Pramono Telat Datang ke Rertet Kepala Daerah, PSI: Tidak Boleh Dipandang Sebagai Pembangkangan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 25 Februari 2025
Pramono Telat Datang ke Rertet Kepala Daerah, PSI: Tidak Boleh Dipandang Sebagai Pembangkangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memberikan keterangan pers di hotel kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2024). ANTARA/Luthfia Miranda Putri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung baru bergabung di hari keempat pelaksanaan retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Pramono dan beberapa kepala daerah yang berasal dari PDIP memutuskan untuk menunda keikutsertaan mereka dalam agenda tersebut karena dinamika politik yang sempat berkembang.

Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana, menilai Gubernur Pramono bersikap profesional dalam mengikuti agenda retret kepala daerah, meskipun sempat menunda.

Menurut Justin, kehadiran Pramono akan memberikan dampak positif terhadap hubungan kota Jakarta dengan pemerintah pusat yang memang harus bekerjasama ke depannya.

Baca juga:

Pramono Baru Gabung Retret, Kader PKS: Abaikan Instruksi Presiden Prabowo

"Tidak boleh dipandang sebagai pembangkangan, karena kepentingan warga dan kota Jakarta adalah yang paling penting. Terlebih, Mas Pram juga pernah berjanji akan bekerjasama dengan baik bersama Pak Prabowo kalau ia terpilih dalam Pilkada 2024 yang lalu," kata Justin di Jakarta, Selasa (25/2).

Justin mengingatkan bahwa kepala daerah merupakan pemimpin bagi warga tempat di mana mereka terpilih, sehingga para kepala daerah harus bertanggungjawab terhadap warganya dan mengutamakan kepentingan mereka.

"Dengan berhubungan baik bersama pemerintah pusat, maka urusan di Jakarta akan lebih mudah lagi untuk diselesaikan, dan warga Jakarta juga yang akan diuntungkan nantinya,” paparnya.

Menurut Justin, Jakarta punya segudang masalah yang hanya bisa diselesaikan apabila pemprov punya hubungan yang baik dengan pemerintah pusat.

Baca juga:

Pramono Anung Akhirnya Berangkat ke Magelang Ikut Retret Kepala Daerah, Abaikan Keputusan Megawati?

"Ada banyak permasalahan di Jakarta seperti banjir, macet, pendidikan, sampah, dan polusi udara yang harus diatasi oleh Pemprov DKI Jakarta dan pemerintah pusat secara bersama-sama," paparnya.

Kerja sama pemerintah pusat dan Pemda DKI hanya bisa berjalan secara optimal kalau keduanya berhubungan baik satu sama lain.

"Contohnya transportasi, rencana Mas Pram untuk memperluas jaringan transportasi dari Transjakarta menjadi Trans Jabodetabek akan sulit untuk dilaksanakan kalau Pemprov DKI tidak punya hubungan kerja yang baik dengan pemerintah pusat," tutupnya. (Asp).

#PDIP #Retret #Retret Kepala Daerah #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Pramono Anung Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Thailand di Final ASEAN Cup 2026. Siapa yang Menang?
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memprediksi pemenang final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia vs Thailand.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Pramono Anung Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Thailand di Final ASEAN Cup 2026. Siapa yang Menang?
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Terinspirasi Kota Besar Dunia, Pramono Ungkap Rencana Transportasi Udara Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan rencana transportasi jalur udara. Helikopter disebut sebagai salah satu kemungkinan moda.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Terinspirasi Kota Besar Dunia, Pramono Ungkap Rencana Transportasi Udara Jakarta
Indonesia
Setiap Sabtu Warga Bisa Masuk Balai Kota, Lihat Langsung Kerja Pimpinan Jakarta
Ajak masyarakat kenal lebih dekat dengan kompleks Balai Kota melalui rangkaian tur, kegiatan edukasi, seni, budaya, kuliner, komunitas, hingga layanan publik.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Setiap Sabtu Warga Bisa Masuk Balai Kota, Lihat Langsung Kerja Pimpinan Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Sebut Pembangunan Giant Sea Wall Harus Libatkan Masyarakat
Pengelolaan pantura juga tidak dapat dikerjakan satu institusi mengingat kawasan ini merupakan satu bentang wilayah yang melintasi batas administratif, sektor, dan kewenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Sebut Pembangunan Giant Sea Wall Harus Libatkan Masyarakat
Indonesia
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun dan meminta ASN menerapkan nilai Pancasila.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Gubernur Pramono akan Groundbreaking Pengembangan Blok M Hub Pekan Depan
Pramono menyebut proyek kawasan berorientasi transit itu digarap PT MRT Jakarta yang akan bekerja sama dengan salah satu pengembang besar.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gubernur Pramono akan Groundbreaking Pengembangan Blok M Hub Pekan Depan
Indonesia
Rambah Transportasi Udara, Modal Dasar Transjakarta Ditambah Jadi Rp 13,4 Triliun
Pemprov DKI Jakarta pun berharap perubahan bentuk dan penguatan kapasitas usaha TransJakarta dapat mendukung pengembangan layanan transportasi di Jakarta hingga internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Rambah Transportasi Udara, Modal Dasar Transjakarta Ditambah Jadi Rp 13,4 Triliun
Indonesia
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Peserta dengan bib resmi bisa menggunakan MRT, LRT, Transjakarta, dan Transjabodetabek dengan tarif Rp 0.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Indonesia
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Pemprov DKI Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027-2028. Pramono menyebut penerbitan masih menunggu persetujuan pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Bagikan