Prabowo Blak-Blakan, Indonesia Pilih Nonblok karena Cari Aman hingga Malas Bermasalah dengan Negara Lain

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 21 Juni 2025
Prabowo Blak-Blakan, Indonesia Pilih Nonblok karena Cari Aman hingga Malas Bermasalah dengan Negara Lain

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Kantor Staf Kepresidenan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan posisi geopolitik Indonesia yang tidak memihak blok atau aliansi tertentu. Hal itu diungkapkan Prabowo dalam sesi tanya jawab di Forum Ekonomi Internasional St Petersburg (SPIEF) 2025 di Rusia, Jumat (20/6).

Prabowo mengungkap Indonesia memilih bersikap nonblok karena ingin menjaga hubungan baik dengan semua negara dan meyakinkan semua pihak. Satu-satunya jalan maju di dunia yang semakin sempit ini yakni melalui kerja sama. “Bukan persaingan yang berujung pada konfrontasi,” kata Prabowo, dikutip Sabtu (21/6).

Menurut Prabowo, kolaborasi dan hidup berdampingan secara damai merupakan prinsip utama dalam menciptakan kemakmuran. Ia menolak keras logika persaingan antarnegara yang cenderung tidak produktif dan justru memicu konflik. “Saya yakin bahwa kita harus mempertahankan jalan nonblok ini,” tegasnya.

Di hadapan para pemimpin dunia dan tokoh-tokoh bisnis internasional, dia menegaskan Indonesia tidak akan ikut terlibat dalam kutub-kutub kekuatan global. Sikap itu merupakan kelanjutan dari tradisi panjang diplomasi Indonesia yang menghargai semua pihak tanpa memihak.

“Kebijakan luar negeri kami sederhana, seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak,” ujar Prabowo.

Baca juga:

BRICS Makin Ngeri! Prabowo Perkuat Cengkeraman Indonesia di Panggung Global, Ini Buktinya



Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menegaskan ketidakhadirannya dalam pertemuan negara-negara G7 bukan karena mengabaikan forum bergengsi tersebut. Ia menjelaskan keputusannya untuk hadir di Rusia sudah merupakan komitmen jauh hari sebelumnya.

Prabowo menegaskan Indonesia akan tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri yang bebas aktif dan nonblok. Ia menolak berpihak pada kekuatan geopolitik mana pun, baik dari blok Barat, Timur, maupun Global South. "Indonesia memilih jalur nonblok dan ingin menjadi teman bagi semua negara. Seribu teman, masih kurang. Satu musuh sudah terlalu banyak," tegasnya.

Prabowo menekankan Indonesia hadir di forum internasional bukan untuk mencari bantuan, melainkan untuk menjalin kemitraan strategis yang adil dan saling menguntungkan.

"Kami tidak mencari bantuan atau sumbangan, tapi ingin berkolaborasi sejati untuk kemakmuran bersama," tutupnya.(knu)

Baca juga:

Prabowo-Putin Dijadwalkan Tampil Bareng di Pleno Forum Ekonomi Rusia



#Prabowo #Gerakan Non Blok #Perang Iran-Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Indonesia
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Zulhas mengatakan kebersamaan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kalkulasi politik atau keinginan untuk berada dalam pemerintahan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Presiden juga memerintahkan pimpinan-pimpinan daerah segera mencabut peraturan daerah yang membuka ruang adanya pembakaran hutan dan lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Indonesia
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Aktivitas investasi tetap berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Indonesia
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Kepentingan negara harus ditempatkan di atas hubungan pribadi maupun kepentingan kelompok.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Indonesia
Presiden Prabowo Ungkap 3 Masalah Bangsa yang Harus Segera Dibereskan: Pangan, BBM, Kemiskinan
Kebutuhan pangan dan energi menjadi prioritas utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Ungkap 3 Masalah Bangsa yang Harus Segera Dibereskan: Pangan, BBM, Kemiskinan
Indonesia
Dana Desa Sudah Mengalir, Tapi Jembatan tak Terbangun, Presiden Prabowo: Ke Mana Uang Itu?
Prabowo mempertanyakan mengapa kebutuhan dasar masyarakat masih belum seluruhnya terpenuhi meski pemerintah telah mengalokasikan anggaran ke daerah dan desa
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Dana Desa Sudah Mengalir, Tapi Jembatan tak Terbangun, Presiden Prabowo: Ke Mana Uang Itu?
Indonesia
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Prabowo menegaskan penguatan pertahanan diarahkan untuk membangun sistem pertahanan dan keamanan yang lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Bagikan