Polri Duga KNPB Mau Jualan 23 Nyawa Korban Rusuh Wamena di Sidang PBB

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 24 September 2019
Polri Duga KNPB Mau Jualan 23 Nyawa Korban Rusuh Wamena di Sidang PBB

Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (tengah) memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mabes Polri menduga kerusuhan Wamena Jayawijaya Papua yang menewaskan 23 orang kemarin merupakan desain Komite Nasional Papua Barat (KNPB) untuk menarik perhatian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Untuk kejadian Papua, kita harus melihatnya secara luas. Bahwa sedang ada Sidang Umum PBB di New York tanggal 23 sampai 27 September ini," kata Karopenmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (24/9).

Baca Juga

Polri: Benny Wenda Desain Kerusuhan Demo Wamena

Dedi mengklaim dari 23 korban tewas dari sipil itu 20 warga biasa dan 3 lainnya perusuh yang menyerang warga. Adapun perusuh yang dituding Juru Bicara Polri itu merupakan bagian dari kelompok KNPB.

"Dua puluh orang itu warga yang diserang perusuh yang kami duga kuat mereka adalah KNPB, sementara 3 orang itu penyerang warga," tutur jenderal polisi bintang satu itu.

benny
Petinggi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Benny Wenda. Foto: Facebook/Benny Wenda

Lebih jauh, Dedi juga mengungkapkan ada keterkaitan antara kerusuhan yang terjadi di Wamena dan Jayapura dengan Sidang Umum PBB ke-74. Diyakini, isu tersebut akan 'dijual' oleh kelompok tidak bertanggung jawab ke dalam sidang.

Hal itu berdasarkan hasil investigasi yang menunjukkan bahwa United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB), diduga mendalangi kerusuhan di Wamena dan Jayapura, Papua. "Insiden tersebut sengaja dibuat bertepatan dengan diselenggarakannya sidang umum PBB," tegas dia.

Baca Juga

Rusuh di Expo Wamena Papua, Ratusan Mahasiswa Diamankan ke Mako Brimob

Kerusuhan di Papua beberapa waktu lalu. Foto: ANTARA

Untuk di Wamena, lanjut Dedi, KNPB menyusup menggunakan seragam SMA dan ikut andil dalam kerusuhan. Hoaks rasisme pun digunakan untuk memprovokasi pelajar sekolah SMA PGRI dan masyarakat untuk menggeruduk sekolah Yayasan Yapis.

Menurut Dedi, kondisi ini digunakan untuk menjual isu kemerdekaan Papua dan mengundang perhatian peserta Sidang Umum PBB ke-74."Diduga kelompok-kelompok yang mendalangi kerusuhan di Papua memanfaatkan momen untuk mencari perhatian karena sedang ada Sidang Umum PBB," tutup petinggi Humas Polri itu. (Knu)

Baca Juga:

Rusuh Demo Wamena Papua, Kantor Bupati Dibakar dan Bandara Ditutup

#Konflik Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
3 Pegawai Pertanian Meninggal Akibat Serangan KKB, Warga Sipil Paling Rentan Alami Kekerasan
Ketiga korban merupakan warga sipil yang tengah menjalankan tugas untuk membawa bantuan ternak kepada masyarakat di pedalaman Papua
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
3 Pegawai Pertanian Meninggal Akibat Serangan KKB, Warga Sipil Paling Rentan Alami Kekerasan
Indonesia
Seluruh Fasiltas Kesehatan Tambrauw Papua Barat Daya Ditutup Sampai Keselamatan Nakes Terjamin
Penutupan mencakup seluruh fasilitas layanan kesehatan di wilayah Tambrauw, yakni satu rumah sakit, 24 puskesmas (PKM), dan lima puskesmas pembantu (pustu).
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
Seluruh Fasiltas Kesehatan Tambrauw Papua Barat Daya Ditutup Sampai Keselamatan Nakes Terjamin
Indonesia
Bawa HP Korban, Anggota KKB Pembunuh Danramil Berhasil Ditangkap
Anggota KKB pembunuh Danramil berhasil ditangkap. Pelaku ditangkap usai membawa HP milik korban. Polisi pun tak kesulitan untuk menangkapnya.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Mei 2024
Bawa HP Korban, Anggota KKB Pembunuh Danramil Berhasil Ditangkap
Indonesia
KKB Serang dan Rampas Barang Jemaah Gereja di Pegunungan Bintang
KKB menyerang dan merampas barang milik jemaah gereja di Pegunungan Bintang, Minggu (5/5).
Soffi Amira - Minggu, 05 Mei 2024
KKB Serang dan Rampas Barang Jemaah Gereja di Pegunungan Bintang
Indonesia
Prabowo Sebut Butuh Pendekatan Lembut untuk Tangani Konflik Papua
Calon presiden Prabowo Subianto bicara perihal pendekatakan dalam menangani konflik di Papua. Menurut dia, aksi-aksi kelompok Organisasi Papua Merdeka atau OPM di Papua kejam.
Mula Akmal - Sabtu, 25 November 2023
Prabowo Sebut Butuh Pendekatan Lembut untuk Tangani Konflik Papua
Bagikan