Prabowo Buka Peluang Bertemu Presiden AS Terpilih Saat Lawatan ke Luar Negeri
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Antara)
Merahputih.com - Presiden Prabowo Subianto membuka peluang untuk bertemu dengan pemenang Pilpres AS. Hal itu dilakukan Prabowo dalam lawatannya ke AS dalam waktu dekat.
Namun, menurut Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, Prabowo tentu masih menunggu hasil Pilpres Amerika Serikat.
"Tetapi memang kunjungan ke Amerika Serikat memang dijadwalkan untuk bertemu dengan presiden yang sekarang dulu," kata Hasan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/11).
Baca juga:
Donald Trump Diharap Redam Gejolak dan Konflik Usai Menang Pilpres AS
Ia menjelaskan kunjungan Presiden Prabowo ke AS dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Joe Biden yang saat ini masih menjabat.
Meskipun begitu, Hasan Nasbi menyampaikan Presiden Prabowo bisa saja bertemu dengan pemenang Pilpres AS.
"Tentu melihat perkembangan di sana. Bisa saja kemudian berkembang untuk, ya kan nanti setelah Bapak Presiden di sana kan mungkin sudah ada hasil sementara. Walaupun belum inaugurasi, tetapi juga mungkin bisa bertemu dengan pemenang pilpres di sana. Siapa pun yang menang itu," kata Hasan dikutip Antara.
Baca juga:
Pilpres AS diselenggarakan Selasa, 5 November waktu AS, dan diikuti dua kandidat, yakni Donald Trump dan Kamala Harris.
Hingga Rabu pukul 11.47 WIB, calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump unggul sementara versi hitung cepat atas pesaingnya Kamala Harris dari Partai Demokrat.
Berdasarkan data terkini Associated Press (AP), hingga 6 November 2024 waktu Indonesia, secara nasional Trump unggul 52,4 persen suara atas Harris yang meraih 46,3 persen suara.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Pasal 5 NATO Bisa Jadi Penyelemat Greenland dari Obsesi Donald Trump
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Ditekan Trump, Kesepakatan Dagang China dan Kanada Batal
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Masuk Dewan Perdamaian Ala Trump, Indonesia Klaim Tak Perlu Bayar Rp 17 Triliun
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Prabowo Pulang ke Indonesia, Bawa Komitmen Investasi dan Peran Perdamaian Dunia