Prabowo Dinilai Tidak Punya Waktu Main-Main Usai Dilantik

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 21 Oktober 2024
Prabowo Dinilai Tidak Punya Waktu Main-Main Usai Dilantik

Prabowo Subianto saat dilantik sebagai Presiden RI.(foto: Merahputih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat politik, Ujang Komaruddin menyoroti kinerja Presiden Prabowo Subianto di hari pertama menjabat usai resmi dilantik yang langsung tancap gas mengumumkan jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/10).

Prabowo dinilai Ujang ingin segera jajaran kabinet pemerintahannya yang diberikan nama Kabinet Merah Putih ini untuk segera bekerja tanpa berlama-lama.

“Ya pelantikan Presiden Prabowo hari ini tidak disia-siakan Pak Prabowo langsung tancap gaspol, langsung betul-betul gaspol kerja, tidak ada lagi waktu main-main, tidak ada lagi waktu untuk beristirahat langsung gaspol bekerja untuk kepentingan masyarakat dan bangsa untuk segera bekerja ya menteri-menterinya di masa masa setelah pelantikan,” kata Ujang dalam keterangannya, Senin (21/10).

Baca juga:

Prabowo Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden Terdahulu, Elite PDIP Berikan Apresiasi

Seperti diketahui agenda Prabowo di hari pelantikannya terpantau sangat padat, dimulai kegiatan pagi yakni pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung Nusantara DPR/MPR/DPD RI.

Kemudian, usai resmi dilantik Prabowo-Gibran bergegas menuju Istana Negara untuk mengikuti serangkaian Upacara Pisah Sambut bersama dengan Presiden dan Wakil Presiden ke-7 Jokowi-Maruf Amin.

Tak hanya berhenti disitu Prabowo kembali ke Istana untuk melanjutkan gala dinner bersama dengan tamu-tamu luar negeri. Setelahnya, ia langsung mengumumkan kabinet kerjanya.

Baca juga:

Menteri Perempuan di Kabinet Merah Putih: Meutya Hafid Masuk Masuk Daftar

Untuk itu, Ujang meyakini dengan langkah Prabowo yang gerak cepat ini akan mulus kedepannya sebagai bentuk komitmen merealisasikan janji-janji kampanye-nya agar segera terwujud.

“Artinya, Pak Prabowo gercep cepat betul-betul kerja merealisasikan janji kampanye dan tentu hal ini perlu kita apresiasi sebagai bentuk komitmen Prabowo untuk bisa merealisasikan apa yang menjadi kewajibannya, apa yang menjadi tugasnya dalam pemilu yang lalu berkampanye untuk mensejahterakan rakyat indonesia,” tutup Ujang. (Pon)

#Prabowo Subianto #Presiden Prabowo Subianto #Kabinet Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Presiden Prabowo memanggil Jokowi untuk membuktikan keaslian ijazahnya di Istana Negara. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Berita Foto
Momen Akrab Pertemuan Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Indonesia–Belarus
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bergandengan tangan dengan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kanan) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
Momen Akrab Pertemuan Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Indonesia–Belarus
Indonesia
Presiden Belarus Tawarkan Transfer Teknologi dan Modernisasi Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia
Presiden Belarus Alexander Lukashenko menegaskan komitmen mendukung ketahanan pangan Indonesia melalui transfer teknologi, mekanisasi pertanian, pengembangan industri, dan peningkatan SDM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Presiden Belarus Tawarkan Transfer Teknologi dan Modernisasi Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia
Indonesia
Prabowo dan Presiden Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030, Fokus Pangan hingga Pertahanan
Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko meluncurkan Peta Jalan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 yang mencakup pangan, perdagangan, industri, hingga pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Prabowo dan Presiden Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030, Fokus Pangan hingga Pertahanan
Indonesia
Aleksandr Lukashenko Jadi Presiden Pertama yang Menginap di Istana Negara, ini Penjelasan Menlu Sugiono
Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, jadi pemimpin pertama yang menginap di Istana Negara, Jakarta.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Aleksandr Lukashenko Jadi Presiden Pertama yang Menginap di Istana Negara, ini Penjelasan Menlu Sugiono
Indonesia
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Direktur Eksekutif Citra Institute Yusak Farchan menilai pola komunikasi pemerintahan Prabowo semakin terpusat pada figur-figur di lingkaran inti Presiden.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Prabowo akan Terima Kunjungan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko pada 2 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Prabowo akan Terima Kunjungan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Indonesia
Masukan Diterima, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola Perguruan Tinggi Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menerima usulan akademisi dalam Sarasehan KSTI 2026. Fokus pada beasiswa doktor, riset BUMN, hilirisasi industri, dan kebebasan akademik.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Masukan Diterima, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola Perguruan Tinggi Indonesia
Indonesia
Kunci Negara Sukses di Mata Prabowo: Harus Berani Akui Kekurangan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan negara sukses adalah yang berani mengakui kekurangan dan menghadapi kesulitan. Kritik dan masukan akademisi akan ditindaklanjuti pemerintah.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Kunci Negara Sukses di Mata Prabowo: Harus Berani Akui Kekurangan
Bagikan