Polisi Tangkap 2 Pelaku Perundungan Suporter Persib Bandung, Terancam Penjara 1 Tahun

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Mei 2024
Polisi Tangkap 2 Pelaku Perundungan Suporter Persib Bandung, Terancam Penjara 1 Tahun

Polresta Surakarta, menangkap dua orang pelaku oknum suporter Persis Solo dalam kasus perundungan terhadap suporter Persib Bandung, Sabtu (4/5). (Foto: MerahPutih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polresta Surakarta, Jawa Tengah menangkap dua orang pelaku oknum suporter Persis Solo dalam kasus perundungan terhadap suporter Persib Bandung, Sabtu (4/5).

Kedua pelaku diketahui berinisial HS (26) warga Sukoharjo, IE (41) warga Solo. Sementara korban adalah MRA (21) warga Bekasi, Jawa Barat.

Kasatreskrim Polresta Surakarta Kompol Ismanto Yuwono, menyebut kedua pelaku ditangkap di Kampung Petoran, Kelurahan/Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah.

“Pelaku perundungan terhadap suporter Persib sudah kita tangkap. Pelaku dua orang yang ditangkap merupakan oknum suporter Persis Solo,” ujar Ismanto dalam konferensi pers di Mapolresta Surakarta, Sabtu (4/5) malam.

Baca juga:

Viral Suporter Persib Dicukur Rambut dan Alis di Solo, Gibran: Saya Cek dan Selesaikan

Dikatakannya, untuk kronologis, korban pulang menyaksikan pertandingan PSS vs Persib di Stadion Manahan Solo, Selasa (30/4). Kemudian terkena sweeping oknum suporter Persis Solo dan dibawa ke Kampung Petoran, Kelurahan/Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/5) pukul 03.00 WIB.

“Kejadian perundungan pada Rabu kemarin dini hari. Untuk saat ini pelaku ditahan di Mapolres Surakarta,” kata dia.

Dia mengatakan kedua pelaku kasus perundungan terhadap suporter Persib Bandung dikenakan pasal 335 KUHP dengan ancaman satu tahun penjara.

Dia mengatakan motif pelaku melakukan perundungan karena sakit hati saat away di Bandung saat Persib Vs Persis, mereka pelaku mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan di Bandung.

“Motif pelaku adalah mereka sakit hati pada saat bergulirnya kompetisi Liga 1, Persis tandang ke Bandung mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan di Bandung,” katanya.

Baca juga:

Kronologi Kericuhan Diduga Suporter Sepak Bola di Stasiun Manggarai

Dia mengatakan perundungan dilakukan dengan mencukur alis dan rambut terhadap korban.

“Jadi mereka melakukan perundungan ini karena sakit hati. Perundungan dilakukan mencukur rambut dan alis pada korban,” pungkasnya.

Pelaku HS, meminta maaf pada seluruh masyarakat Indonesia terutama suporter Persib Bandung atas kejadian ini. Ia berjanji tidak akan melakukan lagi.

“Saya selaku pelaku minta maaf pada seluruh masyarakat Indonesia terutama pendukung Persib Bandung. Atas korban di video viral beberapa hari belakangan ini. Saya mengaku menyesal dan tidak akan melakukannya lagi,” ujar HS.

Baca juga:

Kericuhan Suporter Persib saat Laga Vs Dewa United FC, PSSI Langsung Koordinasi Viking

Diberitakan sebelumnya, dalam video berdurasi 1,29 detik yang diduga suporter Persib Bandung mengalami perundungan di Solo, rambut dan alis oleh oknum suporter lain dicukur di Solo viral di media sosial (medsos).

Rekaman video yang beredar diterima Merahputih.com, seorang laki-laki berpakaian putih tengah mencukur rambut korban. Sedangkan pria lainnya menyebutkan bahwa aksi cukur rambut tersebut merupakan kenang-kenangan dari Solo.

