Polusi Udara Berdampak pada Kulit Sensitif

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 23 September 2023
Polusi Udara Berdampak pada Kulit Sensitif

Kamu juga wajib menggunakan tabir surya saat keluar rumah. (Pexels/Moose Photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

POLUSI udara berdampak pada kulit terutama pada kulit wajah. Membersihkan wajah menjadi keharusan! Bagi pemilik kulit wajah sensitif ini akan memberikan perkerjaan tambahan.

Menggunakan produk perawatan kulit, seperti sabun wajah yang tepat merupakan langkah penting untuk merawat kulit sensitif. Memilih sabun untuk kulit sensitif bukanlah hal yang mudah. Sebab jika kamu salah memilih, kemungkinan kulit kamu dapat mengalami iritasi.

Baca Juga:

Cara Jenius Bikin Wajah Terlihat Tirus

kulit
Kenali dampak kulit sensitif dan cara mengatasinya. (Pexels/Mateus Souza)

Seperti dilansir Alodokter, survei menunjukkan, setidaknya 50 persen perempuan merasa pernah mengalami tanda-tanda kulit sensitif. Seperti kulit yang mudah mengalami kemerahan, perih, gatal, rentan berjerawat, kering, dan mengelupas saat menggunakan produk kecantikan tertentu. Ada pun munculnya keluhan kulit sensitif juga dipicu oleh beberapa faktor. Seperti sinar matahari, suhu yang panas maupun dingin, stres, dan perubahan hormon.

Setiap orang sebenarnya memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap faktor pemicu tersebut. Mereka yang memiliki kulit kering, sering mengalami gejala akibat kulit sensitif. Hal ini umum terjadi seiring dengan bertambahnya usia, karena ketika kamu memasuki usia 20 tahun, kelembapan kulit memang akan mulai menurun.

Ketika kulit kering, lapisan pelindung pada kulit akan menipis sehingga kulit menjadi lebih sensitif. Selain itu, kondisi kulit tertentu seperti dermatitis atau eksim, psoriasis, dan jerawat juga menyebabkan kulit menjadi sensitif. Jika kamu memiliki ciri-ciri kulit sensitif, kamu bisa mencoba beberapa tip perawatan kulit, yang dapat membantu mengatasi keluhan kulit sensitif.

Dalam memilih produk kecantikan, kamu yang memiliki kulit sensitif haruslah lebih jeli. Sebaiknya kamu gunakan pembersih muka yang memang diperuntukkan untuk kulit sensitif, agar kulit tidak menjadi kering atau mengalami iritasi. Cara yang bisa kamu perhatikan untuk melakukan perawatan kulit sensitif.

Baca Juga:

3 Cara Paling Efektif Membuat Hidung Jadi Lebih Mancung

kulit
Cuci muka dua kali sehari dengan sabun yang diperuntukkan kulit sensitif dapat mencegah dampak dari kulit sensitif. (Unsplash/pkumar26)

Cuci wajah

Untuk mengurangi iritasi, pemilik kulit sensitif dan berminyak cukup mencuci muka dua kali sehari dengan sabun muka yang lembut, dan tidak mengandung zat iritatif. Disarankan kamu tidak menggunakan scrub atau bahan yang dapat merangsang pengelupasan kulit karena dapat memperparah gejala kulit sensitif.

Pelembap

Pada kulit sensitif disarankan untuk menggunakan pelembap. Namun, kamu wajib selektif dalam memilihnya, kamu harus pilih dengan yang berbahan lembut dan tidak menyebabkan kulit terlalu berminyak.

Hypoallergenic

Kamu wajib pilih produk yang berlabel hypoallergenic, karena produk tersebut memang diciptakan dengan formulasi yang sesuai untuk kulit sensitif. Produk perawatan wajah yang berlabel hypoallergenic mengandung bahan yang aman dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit sensitif.

Iritasi

Disarankan untuk kamu memilih produk yang tidak mengandung bahan tambahan. Seperti deterjen, alkohol, asam alfa hidroksi, dan sejenisnya. Sebab, pembersih muka yang mengandung zat tersebut cenderung dapat mengiritasi kulit kamu yang sensitif.

Tabir surya

Saat beraktivitas di bawah sinar matahari, jika kamu pemilik kulit sensitif perlu menggunakan tabir surya untuk mencegah iritasi kulit. Namun, perlu kamu selektif memilihnya. Pilihlah kandungan tabir surya yang aman, dengan kandungan berbahan zinc dan titanium. (zvw)

Baca Juga:

Begini Cara Cegah dan Hilangkan Kerutan di Dahi

#September Sebangsa Seudara #Kecantikan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan