Merahputih.com - Aroma rumput basah Hill Dickinson Stadium mulai menyengat, membawa ketegangan klasik bertajuk Derby Merseyside antara Everton vs Liverpool ke puncak titik didih.
Sorak-sorai pendukung The Toffees siap menyambut kedatangan armada bertabur bintang The Reds dalam laga penuh gengsi.
Baca juga:
Liverpool Saling Sikut dengan Manchester City Demi Bintang Palmeiras
Duel ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan harga diri kota pelabuhan melibatkan taktik adu cerdik dua juru taktik kelas dunia.
Benteng Moyes Lawan Amunisi Mewah Slot
Pelatih Everton, David Moyes, harus memutar otak guna membendung agresivitas lawan. Moyes kemungkinan besar memasang Jordan Pickford bawah mistar gawang sebagai palang pintu terakhir.
Barisan pertahanan Everton akan mengandalkan trio Jake O’Brien, James Tarkowski, serta Jarrad Branthwaite demi meredam serangan kilat tim tamu.
Sektor tengah Everton bakal menjadi wilayah kerja keras Idrissa Gueye dan James Garner. Mereka memikul tanggung jawab besar memutus aliran bola lawan sebelum mencapai kaki Beto atau Iliman Ndiaye area serang.
Invasi Skuad Sultan dari Anfield
Arne Slot datang membawa komposisi pemain sangat mengerikan. Kehadiran Alexander Isak ujung tombak bersama dukungan Florian Wirtz menjadikan lini serang Liverpool tampak begitu mematikan. Belum lagi ancaman konstan Mohamed Salah sisi sayap selalu menjadi mimpi buruk bagi bek sayap lawan.
Baca juga:
Lini tengah Liverpool terlihat sangat stabil berkat duet Ryan Gravenberch dan Alexis Mac Allister. Keseimbangan ini memungkinkan Jeremie Frimpong serta Milos Kerkez leluasa membantu serangan tanpa takut terkena serangan balik cepat.
| Posisi | Everton (David Moyes) | Liverpool (Arne Slot) |
| Kiper | Jordan Pickford | Giorgi Mamardashvili |
| Bek | Tarkowski, Branthwaite, O'Brien | Konaté, Van Dijk, Frimpong, Kerkez |
| Gelandang | Idrissa Gueye, James Garner | Gravenberch, Mac Allister, Szoboszlai |
| Penyerang | Beto, Iliman Ndiaye, McNeil | Mohamed Salah, Florian Wirtz, Alexander Isak |