Potensi Cuaca Ekstrem hingga 13 Agustus, Pemprov DKI Harus Siap Siaga, Termasuk Kerahkan Pompa Mobile

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 12 Agustus 2025
Potensi Cuaca Ekstrem hingga 13 Agustus, Pemprov DKI Harus Siap Siaga, Termasuk Kerahkan Pompa Mobile

Ilustrasi hujan. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus siap siaga menghadapi cuaca ekstrem yang akan terjadi hingga Rabu 13 Agustus 2025.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bahwa Senin hingga Rabu (11-13 Agustus 2025) Jakarta berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Lingkungan Hidup (LH) hingga Dinas Bina Marga DKI untuk tetap siaga dalam menghadapi cuaca ekstrem tersebut.

"Jadi berdasarkan pengalaman-pengalaman kemarin, memang kita juga meminta seluruh pasukan-pasukan yang ada ya, yang dari sumber daya air, mungkin LH yang di sepanjang sungai, bina marga dan lain-lain untuk siap-siaga," kata Yuke Yurike di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (12/8).

Kemudia juga, Yuke mengimbau, warga yang tempat tinggal berdekatan dengan pinggir sungai harus siap-siap memantau keadaan.

"Sehingga bisa memitigasi bencana kalau memang terjadi ada genangan ataupun ada banjir," ucapnya.

Baca juga:

Ada Peringatan Cuaca Ekstrem, Menko PMK Perintahkan Pemda Siaga Hadapi Banjir di Wilayah Jabodetabek

Politokus PDI Perjuangan ini juga mengaku telah meminta Pemerintah DKI untuk selalu mempersiapkan segala keperluan dalam menghadapi banjir seperti pompa mobile, dan alat-alat lainnya. Sebab, menurutnya, kehadiran pompa ini sangat membantu untuk mengurangi volume air.

"Itu beberapa pompa mobile maupun pompa-pompa rumah pompa, itu membantu untuk pada saat ada genangan mereka mengatur. Cuman yang kendala kan kalau kita buangnya, misalnya kan itu harus ditampung kan, kemana? Begitu ke sungai, sungainya meluap, ke laut, lautnya meluap, nah itu yang memang menjadi PR," katanya.

Lebih lanjut, Yuke mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang, terutama di sungai maupun saluran-saluran air.

"Karena itu cukup menyulitkan kalau pas ada hambatan, karena air kan sifatnya mengalir ke lokasi yang lebih rendah dan harusnya jangan sampai menghambat. Paling antisipasi seperti itu dan saling berkoordinasi, terus juga khususnya di titik-titik yang mungkin sudah diperkirakan rawan, rendah yang mungkin cembung, terus juga koordinasi dengan pintu-pintu air," urainya. (Asp)

#Cuaca Ekstrem #DPRD DKI Jakarta #Pemprov DKI Jakarta #Banjir
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Sejumlah Perjalanan Kereta Api ‘Ngaret’ sampai 2,5 Jam Pasca Rel Terendam Banjir di Pantura Jawa Tengah
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut terjadi gangguan perjalanan kereta api yang terjadi di jalur Pantura Jawa Tengah, khususnya pada petak jalan antara Stasiun Kaliwungu dan Stasiun Kalibodri, Kabupaten Kendal.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Sejumlah Perjalanan Kereta Api ‘Ngaret’ sampai 2,5 Jam Pasca Rel Terendam Banjir di Pantura Jawa Tengah
Berita Foto
Pemprov DKI Jakarta Lakukan Pemotongan Tiang Monorel Mangkrak di Jalan HR Rasuna Said Kuningan
Petugas Dinas Bina Marga melakukan pemotongan besi tiang pancang monorel yang mangkrak menggunakan las di Jalan H. R. Rasuna Said, Jakarta, Jum'at (16/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Januari 2026
Pemprov DKI Jakarta Lakukan Pemotongan Tiang Monorel Mangkrak di Jalan HR Rasuna Said Kuningan
Indonesia
Dorong Layanan Air Terintegrasi, PAM Jaya Resmi Luncurkan ERP Fusion
PAM Jaya meluncurkan ERP Fusion berbasis Oracle untuk memperkuat transformasi digital dan integrasi layanan air minum Jakarta menuju 100 persen perpipaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Dorong Layanan Air Terintegrasi, PAM Jaya Resmi Luncurkan ERP Fusion
Indonesia
1.790 Pasukan Orange Disiagakan Angkut Sampah Bekas Banjir
Memastikan sampah tidak menumpuk, saluran air tetap berfungsi optimal, dan lingkungan warga terdampak banjir dapat segera dibersihkan.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
1.790 Pasukan Orange Disiagakan Angkut Sampah Bekas Banjir
Indonesia
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
Pemprov DKI Jakarta akan melakukan modifikasi cuaca pada 16-22 Januari 2026. Curah hujan diprediksi akan naik selama sepekan ke depan.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
Indonesia
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Sesuai data BPBD Karawang, hingga kini banjir telah melanda 14 desa yang tersebar di tujuh kecamatan sekitar Karawang. Sebanyak 27.925 jiwa atau sebanyak 12.903 keluarga terdampak bencana banjir tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Indonesia
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
TNI pun menjadi ujung tombak dalam operasi pembersihan sekolah-sekolah dari lumpur di wilayah bencana Aceh Tamiang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Indonesia
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD
Pembangunan monorel di Ragunan ternyata masih sebatas wacana. DPRD DKI Jakarta mengatakan, bahwa belum ada anggaran khusus dalam APBD.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan, Sebagian Dijadikan Videotron
Pemprov DKI Jakarta berencana membongkar sejumlah tiang monorel mangkrak di Jalan Asia Afrika, Senayan. Sebagian tiang akan dimanfaatkan sebagai videotron.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Pemprov DKI Bakal Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan, Sebagian Dijadikan Videotron
Indonesia
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Anggota DPRD DKI dari PSI menyoroti kondisi Pasar Sunan Giri Pulogadung yang dinilai berbahaya. Pasar Jaya diminta melakukan revitalisasi total.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Bagikan