Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polisi Minta Massa Pendemo Coldplay Menjauh dari Senayan

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 15 November 2023
Polisi Minta Massa Pendemo Coldplay Menjauh dari Senayan

Massa Pendemo Tolak Konser Coldplay. (Foto: MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Massa menggelar aksi menolak band Coldplay manggung di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

Mereka menggelar aksi di Jalan Gerbang Pemuda dekat kantor Kemenpora pukul 14.30. Massa mulai mencoba bergerak maju. Kemudian massa menendang barikade polisi.

Baca Juga:

3.906 Personel Gabungan Amankan Konser Coldplay di SUGBK

"Komando kalian ada di sini, tahan," ucap orator ke massa aksi dari mobil komando.

Salah satu tuntutannya yaitu mereka menolak adanya LGBT. Akibat demo ini, jalan sekitar GBK macet. Jalan Gerbang Pemuda menuju Jalan Asia Afrika ditutup.

Kemudian, Jalan Asia Afrika yang mengarah ke Gedung TVRI atau Jalan Lapangan Tembak macet.

Massa yang berjumlah 300an orang itu diadang polisi di jalanan sekitar GBK yakni persimpangan Jalan Asia Afrika, Jalan Gelora, dan Jalan Gerbang Pemuda.

Sempat terjadi dorong-dorongan antara massa dan polisi yang mengadang.

Polisi menyatakan tak ada izin demo, sementara massa aksi menyatakan telah memberitahukan agenda mereka hari ini.

Petugas bertameng membuat barikade pagar betis untuk mengadang massa aksi yakni di satu lajur Jalan Asia Afrika, di seberang Hotel Mulia.

Baca Juga:

Simak Rekayasa Lalu Lintas di GBK saat Konser Coldplay Hari Ini

Pasukan polisi bertameng terlihat mulai bergerak untuk mendorong mundur massa.

"Satu langkah maju, jalan," teriak komandan polisi yang terdengar.

Dorong-dorongan pun kembali terjadi sesaat. Akhirnya kepolisian dan koordinator aksi bernegosiasi kembali.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnama Condro mengatakan aksi itu tak berizin.

Dia meminta massa tak melakukan aksi disana karena menghalangi arus lalu lintas.

Apalagi, dalam hitungan jam konser Coldplay yang dihadiri puluhan ribu penonton segera dimulai.

"Kami memberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, silakan pindah tempatnya. Silakan melakukan aksi, tapi tidak di sini. Itu adalah hasil negosiasi dengan bapak Kapolda (Irjen Karyoto)," kata Susatyo lewat pengeras suara. (Knu)

Baca Juga:

Ada Konser Coldplay di GBK, Catat Jam Operasional MRT Jakarta Khusus Hari Ini

#Coldplay #Konser #Polisi #Pendemo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Polisi Polda Jabar Terlibat Cekcok Alphard Bundaran HI ke Tetap Diseret ke Sidang Etik
Alphard, Polda Jabar, cekcok Bundaran HI, kode etik Polri, Propam, Ipda DG, Bripka BS, Briptu RPW, satpam MRT, Fiktor Harefa
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
3 Polisi Polda Jabar Terlibat Cekcok Alphard Bundaran HI ke Tetap Diseret ke Sidang Etik
Indonesia
Ketika Polisi Bawa Alphard Kena Tilang Akali Ganjil-Genap Pakai Pelat Aspal
Polisi ungkap Alphard hitam di Bundaran HI gunakan pelat palsu D 1828 XHQ untuk akali ganjil-genap. Pengemudi Brigadir Raka dijatuhi tilang dua pasal UU LLAJ.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Ketika Polisi Bawa Alphard Kena Tilang Akali Ganjil-Genap Pakai Pelat Aspal
Indonesia
TNI AD Ngaku Belum Keluarkan Perintah Babinsa Urus Pajak Masyarakat
Surat edaran yang dikeluarkan DJP itu hanya bagian dari upaya koordinasi dan kolaborasi antarinstansi dalam menjalankan tugas negara.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
TNI AD Ngaku Belum Keluarkan Perintah Babinsa Urus Pajak Masyarakat
ShowBiz
Tanpa Penjagaan Ketat, Showcase Dongker di Bawah Pasupati Berlangsung Tertib Berkat Semangat Kolektif Penonton
Buku layak baca atau beras sebagai syarat untuk memasuki area acara Showcase "Melankolia di Kolong" yang digelar Dongker di bawah kolong Jembatan Layang Pasupati,
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Tanpa Penjagaan Ketat, Showcase Dongker di Bawah Pasupati Berlangsung Tertib Berkat Semangat Kolektif Penonton
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Indonesia
Polisi Periksa 3 Saksi, Kantongi Nomor Pengirim Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Polisi memeriksa tiga saksi dan telah mengantongi nomor pengirim ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Polisi Periksa 3 Saksi, Kantongi Nomor Pengirim Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Telusuri Pengirim Pesan WhatsApp
Ancaman bom melalui WhatsApp menggegerkan SDN Srengseng Sawah 15 di hari pertama sekolah. Polisi kini memburu pengirim pesan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Telusuri Pengirim Pesan WhatsApp
Berita Foto
Petugas Polisi Berjaga Pasca Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jakarta
Personel Polisi membawa anjing pelacak saat proses penyisiran di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 13 Juli 2026
Petugas Polisi Berjaga Pasca Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jakarta
Indonesia
Kecelakaan di Pantura Indramayu Tewaskan 12 Orang Rombongan Pernikahan
Mobil bak terbuka itu mengangkut 17 penumpang dan seorang pengemudi. Adapun, pengemudi Gran Max kemudian meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Kecelakaan di Pantura Indramayu Tewaskan 12 Orang Rombongan Pernikahan
Berita Foto
Kondisi Terkini de'Clan Cafe Signature Cipete: Tutup, Sepi, Tanpa Garis Polisi
Suasana Restoran de'Clan Signature yang tutup tanda aktivitas di Jalan Cipete Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 09 Juli 2026
Kondisi Terkini de'Clan Cafe Signature Cipete: Tutup, Sepi, Tanpa Garis Polisi
Bagikan