, di luar China virus corona telah menjangkit ke 53 negara dengan lebih dari 6.000 kasus dan 86 kematian. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan