MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terkait potensi gelombang tinggi di perairan Sumatera utara hingga 23 Februari. Gelombang hingga mencapai 2,5 meter bisa menggangu aktivitas pelayaran.
Kewaspadaan pun harus ditingkatkan termasuk nelayan yang menggunakan perahu kecil. Apalagi jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Sementara untuk kapal tongkang perlu waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
"Gelombang tinggi yang dapat mencapai 2,5 meter itu berpotensi terjadi 21 hingga 23 Februari 2026," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Rizki Fadhillah Pratama Putra di Medan, Jumat (20/2), dikutip dari Antara.
Adapun gelombang tinggi diperkirakan terjadi di perairan barat Sumatera Utara, perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, perairan timur Kepulauan Nias, perairan Kepulauan Batu, dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias.
Baca juga:
Hal ini tidak lepas pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari timur laut hingga timur dengan kecepatan angin berkisar 6 - 30 knot, sedangkan wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6 - 30 knot.
Sementara Prakirawan BBMKG WIlayah I Medan Endah Paramita menyebutkan, sejumlah wilayah di Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Sabtu (21/2).
Secara umum cuaca di Sumut pada Sabtu (21/2) pagi cerah berawan, namun berpotensi hujan ringan di Mandailing Natal dan Nias Selatan.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan hingga lebat berpotensi terjadi di beberapa wilayah Sumatera Utara. Hujan dengan intensitas lebat diperkirakan terjadi di wilayah Langkat dan sekitarnya.
Pada malam hari, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Utara. Sementara pada dini hari, cuaca diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di Labuhanbatu Selatan dan Padang Lawas Utara.
BMKG mencatat suhu udara berkisar antara 13 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara 74 hingga 100 persen, sementara angin bertiup dari arah timur hingga barat daya dengan kecepatan 4–14 km per jam.
"Tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah pesisir barat dan pegunungan Sumatera Utara yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor," katanya. (*)