Prabowo Yakin Sistem Perekonomian Berada di Dalam Trayektori Tidak Tepat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Prabowo Yakin Sistem Perekonomian Berada di Dalam Trayektori Tidak Tepat

Presiden Prabowo Subianto menyoroti bahwa selama tujuh tahun terakhir pertumbuhan Indonesia mencapai sekitar 35 persen. MP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menyoroti bahwa selama tujuh tahun terakhir pertumbuhan Indonesia mencapai sekitar 35 persen, namun di sisi lain persentase penduduk miskin dan rawan miskin naik 3,4 persen pada 2017-2024 dan kelas menengah turun 4,7 persen dalam periode serupa.

Presiden menegaskan, menyampaikan perlunya perbaikan arah perekonomian Indonesia untuk memastikan kekayaan sumber daya alam Indonesia dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) pada Rapat Paripurna Ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Saudara-saudara jawaban harus ilmiah, jawaban harus matematis dan menurut saya jawabannya adalah bahwa kemungkinan besar, bukan kemungkinan, saya yakin, sistem perekonomian yang kita jalankan berada di dalam trayektori yang tidak tepat. Mungkin perbedaan kita dengan negara-negara seperti Meksiko, India, Filipina dan lain sebagainya adalah perbedaan sistemik,

kata Prabowo.

Baca juga:

Prabowo Bakal Paksa Jurang Pemisah Si Kaya dan Si Miskin Menyempit, Targetkan Indeks Kesejahteraan Meroket Tinggi

Presiden merujuk kepada penerimaan negara terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2024 mencapai 11 persen, dibandingkan dengan Meksiko sebesar 25 persen, Filipina 21 persen, India 20 persen dan Kamboja sebesar 15 persen.

Terkait hal tersebut, Prabowo mengatakan bahwa jika diteruskan arah perekonomian seperti saat ini dalam beberapa tahun ke depan menjadi isu dalam mencapai peningkatan kesejahteraan bangsa.

Karena kesejahteraan dan kemakmuran terkait erat dengan kedaulatan bangsa, mencegah menjadi bangsa yang memiliki ketakutan menghadapi dinamika yang ada.

Selain itu dia menyoroti terdapat praktik penipuan di mana oknum pengusaha tidak melaporkan secara faktual profit atau penjualan yang dilakukan dan bahkan mendirikan perusahaan di luar negeri untuk mendapatkan harga jauh di bawah normal.

Presiden menyoroti bahwa meski menjadi produsen utama sejumlah komoditas namun harga jual ekspor banyak ditentukan oleh pihak lain. Prabowo memberikan contoh bagaimana harga kepala sawit ditentukan oleh negara lain.

Secara khusus dia menyoroti bahwa di dalam Pasal 33 di Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 di mana perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.

Rakyat semuanya harus menikmati ekonomi kita, saudara-saudara. Dengan prinsip kebersamaan, efisiensi, berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian. Mandiri, berdiri di atas kaki kita sendiri dan menjaga keseimbangan, kemajuan, dan kesatuan ekonomi nasional,

kata Presiden. (*)
#Prabowo #Pidato Prabowo #Pidato Presiden #Kelas Menengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pujian Prabowo ke Letjen TNI Richard Tampubolon; Tenang Aja, Saya Sudah Lihat Kau
Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan uang sebanyak Rp13,24 triliun dari Satgas PKH, yang diwakili oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Pujian Prabowo ke  Letjen TNI Richard Tampubolon; Tenang Aja, Saya Sudah Lihat Kau
Indonesia
Prabowo Senang Satgas PKH Setor Duit Tunai Rp 52 Triliun Dari Praktek Curang
setiap ada upaya untuk melawan penyelundupan dan memberantas semua praktik kecurangan, selalu ada perlawanan yang ditujukan kepada aparat dan pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Prabowo Senang Satgas PKH Setor Duit Tunai Rp 52 Triliun Dari Praktek Curang
Indonesia
Terima Rp 13,2 Triliun Dari Denda Bidang Kehutanan, Prabowo: Kekayaan Kita Banyak
Dengan aksi penyelamatan itu, maka negara berhasil mencegah kerugian sekitar Rp 400 triliun, yang seharusnya dapat digunakan untuk berbagai bantuan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Terima Rp 13,2 Triliun Dari Denda Bidang Kehutanan, Prabowo: Kekayaan Kita Banyak
Olahraga
Pakai Jaket Putih, Prabowo Saksikan Langsung Final FIFA ASEAN Cup 2026
Sebelumnya, Prabowo menerima Infantino dan Erick Thohir di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin siang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pakai Jaket Putih, Prabowo Saksikan Langsung Final FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Bos FIFA Langsung Undang Prabowo Nonton Final ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di GBK
Jelang laga Final ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand di GBK, Presiden FIFA Gianni Infantino langsung mengundang Presiden Prabowo. Cek prediksi skornya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
Bos FIFA Langsung Undang Prabowo Nonton Final ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di GBK
Indonesia
Profil Syahganda Nainggolan, Kepala Bakom Baru yang Dilantik Prabowo
Syahganda Nainggolan baru dilantik sebagai Kepala Bakom. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Jumat, 02 Oktober 2026
Profil Syahganda Nainggolan, Kepala Bakom Baru yang Dilantik Prabowo
Indonesia
Mantan Ketua MK Anwar Usman Merapat Istana, Ngaku Diundang Raffi Ahmad
Anwar juga belum dapat menjelaskan kapasitas kehadirannya dalam agenda di Istana tersebut. Dia meminta para pewarta melihat perkembangan agenda pelantikan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Mantan Ketua MK Anwar Usman Merapat Istana, Ngaku Diundang Raffi Ahmad
Indonesia
Deretan Tokoh Merapat ke Istana, Hatta Rajasa Bakal Jadi Wakil Wantimpres
Hatta mendapat informasi mengenai jadwal pelantikan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada Jumat pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Deretan Tokoh Merapat ke Istana, Hatta Rajasa Bakal Jadi Wakil Wantimpres
Indonesia
Deputi II Bakom Mundur, Qodari Sebut Buat Introspeksi Diri
Keputusan tersebut diambil untuk melakukan introspeksi diri dan menata langkah ke depan agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Deputi II Bakom Mundur, Qodari Sebut Buat Introspeksi Diri
Indonesia
Tidak Lagi Jadi Menteri, Pratikno Bakal Dilantik Jadi Ketua Wantimpres
Selain Pratikno, tamu undangan lain yang sudah terlihat hadir dalam pelantikan ini adalah aktivis dan pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Yusuf Wanandi, Dato Sri Tahir, dan Yusuf Hamka.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Tidak Lagi Jadi Menteri, Pratikno Bakal Dilantik Jadi Ketua Wantimpres
Bagikan