Polisi Jaga Ketat Haul Sayyidina Husain Pengikut Syiah di Semarang

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 01 Oktober 2017
Polisi Jaga Ketat Haul Sayyidina Husain Pengikut Syiah di Semarang

Aksi damai FUI menolak peringatan Hari Asyura Syiah yang dilakukan umat Syiah se-Jateng di Kota Semarang.(ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Umat pengikut Syiah tampaknya belum bisa menjalankan ibadahnya dengan bebas dan tanpa ancaman. Para pengikut Syiah di Semarang mengalami sendiri hal tersebut.

Ratusan polisi dikerahkan untuk menjaga pelaksanaan kegiatan peringatan haul Sayyidina Husain yang digelar pengikut Syiah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (1/10).

Sebagaimana dilansir Antara, kegiatan yang dilaksanakan di Hotel UTC di Jalan Kelud Raya, Kota Semarang itu dijaga aparat menyusul adanya penolakan dari sejumlah organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam Forum Umat Islam Semarang (FUIS).

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji memimpin langsung mengamanan kegiatan itu.

Menurut dia, pengamanan ketat yang dilakukan untuk menghindari gesekan antarkedua kelompok.

"Pelaksanaan kegiatan di Hotel UTC ini sudah mengantongi izin," katanya.

Termasuk, lanjut dia, para peserta aksi yang menolak kegiatan itu juga sudah mengantongi izin untuk menyampaikan pendapatnya di muka umum. Ia menegaskan setelah kegiatan yang digelar pengikut Syiah ini selesai, kedua kelompok harus langsung membubarkan diri.

Sementara itu, salah seorang koordinator aksi Ahmad Rofi'i mengatakan aksi itu digelar karena audiensi dengan MUI dan Kementerian Agama setempat selalu berakhir buntu tentang keberadaan pengikut Syiah tersebut.

"Kami sudah menyampaikan kepada pemangku kepentingan terkait, agar mereka tidak diberi izin, namun ternyata tetap dilaksanakan," katanya.

Menurut dia, penolakan dilakukan karena ajaran Syiah dinilai menyesatkan.(*)

#Aliran Syiah #Forum Umat Islam #Kota Semarang #Toleransi Umat Beragama
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Ratusan Kios Belakang Pasar Johar Semarang Habis Terbakar, Api Berawal dari Blok F
Api pertama kali muncul dari Blok F sekitar pukul 23.00 WIB dan dengan cepat menjalar ke kios pedagang pakaian, hasil bumi, hingga toko emas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Ratusan Kios Belakang Pasar Johar Semarang Habis Terbakar, Api Berawal dari Blok F
Indonesia
DPRD DKI Ingatkan Janji Gubernur Pramono soal Toleransi Beragama, Soroti Jemaat HKBP Ciganjur yang masih Kesulitan Ibadah
Jakarta yang sebagai ibu kota harusnya menjadi contoh bagaimana kehidupan toleran dijalankan.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
DPRD DKI Ingatkan Janji Gubernur Pramono soal Toleransi Beragama, Soroti Jemaat HKBP Ciganjur yang masih Kesulitan Ibadah
Travel
KoenoKoeni Hotel Semarang Bawa Tamu Melawat dalam Warisan, Kriya, dan Keindahan
KoenoKoeni Hotel Semarang hadirkan perpaduan inspirasi warisan budaya dengan sentuhan elegansi modern.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
KoenoKoeni Hotel Semarang Bawa Tamu Melawat dalam Warisan, Kriya, dan Keindahan
Tradisi
Tradisi Ngejot di Bali: Cara Warga Berbagi Makanan dan Menjaga Toleransi saat Ramadan
Tradisi Ngejot di Bali menjadi simbol toleransi antarumat beragama saat Ramadan. Warga berbagi makanan kepada tetangga sebagai bentuk silaturahmi dan kebersamaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tradisi Ngejot di Bali: Cara Warga Berbagi Makanan dan Menjaga Toleransi saat Ramadan
Indonesia
Akses Demak ke Semarang Terputus Akibat Tanggung Jebol
Akibat kejadian tersebut, badan jalan beton yang merupakan jalan provinsi turut tergerus sepanjang kurang lebih 20 meter, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
Akses Demak ke Semarang Terputus Akibat Tanggung Jebol
Indonesia
Janji Kebut Izin Pembangunan Rumah Ibadah Semua Agama, Menag Singgung Teladan Nabi
Kisah Nabi Muhammad SAW saat berada di Madinah memerintahkan agar pembangunan rumah ibadah umat lain yang mangkrak karena kendala biaya tetap dilanjutkan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Janji Kebut Izin Pembangunan Rumah Ibadah Semua Agama, Menag Singgung Teladan Nabi
Indonesia
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Meminta kepolisian melakukan olah TKP secara komprehensif untuk mengetahui unsur pelanggaran.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Indonesia
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Sopir Hilang Kendari saat Ngebut di Tikungan Tol Krapyak
Bus yang diketahui mengangkut 34 penumpang tersebut menabrak pembatas jalan dan terbalik.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Sopir Hilang Kendari saat Ngebut di Tikungan Tol Krapyak
Indonesia
Bus Maut Cahaya Semarang yang Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak tak Layak Jalan dan Ilegal
Kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun AKAP.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Bus Maut Cahaya Semarang yang Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak tak Layak Jalan dan Ilegal
Indonesia
Utara Kota Semarang Sudah Sepekan Digenangi Banjir, BNBP Fokus Sedot Air di Sumber Masalah
BNPB juga telah menambah jumlah pesawat yang dioperasikan untuk pelaksanaan modifikasi cuaca.
Frengky Aruan - Jumat, 31 Oktober 2025
Utara Kota Semarang Sudah Sepekan Digenangi Banjir, BNBP Fokus Sedot Air di Sumber Masalah
Bagikan