Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polisi Kerahkan 500 personel Cegah Kemacetan saat Apel Siaga NasDem

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 16 Juli 2023
Polisi Kerahkan 500 personel Cegah Kemacetan saat Apel Siaga NasDem

Kepala Bagian Operasional Dirlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali. Foto: ANTARA/Walda

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Nasional Demokrat (NasDem) menggelar Apel Siaga Perubahan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (16/7). Diprediksi puluhan ribu kader partai tersebut bakal hadir.

Polda Metro Jaya pun langsung melakukan langkah antisipasi untuk mencegah adanya gangguan keamanan dan kemacetan parah. Polda akan mengerahkan 500 lebih personel Kepolisian khusus untuk pengaturan lalu lintas.

Baca Juga

NasDem Klaim 180 Ribu Kader Bakal Hadiri Konsolidasi Nasional di GBK

Kabag Ops Dit Lantas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali mengatakan ratusan personel disebar untuk mengatur arus lalu lintas di beberapa lokasi menuju GBK. Pengaturan akan dimulai sejak pukul 09.00 WIB.

"Seluruh personel yang dikerahkan tersebut akan disebar di beberapa tempat seperti di jalan Gatot Subroto, jalan Sudirman, putaran Semanggi, dan di seputaran Gelora Bung Karno," ungkap Dermawan Karosekali.

Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, petugas yang berjaga akan mengarahkan bus peserta ke kantong-kantong parkir yang telah disiapkan seperti di parkir timur GBK dan jalan cekungan Asia Afrika.

"Acaranya kan dimulai dari 15.00 WIB, namun massa akan datang dari jam 09.00 WIB. Di sanalah kami melakukan pelayanan kepada masyarakat yang datang ke GBK," tuturnya.

Baca Juga

NasDem Bantah Pakai GBK untuk Panggung Politik Tandingi Partai Lain

Dermawan akan mengupayakan semaksimal mungkin untuk tidak melakukan penutupan ruas jalan.

"Itu pun melihat situasi arus lalu lintas nantinya," ujarnya.

Pada prinsipnya, tambah Dermawan, personel kepolisian sudah siap untuk mengatur lalu lintas pada saat berlangsungnya acara Apel Siaga Partai NasDem itu. (Knu)

Baca Juga

NasDem Ungkap Alasan Tak Undang Jokowi dalam Apel Siaga Perubahan

#Partai Nasdem #Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) #Polda Metro Jaya #Breaking
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Polda Metro Jaya menegaskan kasus baru ditutup setelah ketemu PWI dan Hotman Paris, serta melalui proses gelar perkara.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Indonesia
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Komisi III DPR mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus Kasat Narkoba Polres Tangsel.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Indonesia
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Polda Metro Jaya menegaskan, Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman, kini masih belum ditetapkan tersangka.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Polda Metro Jaya mengklarifikasi isu penembakan ajudan Febrie Adriansyah, yang viral di media sosial.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Indonesia
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
​Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini terbagi ke dalam lima peran terorganisir, yakni perekrut dan pembiaya, pembuat konten, penyebar konten, pengangkat konten
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
Indonesia
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Polisi bantah temuan racun dalam olah TKP kematian Sutrimo di klinik Kebayoran Baru. Barang bukti dibawa ke Puslabfor Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Polda Metro Jaya selidiki kematian Sutrimo di Kebayoran Baru. Dugaan korban Karumga eks Jampidsus masih didalami.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Bagikan