"Itu buat kenangan, kenangannya apa? Kalau di Solo kenangannya alis ilang," ujar salah seorang pria seperti dikutip dari rekaman video yang beredar, Kamis (2/5). (Ismail/Jawa Tengah)

#Suporter Sepak Bola
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Pelaku Pembacokan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola, Simak Penjelasan Kapolres
Polisi mengungkap pelaku pembacokan Bobotoh berusia 16 tahun di Bogor bukan suporter sepak bola. Tersangka diduga menyerang korban secara acak dan terancam 15 tahun penjara.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Oktober 2026
Pelaku Pembacokan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola, Simak Penjelasan Kapolres
Indonesia
Terungkap, Bobotoh Muda ARK Tewas Dibacok Celurit Saat di Atas Motor
Polisi tangkap pelaku pembacokan Bobotoh muda ARK di Cibinong kurang dari 24 jam usai laga Pakansari. Baca fakta penangkapannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Terungkap, Bobotoh Muda ARK Tewas Dibacok Celurit Saat di Atas Motor
Indonesia
Penyelidikan Kasus Kematian ARK si Bobotoh Persib Dikebut, Polisi Mulai Cari Saksi
Kasus kematian suporter Persib berinisial ARK (16) di Bogor usai laga di Stadion Pakansari jadi sorotan. Polres Bogor usut tuntas tragedi ini tanpa pandang bulu!
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
Penyelidikan Kasus Kematian ARK si Bobotoh Persib Dikebut, Polisi Mulai Cari Saksi
Indonesia
Bobotoh Muda Tewas di Cibinong, Jangan Ada Lagi Tangisan Ibu Kehilangan Putra Terbaiknya!
Bupati Bogor berharap kejadian tragis yang menimpa bobotoh muda yang masih duduk di bangku sekolah tingkat atas itu menjadi yang terakhir di dunia sepak bola nasional.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Oktober 2026
Bobotoh Muda Tewas di Cibinong, Jangan Ada Lagi Tangisan Ibu Kehilangan Putra Terbaiknya!
Olahraga
Shin Tae-yong Bela Persija soal Ancaman Pengurangan Poin, Suporter Kini Disorot
Shin Tae-yong menilai pengurangan poin bukan sanksi yang tepat bagi Persija Jakarta usai kericuhan suporter melawan Persita. Ia memperingatkan ancaman laga tanpa penonton.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Oktober 2026
Shin Tae-yong Bela Persija soal Ancaman Pengurangan Poin, Suporter Kini Disorot
Olahraga
Respek! One Minute Silence di Gelora Bung Tomo untuk Korban Tabrakan Maut Slemania KM 616
Panpel Persebaya siapkan one minute silence dan pita hitam jelang laga vs PSS Sleman di GBT, bentuk duka cita atas kecelakaan maut Slemania di Tol Madiun.
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Oktober 2026
Respek! One Minute Silence di Gelora Bung Tomo untuk Korban Tabrakan Maut Slemania KM 616
Olahraga
Tabrakan Maut KM 616 Renggut Nyawa Slemania, PSS Sleman Izin I.League Pakai Pita Hitam Lawan Persebaya
PSS Sleman ajukan izin ke I.League untuk pakai pita hitam di laga lawan Persebaya Surabaya di GBT, bentuk duka cita atas kecelakaan maut Slemania di Tol Caruban.
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Oktober 2026
Tabrakan Maut KM 616 Renggut Nyawa Slemania, PSS Sleman Izin I.League Pakai Pita Hitam Lawan Persebaya
Olahraga
Duka Jelang Duel Persebaya vs PSS Sleman: Tabrakan Maut Bus Slemania, 4 Suporter Tewas Belasan Luka-Luka
Rombongan suporter PSS Sleman alami kecelakaan maut di Tol Ngawi-Kertosono jelang lawan Persebaya. 4 orang meninggal dunia dan 2 kritis di RSUD Caruban!
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Oktober 2026
Duka Jelang Duel Persebaya vs PSS Sleman: Tabrakan Maut Bus Slemania, 4 Suporter Tewas Belasan Luka-Luka
Olahraga
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
PSSI membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada klub yang gagal menjaga perilaku suporternya.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
Indonesia
Penyerang Bus Persib Ditangkap Pakai Baju Persija, Hasil Tes Urine Positif Sabu dan Ganja
Fakta baru penyerangan bus Persib U-18 di Tol Batang! Pelaku BPA positif sabu dan ganja, polisi temukan bong alat isap sabu dan miras di tasnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Penyerang Bus Persib Ditangkap Pakai Baju Persija, Hasil Tes Urine Positif Sabu dan Ganja
Bagikan