Prabowo Perlu Libatkan Pakar untuk Seleksi Calon Menteri

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 26 Mei 2024
Prabowo Perlu Libatkan Pakar untuk Seleksi Calon Menteri

Pengamat Politik Jerry Massie. (Foto: dok Pribadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto tengah merancang posisi menteri di kabinetnya. Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie menyarankan agar Prabowo membuat tim khusus untuk merancang susunan kabinet tersebut.

“Tim seleksi ini diisi ahli dan tokoh senior," kata Jerry kepada wartawan di Jakarta, Minggu (26/5).

Dia berkaca dari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terlalu banyak melakukan penempatan menteri tak sesuai kompetensinya. Hal itu terbukti dari beberapa kali reshuffle kabinet. Ditambah, banyaknya jabatan staf khusus yang dianggap tak banyak berkontribusi.

"Seperti staf khusus milenial tidak perlu lagi karena tidak ada dampak signifikan," ujar Jerry.

Baca juga:

Puan Irit Bicara soal Sikap Politik PDIP di Pemerintahan Prabowo-Gibran

Jerry menuturkan anggota tim seleksi itu harus dari berbagai latar belakang. Mulai dari politik, sosial, hukum, ekonomi, hingga kesehatan.

"Supaya menteri yang terpilih betul-betul tersaring dan kualitasnya tidak diragukan," ujar dia.

Sekadar informasi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan sudah ada pembicaraan tentang formasi kabinet di antara partai koalisi pendukung presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Menurut dia, pembahasan berlangsung di antara para ketua umum partai.

"Saya belum intip pembicaraannya," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (22/5) lalu.

Baca juga:

Prabowo Subianto Ganti Nama Program Makan Siang Gratis Jadi Makan Bergizi Gratis, Ternyata Ini Alasannya

Dia menyebutkan Prabowo bakal merangkul partai yang mendukung maupun tidak demi menjaga persatuan. Menurut Muzani, hal itu sejalan dengan ide rekonsiliasi yang disampaikan berbagai kalangan. (knu)

#Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Berita Foto
Nyatakan Sikap, Gerakan Pemuda Islam Tolak Aksi yang Memecah Belah
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP - GPI) Khoirul Amin menyampaikan pernyataan sikap dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (25l6/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Agustus 2026
Nyatakan Sikap, Gerakan Pemuda Islam Tolak Aksi yang Memecah Belah
Indonesia
Advokat Prabu Sutisna Imbau Tokoh Publik Jaga Persatuan, Sampaikan Pengaduan ke Bareskrim Polri
Advokat Prabu Sutisna mengimbau tokoh publik lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan agar tidak memicu polemik di masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Advokat Prabu Sutisna Imbau Tokoh Publik Jaga Persatuan, Sampaikan Pengaduan ke Bareskrim Polri
Olahraga
Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA Akibat Bentangkan Spanduk Politik Kontroversial Usai Kalahkan Inggris
Hukuman masa lalu tersebut jatuh setelah sejumlah pemain berpose menggunakan spanduk politik serupa menjelang laga persahabatan melawan Slovenia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA Akibat Bentangkan Spanduk Politik Kontroversial Usai Kalahkan Inggris
Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
KPK mengungkap dugaan intervensi politik dalam kasus outsourcing di Pemkab Pekalongan. Pegawai outsourcing disebut diduga diarahkan mendukung Fadia Arafiq dalam pilkada.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk
Isu reshuffle Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin santer terdengar.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk
Indonesia
Kumpulan Mantan Pegawai KPK, Dukung Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi
Ketua IM57+ Institute periode 2021-2024 ini menilai, usulan KPK tersebut memiliki dasar yang kuat, baik secara teori maupun praktik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Kumpulan Mantan Pegawai KPK, Dukung Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi
Bagikan