Presiden: Perlu Satgas untuk Kawal Investasi Masuk

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 06 Desember 2017
Presiden: Perlu Satgas untuk Kawal Investasi Masuk

Presiden Jokowi. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo mengatakan perlu adanya satuan tugas atau task force yang mengawal setiap investasi yang masuk ke negara Indonesia.

"Sesuai yang disampaikan pak Menko Perekonomian, nanti Januari atau Februari maksimal kita akan memiliki single submission. Ini saya kira harus menjadi target untuk betul-betul ada satuan tugas, task force, yang mengawal setiap investasi yang masuk ke negara kita," kata Presiden saat memimpin sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Rabu (6/12).

Presiden berharap pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan sebesar 5,4 persen untuk 2018 bisa tercapai.

"Saya optimis ini akan tercapai jika kita mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dengan terus meningkatkan iklim kemudahan berusaha dan berinvestasi," katanya.

Jokowi juga mengingatkan, pada 2018 merupakan tahun politik dan banyak agenda yang strategis, di antaranya ASIAN GAMES dan IMF-World Bank Anual Meeting.

"Untuk itu saya minta kepada menteri dan kepala lembaga untuk lebih fokus bekerja, mengejar target yang telah kita tentukan. Dan jangan sampai karena tahun politik, konsentrasi kerja kita menjadi terganggu. Itu yang perlu digarisbawahi," katanya.

Presiden juga meminta para menteri dan kepala lembaga betul-betul memastikan bahwa program yang telah direncanakan dicek di lapangan, dikendalikan, dikontrol, sehingga bisa berjalan baik.

Jokowi juga meminta untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi, baik stabilitas harga, keuangan, maupun neraca pembayaran.

"Mengenai stabilitas harga saya ingatkan agar hati-hati dengan inflasi, harus bisa kita kendalikan," katanya.

Presiden juga mengingatkan pula terkait dengan perubahan iklim dan cuaca yang ekstrem, perlu diperhatikan beberapa daerah yang rawan bencana.

"Ini juga akan berpengaruh ke stabilitas harga," tegas Jokowi.

Presiden juga mengatakan, pada 2018 akan memulai program padat karya, yakni cash for work yang ada di Kementerian Desa, Kementerian PU, Perhubungan, Kelautan dan Perikanan (KKP), dan yang lainnya.

"Saya minta awal Januari sudah bisa kita lihat di lapangan sudah dimulai. Karena kita harapkan dengan ini ada peningkatan daya beli masyarakat, utamanya yang ada di desa," harapnya. (*)

#Presiden Jokowi #Investasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Airlangga memanfaatkan rangkaian agenda WEF untuk melakukan pertemuan dengan pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Lifestyle
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Kesuksesan ini tak lepas dari kelengkapan fitur yang mengakomodasi kebutuhan investor
Angga Yudha Pratama - Minggu, 25 Januari 2026
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Indonesia
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Prabowo pun menyinggung istilah robber barons yang populer digunakan di sejumlah negara pada abad ke-19, namun dinilainya sama dengan greedonomics di hadapan para undangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Indonesia
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Dengan kehadiran Presiden, Indonesia mendapatkan investasi yang bagus dan banyak supaya bisa berkembang bersama dalam segi sumber daya manusia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Indonesia
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Indonesia
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Salah satu kejutan besar dalam pertumbuhan ekonomi Jakarta adalah lonjakan di sektor penyediaan akomodasi serta makan dan minum
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Danantara telah berdiskusi dengan Kamar Dagang Swiss (Swiss Chamber of Commerce) mengenai potensi kerja sama dalam proyek tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Berita
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Ketidakpastian ekonomi global mendorong investor Indonesia memilih diversifikasi investasi lintas negara untuk mengelola risiko portofolio.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Indonesia
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
Beberapa proyek strategis diantaranya Proyek Bauksit, Alumunium, Bioavtur, Refinery (Kilang), hingga Proyek Budidaya Unggas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
Lifestyle
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi
Saat ini, ada lebih dari lima pemain besar di sektor neobank kripto. Revolut, Kast, Ether.fi, Rain, Tria, dan Reddotpay adalah beberapa di antaranya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi
Bagikan