Polisi Tidak Ingin Buru-buru Simpulkan Penggunaan Gas Air Mata Saat Tragedi Kanjuruhan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 Oktober 2022
Polisi Tidak Ingin Buru-buru Simpulkan Penggunaan Gas Air Mata Saat Tragedi Kanjuruhan

Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kepolisian melakukan evaluasi terkait penggunaan gas air mata dalam pengamanan saat terjadi kericuhan pertandingan Arema FC versus Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10).

"Dievaluasi dulu, jadi kita tidak buru-buru menyimpulkan," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Minggu (2/10).

Baca Juga:

PSSI Yakin Keamanan Pikirkan dan Kaji Dengan Baik Penggunaan Gas Air Mata

Menurut Dedi, evaluasi penggunaan gas air mata ini dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif. Pihaknya akan segera menyampaikan hasilnya evaluasi tersebut kepada publik.

"Itu harus dievaluasi secara menyeluruh dan komprehensif dan nanti hasil daripada evaluasi menyeluruh sesuai dari perintah Bapak Presiden nanti disampaikan," jelasnya.

Sementara itu, kepolisian sempat mengajukan permintaan untuk mengubah jadwal pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10).

Dalam surat B 2156/IX/PAM 3.3/2022 tertanggal 18 September 2022, Kapolres Malang AKBP Firli Hidayat meminta panitia pelaksana Arema FC mengubah jadwal pertandingan dengan alasan keamanan.

Dalam surat tersebut, Kepolisian meminta agar jadwal pertandingan Arema vs Persebaya pada 1 Oktober 2022 dimajukan pukul 15.30 WIB, yang sebelumnya dijadwalkan oleh pihak PT Liga Indonesia Baru pukul 20.00 WIB.

Surat itu pun turut ditembuskan ke Kapolda Jatim, Irwasda Polda Jatim, Karoops Polda Jatim, Dirintelkam Polda Jatim, dan Ketua Umum PSSI.

Badan sepak bola dunia FIFA telah melarang penggunaan gas air mata di dalam stadion. Larangan itu tertuang dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulations.

Di mana pada pasal 19 b) tertulis, 'No firearms or "crowd control gas" shall be carried or used'. Bunyi aturan ini intinya senjata api atau gas untuk mengontrol kerumunan dilarang dibawa serta digunakan.

Tragedi ini dikabakarkan telah merenggut 130 nyawa versi Kementerian Koordinator Manusia dan Kebudayaan. Sedangkan BPBD Jawa Timur mencatat 174 korban jiwa per minggu (2/10).

Sementara itu, Kepala Biro Humas Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi melaporkan sebanyak 188 korban luka saat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam, menjalani perawatan di delapan rumah sakit terdekat. (Knu)

Baca Juga:

Komnas HAM Kirim Tim Pemantau Tragedi Kanjuruhan

#Polisi #PSSI #Liga 1
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Timnas Indonesia Imbang 0-0 Vs Malaysia, Apa Kata Erick Thohir?
Erick Thohir mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia yang menahan Malaysia 0-0 dengan 10 pemain dan meminta Garuda fokus menghadapi Bangladesh.
Frengky Aruan - Selasa, 29 September 2026
Timnas Indonesia Imbang 0-0 Vs Malaysia, Apa Kata Erick Thohir?
Indonesia
Satu Warga Tewas Saat Diduga Tengah Tawuran Akibat Tembakan di Makassar, 5 Polisi Diperiksa
pemeriksaan yang dijalankan tersebut ditanyakan berapa orang yang bertugas, dan apakah sudah menjalankan prosedur memberikan tembakan peringatan, termasuk senjata api yang digunakan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Satu Warga Tewas Saat Diduga Tengah Tawuran Akibat Tembakan di Makassar, 5 Polisi Diperiksa
Olahraga
Erick Thohir Bongkar Kesiapan Penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Tinggal Sedikit Lagi!
Erick Thohir meninjau Stadion Si Jalak Harupat jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Branding mencapai 80 persen dan kualitas lapangan yang disetujui FIFA dinilai layak.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
Erick Thohir Bongkar Kesiapan Penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Tinggal Sedikit Lagi!
Olahraga
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Pola pengamanan disiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas selama turnamen, termasuk pergerakan suporter.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Indonesia
Kawasan Elit Tangerang Selatan Jadi Tempat Home Industry Tembakau Sintetis
Tiga tersangka, yakni MR, IN, dan NK, diamankan pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.30 WIB di kawasan perumahan U-Ville Bintaro Jaya, Tangerang Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Kawasan Elit Tangerang Selatan Jadi Tempat Home Industry Tembakau Sintetis
Indonesia
Persija Bungkam Persib di Menit Akhir, Ivan Mamut Jadi Penyelamat
Gol Persija dipersembahkan Alexander Jeremejeff dan Ivan Mamut pada menit 90+5. Atau di akhir akhir pertandingan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Persija Bungkam Persib di Menit Akhir, Ivan Mamut Jadi Penyelamat
Indonesia
Sempat Ditolak Warga, Warung Mie Babi di Sukoharjo Diduga Dibakar 4 Orang
akibat kejadian ini menutup sementara tempat usahanya itu. Dan telah mengumumkan di akun medsos tempat usahanya tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Sempat Ditolak Warga, Warung Mie Babi di Sukoharjo Diduga Dibakar 4 Orang
Olahraga
PSSI-nya Yordania Umumkan Agenda Uji Coba Sambut Piala Asia 2027, Salah Satunya Lawan Timnas Indonesia di Amman
Laga Timnas Yordania vs Indonesia dijadwalkan digelar di Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 11 September 2026
PSSI-nya Yordania Umumkan Agenda Uji Coba Sambut Piala Asia 2027, Salah Satunya Lawan Timnas Indonesia di Amman
Olahraga
PSSI Tidak Ingin Partai Persija Vs Persib Ternodai, Yunus Nusi: Baru Pekan Kedua
Persija vs Persib menjadi pertandingan yang mendapat perhatian, termasuk dari FIFA dan dunia internasional.
Frengky Aruan - Kamis, 10 September 2026
PSSI Tidak Ingin Partai Persija Vs Persib Ternodai, Yunus Nusi: Baru Pekan Kedua
Olahraga
Persib Bandung Ogah Pikirkan Kekuatan Persija, Fokus Persiapkan Pertahanan di Laga Klasik
Igor ingin momentum tersebut menjadi bagian dari proses persiapan menuju laga klasik kontra Persija Jakarta dengan waktu pemulihan yang terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Persib Bandung Ogah Pikirkan Kekuatan Persija, Fokus Persiapkan Pertahanan di Laga Klasik
Bagikan