Pilpres 2019

Prabowo: Waktu Jadi Komandan Saya Keras, Tapi Belum Pernah Marahi Pak Djoko Santoso

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 08 September 2018
Prabowo: Waktu Jadi Komandan Saya Keras, Tapi Belum Pernah Marahi Pak Djoko Santoso

Prabowo menyalami seorang prajurit TNI saat berkunjung ke Madura beberapa waktu lalu (Foto: Twitter @Gerindra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Bakal calon presiden Prabowo Subianto menghadiri acara ulang tahun ke-66 mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso di kediamannya, kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (8/9).

Prabowo dalam sambutannya menyampaikan testimoni bahwa dirinya dan Djoko pernah sama-sama mengabdi di militer. Menurut dia, saat bertugas di TNI, Djoko yang kini menjadi anggota Dewam Pembina Partai Gerindra pernah menjadi bawahannya.

"Beliau bawahan saya. Saya harus katakan bahwa beliau adalah perwira, prajurit, mungkin salah satu yang terbaik, yang pernah dimiliki oleh TNI," kata Prabowo.

Djoko Santoso bersama relawan Prabowo-Sandi
Djoko Santoso (baju putih) bersama relawan Prabowo-Sandi (Foto: Antaranews)

Prabowo menyampaikan dirinya dulu adalah atasan yang keras dan sering memarahi bawahannya. Namun, dia mengaku tidak pernah memarahi Djoko Santoso saat itu.

"Walau saya keras jadi komandan, saya belum pernah marah dengan Pak Djoko Santoso. Artinya apa? Beliau hampir tidak pernah membuat alasan buat dimarahi oleh pimpinan. Karena beliau kerjanya sangat luar biasa," ujar Prabowo.

Bahkan, kata Prabowo Djoko melewati karirnya dengan meraih bintang 4, sedangkan Ketua Umum Partai Gerindra itu hanya sampai bintang 3. Namun, kata Prabowo, Djoko tak pernah lupa dengan dirinya.

"Saya hanya bintang 3, beliau lewat jadi bintang 4. Tapi begitu beliau jadi bintang 4, beliau tidak lupa dg mantan komandannya. Beliau minta waktu buat menghadap saya di rumah saya di kantor saya," ungkapnya.

Prabowo menyalami keluarga ulama besar Madura
Prabowo bersilaturahmi dengan Keluarga Besar Syaikh Kholil dan masyarakat Madura.(Foto: Twitter @Gerindra)

Prabowo kemudian menolak permintaan Djoko itu lantaran merasa dirinya adalah bawahan Djoko, sehingga seharusnya dia yang menghadap. Keduanya sama-sama ngotot dengan pendiriannya.

"Akhirnya beliau kita kompromi. Saya tidak mau terima beliau, beliau tidak mau terima saya. Jadi bagaimana? Akhirnya kita ketemu dia sebuah restoran. Saya hanya mau gambarkan bagaimana jiwa beliau sebagai seorang ksatria," pungkasnya.

Perayaan hari ulang tahun Djoko Santoso ini dihadiri sejumlah tokoh nasional. Mereka diantaranya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Waketum Gerindra Fadli Zon dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Kemudian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Titiek Soeharto, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Budayawan Betawi Ridwan Saidi serta musisi yang kini menjadi politisi Gerindra Ahmad Dhani.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Lubang Misterius Tiba-Tiba Muncul, Polres Sukabumi Kota Pasang Garis Polisi

#Djoko Santoso #Prabowo Subianto #Partai Gerindra #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Masukan Diterima, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola Perguruan Tinggi Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menerima usulan akademisi dalam Sarasehan KSTI 2026. Fokus pada beasiswa doktor, riset BUMN, hilirisasi industri, dan kebebasan akademik.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Masukan Diterima, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola Perguruan Tinggi Indonesia
Indonesia
Kunci Negara Sukses di Mata Prabowo: Harus Berani Akui Kekurangan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan negara sukses adalah yang berani mengakui kekurangan dan menghadapi kesulitan. Kritik dan masukan akademisi akan ditindaklanjuti pemerintah.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Kunci Negara Sukses di Mata Prabowo: Harus Berani Akui Kekurangan
Indonesia
Prabowo Siap Serap Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok, Janji Segera Ditindaklanjuti
Prabowo menekankan bahwa keterbukaan tersebut mencerminkan sikap pemerintah dalam menghadapi setiap persoalan secara terbuka
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Prabowo Siap Serap Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok, Janji Segera Ditindaklanjuti
Indonesia
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Jokowi meminta PSI mengawal Prabowo-Gibran sampai dua periode. Gerindra pun langsung buka suara.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Indonesia
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan penyebab ekonomi turun hingga penduduk miskin bertambah. Hal itu disebabkan kenaikan harga.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Indonesia
Pemerintah Tetap Pertahankan HET MinyaKita Rp 15.700 per Liter, ini Alasannya
Pemerintah memutuskan harga MinyaKita tetap Rp 15.700 per liter. Daya beli masyarakat tetap dijaga meski harga minyak sawit dunia naik.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Tetap Pertahankan HET MinyaKita Rp 15.700 per Liter, ini Alasannya
Indonesia
Jokowi Ultah, Presiden Prabowo, Seskab Teddy hingga Gubernur DKI Jakarta Kirim Anggrek
Bunga anggrek milik Presiden Prabowo dan Seskab Teddy datang bersamaan.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
 Jokowi Ultah, Presiden Prabowo, Seskab Teddy hingga Gubernur DKI Jakarta Kirim Anggrek
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Prabowo Instruksikan Persiapan Matang Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2030
Presiden RI, Prabowo Subianto, menginstruksikan persiapan matang timnas Indonesia menjelang kualifikasi Piala Dunia 2030.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Prabowo Instruksikan Persiapan Matang Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2030
Indonesia
Prabowo Dukung Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030, Erick Thohir: Harus Dipersiapkan secara Matang
Presiden RI, Prabowo Subianto, mendukung timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Ketum PSSI, Erick Thohir mengatakan, persiapannya harus matang.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Prabowo Dukung Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030, Erick Thohir: Harus Dipersiapkan secara Matang
Bagikan