Pilpres 2019

Prabowo Sebut Media Banyak Bohongnya, TKN Tuding Tiru Strategi Donald Trump

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 07 Desember 2018
 Prabowo Sebut Media Banyak Bohongnya, TKN Tuding Tiru Strategi Donald Trump

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja Abdul Kadir Karding (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wakil Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menduga, pernyataan capres Prabowo Subianto yang mendiskreditkan media massa tanah air merupakan bagian strategi politik yang bertujuan membangun ketidakpercayaan masyarakat kepada pers.

Hal itu diungkapkan Karding usai memberikan pembekalan kepada Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (7/12).

"Memang ada strategi dalam metodologi pemenangan politik hari ini ada yang disebut strategi yang banyak dilakukan partai sayap kanan di beberapa negara, ada istilah post-truth atau firehouse of falsehood. Itu memang salah satunya pers didistorsi, dengan diserang, membangun ketidakpercayaan kepada pers di masyarakat bahwa pers itu tidak becus, berpihak, dan sebagainya, persis seperti yang disampaikan pak Prabowo," ucap Karding.

Terlepas dari sifat tempramental Prabowo, politisi PKB itu juga menduga bahwa kubu Prabowo sedang berupaya mengalihkan perhatian masyarakat ke media sosial yang sarat dengan hoaks.

Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam sebuah acara di Jakarta
Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam sebuah acara di Jakarta (Foto: Ist)

"Ini sebenarnya mau mengeleminasi fungsi-fungsi media dan membangun hoaks sebanyak-banyaknya di media sosial. Nah itu strategi politiknya," tambah Karding.

Strategi serupa menurut Karding sukses digunakan untuk memenangkan Presiden Amerika, Donald Trump, digunakan di Pemilu Brazil dan Brexit, Inggris.

Guna mengantisipasi strategi politik semacam ini, Karding mengaku sudah menyiapkan counter attack di antaranya, membangun narasi sendiri dengan fakta dan data.

"Kita bangun narasi sendiri yang lebih kreatif, tentu dengan data, dengan fakta dan harus menguasai medsos, pasukannya harus banyak dan berorkestra," pungkasnya.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Partai Gerindra Serukan Masyarakat Kawal 31 Juta DPT Tambahan dari Kemendagri

#Prabowo Subianto #Donald Trump #Media Massa #Pilpres 2019 #Abdul Kadir Karding
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Presiden Prabowo Subianto tiba di London, Inggris, Minggu (18/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Dunia
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyatakan keprihatinan mendalam mengenai potensi dampak terhadap stabilitas regional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Dunia
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Denmark memperingatkan obsesi Presiden Donald Trump mencaplok Greenland akan menjadi lonceng kematian bagi aliansi militer Atlantik Utara atau NATO.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Indonesia
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan Rancangan Undang-Undang tentang Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Dunia
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Presiden AS Donald Trump menegaskan Denmark tidak dapat diandalkan untuk melindungi Greenland dari potensi ancaman Rusia maupun China.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Indonesia
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Daerah-daerah yang masih tertinggal, seperti sebagian wilayah di Pulau Sumbawa, harus menjadi perhatian utama
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Indonesia
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran menekankan bahwa intervensi Amerika Serikat itu secara khusus melanggar prinsip kedaulatan nasional, nonintervensi dalam urusan internal negara, dan larangan ancaman atau penggunaan kekerasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Indonesia
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Trump meminta Indonesia memberikan akses pada sumber daya alam, mineral serta meminta Indonesia membeli minyak dari Amerika.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Indonesia
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Azis optimis Indonesia mampu tumbuh menjadi negara besar dan bermartabat selama pemerintah konsisten menjaga keadilan dan rakyat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Bagikan