Presiden Batasi Game Online untuk Anak-Anak, DPR: Akses ke Medsos Juga Harus Dibatasi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 11 November 2025
Presiden Batasi Game Online untuk Anak-Anak, DPR: Akses ke Medsos Juga Harus Dibatasi

Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal. (Foto: Dok. Media DPR)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal atau akrab disapa Deng Ical, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membatasi akses game online bagi anak-anak. Ia juga mengusulkan agar pembatasan serupa diterapkan pada media sosial (medsos).

Rencana kebijakan ini mencuat setelah insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta, di mana pelakunya diduga kerap mengakses konten kekerasan di dunia digital. Menurut Deng Ical, langkah pemerintah tersebut tepat dan mendesak untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif ruang digital yang tidak terkendali.

“Kita harus menyadari bahwa banyak konten di dunia maya yang tidak ramah anak. Game online tertentu bahkan mengandung unsur kekerasan yang bisa memengaruhi perilaku dan psikologis anak. Karena itu, langkah Presiden Prabowo patut kita dukung sepenuhnya,” ujar Deng Ical, Selasa (11/11).

Baca juga:

PUBG Masuk Radar Pengawasan, Pengamat Sebut Pentingnya Keterlibatan Ortu

Politisi asal Makassar itu menegaskan, pembatasan seharusnya tidak hanya untuk game online, tetapi juga media sosial yang kini menjadi bagian dari kehidupan anak-anak sehari-hari.

“Pemerintah perlu membuat regulasi tegas untuk membatasi akses media sosial bagi anak-anak. Banyak anak sudah kecanduan, menghabiskan waktu berjam-jam di dunia maya, terpapar konten yang tidak mendidik bahkan berpotensi merusak karakter,” tegasnya.

Deng Ical menilai, pemerintah perlu melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta lembaga perlindungan anak dalam merumuskan kebijakan pembatasan tersebut.

Baca juga:

Wacana Prabowo Batasi Game Online Dikhawatirkan Akan Berakhir Sia-Sia

Selain itu, ia juga mendorong adanya edukasi digital bagi orang tua agar mampu mengawasi aktivitas daring anak di rumah.

“Anak-anak harus diberi pemahaman untuk membatasi akses terhadap gadget. Mereka perlu diarahkan ke kegiatan sosial yang membangun karakter. Akses penuh ke dunia digital baru bisa diberikan bila anak sudah mampu menjadi penyaring konten yang baik,” ujarnya.

Menurut mantan Plt Wali Kota Makassar itu, teknologi seharusnya menjadi sarana pengembangan diri, bukan sebaliknya.

“Teknologi harus digunakan untuk mendidik dan mengembangkan potensi anak, bukan justru menjauhkan mereka dari realitas sosial dan nilai moral,” tutur Deng Ical. (Pon)

#Game Online #Ledakan Di SMAN 72 Jakarta #Komisi I DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
TB Hasanuddin menyoroti kasus Serda Ahmad yang tewas setelah diduga dianiaya senior. Ia meminta tradisi kekerasan di lingkungan TNI dihentikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
Olahraga
Cole Palmer Kena Blokir Twitch, Gara-gara Main EA FC 27 sebelum Waktunya
Cole Palmer diblokir Twitch usai bermain EA FC 27. Bintang Chelsea itu dianggap terlalu awal memainkan game tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Cole Palmer Kena Blokir Twitch, Gara-gara Main EA FC 27 sebelum Waktunya
ShowBiz
'Diablo' Resmi Diadaptasi Jadi Serial Animasi Netflix, Masih dalam Tahap Pengembangan
Netflix sedang mengembangkan serial animasi Diablo. Namun, detail ceritanya masih dikembangkan.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
'Diablo' Resmi Diadaptasi Jadi Serial Animasi Netflix, Masih dalam Tahap Pengembangan
Indonesia
Soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Konsekuensi Kewarganegaraan
DPR menilai 8 WNI diduga menjadi tentara Rusia karena faktor ekonomi. Ia mengingatkan konsekuensi terhadap status kewarganegaraan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Konsekuensi Kewarganegaraan
Tekno
Kode Redeem Blox Fruits Agustus 2026 Terbaru dan Masih Aktif, Ada 2x EXP hingga Reset Stat!
Kode redeem Blox Fruits Agustus 2026 ini masih aktif. Ada kode 2x EXP hingga Reset Stat yang bisa ditukarkan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Kode Redeem Blox Fruits Agustus 2026 Terbaru dan Masih Aktif, Ada 2x EXP hingga Reset Stat!
Indonesia
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Komisi I DPR menyoroti kasus Mayor Laut Faisal Mulia, yang mengirim sabu dengan pesawat militer.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Tekno
Rockstar Games Gandeng Netflix, Trailer Eksklusif GTA 6 Tayang 27 Agustus 2026
Trailer GTA 6 bakal tayang eksklusif di Netflix pada 27 Agustus 2026. Kolaborasi ini menjadi yang pertama bagi Rockstar Games.
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
Rockstar Games Gandeng Netflix, Trailer Eksklusif GTA 6 Tayang 27 Agustus 2026
Indonesia
Usai Pernyataan Prabowo soal Nuklir, Komisi I DPR Tekankan Diplomasi dan Perdamaian
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan pidato Presiden Prabowo Subianto soal nuklir harus dipahami secara utuh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Usai Pernyataan Prabowo soal Nuklir, Komisi I DPR Tekankan Diplomasi dan Perdamaian
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Bentuk Satgas untuk Bebaskan Kapten Ashari yang Disandera Bajak Laut Somalia
DPR mendesak pemerintah membentuk satgas untuk membebaskan Kapten Ashari, yang disandera bajak laut Somalia.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
DPR Desak Pemerintah Bentuk Satgas untuk Bebaskan Kapten Ashari yang Disandera Bajak Laut Somalia
Indonesia
DPR Minta Operator Patuhi Putusan MK, Sisa Kuota Internet tak Boleh Hangus
Komisi I DPR menegaskan, bahwa operator harus mematuhi putusan MK. Sisa kuota internet tak boleh hangus.
Soffi Amira - Jumat, 24 Juli 2026
DPR Minta Operator Patuhi Putusan MK, Sisa Kuota Internet tak Boleh Hangus
Bagikan