PPP: Donald Trump Bikin Kacau Situasi Internasional
Ketua Umum PPP M Romahurmuziy. (ANTARA FOTO/Jafkhairi)
MerahPutih.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengacaukan situasi internasional dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
"Saya minta Trump jangan bawa agenda politik dalam negerinya dengan mengacaukan situasi internasional," kata Ketua Umum PPP Romahurmuziy seperti dikutip dari Antara di Malang, Jumat (8/12).
Romahurmuziy menekankan langkah Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel menunjukkan keangkuhan Amerika Serikat dalam membangun komunikasi dan relasi di dunia internasional.
PPP berpandangan, Trump tidak perlu heran jika muncul eskalasi di mana-mana yang menentang keputusannya itu. Sebab, kata dia, Yerusalem adalah kota suci tidak hanya bagi Yahudi, tetapi juga bagi muslim dan Nasrani.
"Jika timbul kemarahan jangan menuding siapa-siapa, sebab itu ulah Trump sendiri," tegas dia.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump mendadak mengambil kebijakan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Rabu (6/12).
Keputusan itu memicu kecaman dari Palestina dan sejumlah negara, bahkan dianggap tidak menghiraukan peringatan kerusuhan yang terjadi di Timur Tengah.
Pemerintah Indonesia juga mengecam keras keputusan pemerintah AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota yang akan memicu guncangan stabilitas keamanan dunia. (*)
Bagikan
Berita Terkait
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Masuk Dewan Perdamaian Ala Trump, Indonesia Klaim Tak Perlu Bayar Rp 17 Triliun
RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Taktik Wujudkan Solusi 2 Negara
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark