Game

Polisi di AS Hiraukan Perampokan karena Sibuk Main Pokemon Go

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 17 Oktober 2023
Polisi di AS Hiraukan Perampokan karena Sibuk Main Pokemon Go

Jadi Pokemon Trainer harus tetap bisa memilah mana game dan pekerjaan. (Foto: Niantic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUA orang polisi di AS melalaikan tugasnya sebagai pelindung masyarakat. Mereka menghiraukan perampokan nan tengah berlangsung karena sibuk memainkan game populer Pokemon Go.

Tindakan kriminal yang terjadi tersebut terekam melalui footage dashcam berusia enam tahun, atau terekam pada 2017.

Baca Juga:

Trainer, Yuk Koleksi Item 'Pokemon Go' di McDonald's

Mengutip laman Game Rant, tidak hanya menghiraukan tindak kriminal, bahkan sepasang polisi tersebut melanggar peraturan lalu lintas karena sering berhenti untuk menangkap Pokemon. Mereka juga melanggar rambu minimum kecepatan hingga hampir menabrak pengendara lain.

Polisi tersebut melanggar sejumlah peraturan lalu lintas demi menangkap Pokemon. (Foto: Pokemon Go)

Footage tersebut ditemukan pada Oktober 2023 meski video tersebut menjelaskan deskripsi penangkapan layar di 15 April 2017. Kedua Polisi itu terdistraksi akan kehadiran Togetic yang lenyap. Mereka membuat mobil mereka memutar beberapa kali agar Togetic bisa kembali hadir untuk mereka tangkap.

Secara detail, mereka melakukan putar balik ilegal, berada di lajur lawan arah, serta sempat mengebut hingga melewati batas kecepatan di area perumahan. Bahkan, mobil polisi tersebut sempat menabrak polisi tidur berkali-kali hanya untuk menangkap Togetic yang di eranya bisa ditangkap dengan mudah bersama kerumunan gamer Pokemon Go lainnya di taman.

Baca Juga:

Kolaborasi Detective Pikachu Returns dan Pokemon Go Hadir pada Oktober 2023

Adiksi Pokemon Go memang merajalela di kalangan trainer (sebutan pemain Pokemon Go), mengingat video tersebut ditangkap pada 15 April 2017, satu tahun setelah Pokemon Go rilis untuk Android dan iOS. Kedua polisi tersebut akhirnya dipecat pada Oktober 2023 karena kelalaian dalam bekerja.

Pokemon Go memiliki sejumlah fitur menarik yang membuat pemainnya ketagihan. (Foto: Pokemon Go)

Pokemon Go adalah game berbasis augmented reality (AR) yang rilis pada 2016. Game tersebut di eranya hanya menghadirkan gameplay sederhana, yakni menangkap Pokemon serta memasukannya ke Pokemon Gym untuk mendominasi suatu tempat maupun kota. Namun, dengan fitur yang lebih apik serta kemudahan untuk menangkap Pokemon melalui Raid Battle, Pokemon Go tentu tidak perlu harus dimainkan terus menerus hingga lalai dalam pekerjaan.

Banyak event yang bisa kamu mainkan di Pokemon Go, serta kehadiran beragam fitur yang membuat kamu bisa berkelana dengan aman dan mudah dalam game melalui fitur Routes. Fitur tersebut akan memberikan jalur navigasi terbaik untuk menangkap monster, dengan hadiah yang bisa kamu koleksi di setiap petualangannya. (dnz)

Baca Juga:

Pokemon GO Beri Rute untuk Tangkap Pokemon

#Game
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

The love we take is equal to the love we make

Berita Terkait

Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Bagikan