Presiden Toyota Ternyata Tak Suka Mobil Listrik

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 20 Desember 2022
Presiden Toyota Ternyata Tak Suka Mobil Listrik

Toyota tak ingin bunuh mobil bermesin bensin. (Foto: Toyota)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRESIDEN Toyota Akio Toyoda tidak merahasiakan dirinya yang selama ini benar-benar tidak menyukai kendaraan listrik. Meski perusahaannya begitu terkenal dengan Prius, hingga yang terbaru BZ4X, namun sang presiden perusahaan itu nyatanya tidak setuju dengan gagasan kendaraan listrik sebagai transportasi masa depan.

Laman Tech Crunch baru-baru ini mengungkapkan, Toyoda yakin bahwa sejatinya orang-orang yang bekerja di industri otomotif sepakat dengannya namun memilih diam. Sayangnya, kendaraan listrik memang menjadi tren yang begitu populer, sehingga kebanyakan pabrikan memilih untuk terseret arus permintaan pasar.

Mungkin, apa yang diungkapkan Toyoda ada benarnya, sebab berbagai pabrikan otomotif telah begitu populer berkat mobil bermesin bensin konvensional nan ikonik yang telah melambungkan nama perusahaan mereka. Pabrikan-pabrikan itu diyakini punya ide besar untuk mobil penerus dengan mesin bensin mereka.

Baca juga:

Toyota GR86 2022 Ludes Terjual dalam 90 Menit di Inggris

Toyoda lebih senang mesin bensin konvensional. (Foto: Toyota)

Sayangnya, tren pasar meminta mobil-mobil bermesin konvensional itu untuk disuntik mati, dan mendorong berbagai pabrikan untuk menciptakan mobil listrik. Negara-negara juga memaksa pabrikan otomotif lewat peraturan baru yang lebih ramah untuk kendaraan listrik, dan secara tak langsung membunuh mesin bensin konvensional.

Tak mengherankan bila saat ini, berbagai perusahaan tengah berinvestasi besar-besaran pada kendaraan listrik agar perusahaan bisa tetap hidup dan melanjutkan catatan kesuksesannya. Namun, tak sedikit pula yang berupaya untuk menciptakan opsi tenaga selain listrik, seperti hidrogen yang dilakukan Toyota.

Sikap keras Toyota terhadap kendaraan listrik terlihat aneh bagi sebagian orang. Pasalnya, mereka telah memperkenalkan Prius sejak puluhan tahun lalu, menjadi pelopor kendaraan hibrida di industri otomotif. Namun, saat ini kendaraan hybrid tidak sefenomenal itu lagi, dan pengembangan kendaraan listrik Toyota memang terbilang lambat.

Baca juga:

Toyota GR Supra GT4 50 Edition, Cuma Ada Enam Unit di Dunia

Toyota sering dapat kecaman dari organisasi lingkungan. (Foto: Toyota)

Penolakan Toyota terhadap kendaraan listrik itu ternyata bukan sekadar ungkapan, mereka betul-betul berusaha menyetir sejumlah pemerintahan untuk memperlambat rencana elektrifikasi kendaraan. Terbukti pada 2020, Toyota menjadi penyumbang dana terbesar untuk partai republik dalam pemilihan Presiden AS.

Laporan The New York Times mengungkapkan bahwa pabrikan Jepang itu telah merayu pemimpin kongres untuk memperlambat rencana pemerintahan Joe Biden untuk menggunakan kendaraan listrik. Toyoda lebih setuju, bahwa karbon memang musuh utama manusia, namun bukan mesin bensin konvensional.

Orang nomor satu di Toyota itu berpendapat, peralihan dari mobil konvensional ke listrik yang cepat justru akan menimbulkan masalah baru. Selain Jepang kemungkinan akan kehabisan listrik di musim panas jika semua kendaraan sudah berbasis listrik, ada juga ancaman jutaan orang kehilangan pekerjaan akibat transisi mobil listrik. (waf)

Baca juga:

Toyota Majesty, MPV Mewah di Atas Alphard atau Vellfire

#Otomotif #Toyota #Mobil Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Terkait usulan lanjutan dari Kementerian Perindustrian, Airlangga menyebut pembahasan masih difokuskan pada kajian yang lebih mendasar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Fun
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Desain logo baru Honda itu akan memulai debutnya 2027, sekaligus merepresentasikan komitmen Honda dalam menghadapi era elektrifikasi dan teknologi cerdas
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Indonesia
Mandatori Bioetanol E10 Berlaku 2028, Toyota Langsung Tancap Gas Investasi
Sebagai stimulus, pemerintah menjanjikan insentif khusus bagi investor yang bersedia membangun pabrik etanol di dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Mandatori Bioetanol E10 Berlaku 2028, Toyota Langsung Tancap Gas Investasi
Indonesia
VinFast Indonesia Ungkap Visi Strategis di Balik Pabrik EV Subang
VinFast berkomitmen memprioritaskan putra daerah Subang melalui pelatihan vokasi berstandar internasional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Desember 2025
VinFast Indonesia Ungkap Visi  Strategis di Balik Pabrik EV Subang
Berita
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Feders Gathering 2025 berakhir di Jakarta Selatan, menghadirkan kegiatan komunitas motor matic dan edukasi perawatan kendaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Berita
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang terjadi di Sumatra Utara, PT EMLI menjalankan program sosial bertajuk Federal Oil Peduli Bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Lifestyle
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
2026 jadi tahun konsolidasi berat bagi pemain impor
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
Indonesia
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
VinFast baru saja meresmikan pabrik mobil listrik di Subang, Jawa Barat. VinFast menargetkan TKDN 80 persen pada 2030.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Lifestyle
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Federal Oil menggelar acara Sowan Nyaman, yang diikuti puluhan pengendara dan komunitas motor matic besar.
Soffi Amira - Sabtu, 06 Desember 2025
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Indonesia
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026
Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil selama Januari-Oktober 2025 secara wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) hanya sebanyak 634.844 unit.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Desember 2025
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026
Bagikan