Prancis Larang Salaman Cegah Corona, Swiss Imbau Setop Tradisi Cium Pipi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 02 Maret 2020
Prancis Larang Salaman Cegah Corona, Swiss Imbau Setop Tradisi Cium Pipi

Antispasi virus corona. (Ant)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Kesehatan Swiss Alain Berset mengimbau warganya harus mempertimbangkan lagi kebiasaan cara menyapa dengan mencium pipi satu sama lain, untuk menghindari penyebaran virus corona

"Kita tahu menjaga jarak secara sosial adalah cara terbaik untuk memperlambat penyebaran virus. Itulah mengapa menghentikan ciuman salam adalah langkah yang harus dipertimbangkan secara serius," kata Berset, dalam wawancara dengan SonntagsZeitung, dilansir Reuters, Senin (2/3).

Baca Juga:

Viral! Hindari Virus Corona, Perempuan Ini Gunakan Kostum Jerapah Ke Rumah Sakit

Bahkan, Menkes itu menyarankan warga Swiss untuk sementara menghilangkan kebiasaan salam kecup, alias 'cipika-cipiki'.

Secara terpisah, surat kabar NZZ am Sonntag mengutip pejabat kesehatan yang mengatakan Swiss akan mengeluarkan pedoman baru dalam beberapa hari ke depan tentang cara menjaga diri dari penyakit.

"Salah satu adalah berhenti berjabat tangan," kata Kepala unit penyakit menular di Departemen Kesehatan Federal Swiss Daniel Koch, dikutip Antara.

Gunakan hand sanitizer dalam jumlah sedang selama lebih dari 30 detik saat cuci tangan untuk mencegah penularan virus (Foto: Pixabay/slavoljubovski)

Untuk diketahui, Swiss sama halnya di negara tetangganya Prancis, lazim bagi perempuan dan lawan jenis untuk menyapa satu sama lain dengan mengecup kedua pipi. Salam kecup versi Swiss biasanya lebih banyak, yakni tiga kali.

Baca Juga:

Saudi Hentikan Umrah karena Corona, Menag: Kesehatan Jemaah Kita Hal Utama

Sebelum, Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran, Jumat, menyarankan untuk tidak berjabat tangan karena ada wabah virus corona. Swiss dan Prancis berbatasan dengan Italia bagia utara, tempat wabah paling banyak tersebar di Eropa.

Rutin mencuci atau membersihkan tangan adalah anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia dan pihak berwenang lain tentang cara mencegah penyebaran penyakit. (*)

Baca Juga:

Seberapa Efektif Masker Respirator N95 Melindungimu dari Virus Corona?

#Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan