Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Walk Out saat Pidato Presiden Prabowo di KTT D-8, ini 6 Faktanya

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 24 Desember 2024
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Walk Out saat Pidato Presiden Prabowo di KTT D-8, ini 6 Faktanya

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-11 Developing Eight (D-8) (ANTARA/HO-Biro Pers Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan walk out (WO) saat Prabowo menyampaikan pidato di pertemuan puncak D-8, Kamis (19/12). Presiden Prabowo mewakili Indonesia bicara di forum Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (KTT D-8) di Kairo, Mesir.

KTT D-8 ini didirikan untuk memperkuat kerja sama multilateral bidang ekonomidi negara Turki, Mesir, Nigeria, Pakistan, Iran, Indonesia, Malaysia, dan Bangladesh. Diharapkan, negara anggota KTT D-8 bisa meningkatkan peran negara berkembang dalam perekonomian global, memperkuat hubungan perdagangan, dan memastikan representasi yang lebih baik dalam pengambilan keputusan internasional guna meningkatkan standar hidup di seluruh dunia.

Namun, aksi Presiden Erdogan yang walk out saat Prabowo menyampaikan pidatonya di KTT D-8 mengundang rasa penasaran. Berikut enam fakta di balik kejadian itu.



1. Singgung soal pelanggaran Israel

Dari video yang beredar, Erdogan keluar dari ruang KTT D-8 persis saat Prabowo menyinggung pelanggaran internasional yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan banyak yang menggaungkan bela Palestina, tapi tidak melakukan apa-apa alasannya kata Prabowo karena kondisi negara lemah.

Maka dari itu, Prabowo menawarkan negara anggota KTT D-8 untuk bangun ekonomi biru dengan potensi perikanan dunia mencapai USD 600 miliar setara Rp 9,6 triliun.



2. WO merupakan hal wajar

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Roy Sumirat mengatakan, dalam forum international, setiap delegasi memiliki hak menentukan kapan ketua delegasi akan duduk di kursi delegasi atau meninggalkan ruangan.

Baca juga:

Alasan Presiden Prabowo Batal ke Malaysia Setelah Dari Mesir

3. Tidak bisa intervensi jadwal delegasi

Masih menurut Roy, delegasi Indonesia tidak bisa berkomentar terhadap jadwal ketua delegasi negara lain, karena tidak dapat hadir sepenuhnya pada saat Presiden Prabowo memberikan pernyataan.

3. Sudah sempat ada pertemuan antara Erdogan dan Prabowo



Menlu menyatakan Presiden Prabowo berkesempatan untuk bertemu dengan Presiden Erdogan, termasuk juga seluruh ketua delegasi lain menjelang dan setelah KTT.


4. Presiden Prabowo dan Presiden Erdogan bersahabat



Kedua pemimpin negara itu sangat bersahabat. Keakraban tersebut terlihat saat keduanya duduk berdampingan di acara luncheon setelah berakhirnya KTT.



5. Hal yang biasa ada pertemuan paralel di acara besar



Waktu yang terbatas membuat para pemimpin negara melakukan banyak pertemuan bilateral saat ada agenda internasional.


6. Indonesia jadi tuan rumah KTT ke-12



Dalam pertemuan penting itu, Indonesia secara resmi disambut sebagai ketua berikutnya dari organisasi kini, mendapatkan pujian karena menawarkan diri menjadi tuan rumah KTT ke-12, detail waktu masih menyusul.(tka)

Baca juga:

Erdogan Keluar Ruangan Saat Prabowo Pidato di KTT D-8, Begini Penjelasan Kemenlu



Sumber foto: Youtube/Sekretariat Presiden

#Prabowo #KTT D-8 Kairo #Recep Tayyip Erdogan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Momen Akrab Pertemuan Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Indonesia–Belarus
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bergandengan tangan dengan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kanan) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
Momen Akrab Pertemuan Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Indonesia–Belarus
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Presiden Lukashenko dikawal 17 motoris dan 80 pasukan berkuda Batalyon Kavaleri Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Indonesia
Prabowo Berikan Pangkat Kehormatan Kepada 3 Purnawirawan Polri
Pangkat kehormatan tersebut merupakan penghargaan atas jasa luar biasa ketiga purnawirawan tersebut kepada negara.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Prabowo Berikan Pangkat Kehormatan Kepada 3 Purnawirawan Polri
Indonesia
Pertama Kali Upacara HUT Bhayangkara Digelar di Luar Monas, Ada Jokowi Hadir
Upacara HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema "80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat" dan untuk pertama kalinya digelar di luar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Pertama Kali Upacara HUT Bhayangkara Digelar di Luar Monas, Ada Jokowi Hadir
Indonesia
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Peningkatan produktivitas pertanian itu memperkuat upaya Indonesia menuju swasembada pangan dan lumbung pangan dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Indonesia
Dihadapan Ulama, Prabowo Sebut Alasan Gaji Guru Kecil
Kepala Negara menegaskan, kebocoran sistemik yang diperkirakan mencapai Rp 2.500 triliun setiap tahunnya tersebut kini sedang diperbaiki secara masif oleh jajaran Kabinet Merah Putih.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
 Dihadapan Ulama, Prabowo Sebut Alasan Gaji Guru Kecil
Indonesia
Presiden Prabowo Janji Tambah Dana Pembagunan Infrastruktur di Daerah
Presiden mengajak pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Presiden Prabowo Janji Tambah Dana Pembagunan Infrastruktur di Daerah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tidak Mau Bersalaman dengan Prabowo
Tengah viral di media sosial soal informasi yang menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak bersalaman dengan Presiden RI Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tidak Mau Bersalaman dengan Prabowo
Indonesia
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Pengacara Ferdinand Hutahaean yang mendampingi Garda Prabowo, mengatakan bahwa pernyataan Tiyo yang diadukan adalah terkait membandingkan Presiden Prabowo dengan hewan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Bagikan