Polisi dan Pengunjuk Rasa Bentrok Setelah Terdakwa Dibebaskan
Ilustrasi (Foto Getty Images)
MerahPutih.com - Bentrokan pecah antara polisi dengan massa pengunjuk rasa di St Louis, Amerika Serikat pada Sabtu (16/9) pagi.
Pengunjuk rasa tak terima mantan polisi kulit putih dibebaskan dari kasus pembunuhan seorang tersangka kulit hitam. Untuk menghalau pengunjuk rasa, polisi menggunakan gas air mata dan peluru karet.
Aksi protes semula berlangsung damai. Setelah pengadilan memutuskan terdakwa tak bersalah, sekitar 600 pengunjuk rasa mendadak berubah menjadi beringas. Massa memecahkan jendela-jendela di satu perpustakaan, sebuah rumah makan dan sebuah rumah dan melempar bebatuan dan botol-botel air ke arah polisi. Delapan petugas luka-luka. Para personel polisi mulai menembakkan gas air mata.
Sebelumnya, mantan petugas polisi kota, Jason Stockley, 36, dinyatakan tidak bersalah dalam pembunuhan tingkat pertama Anthony Lamar Smith, 24, dengan menembaknya hingga menemui ajal pada 20 Desember 2011. (*)
Sumber: Reuters/ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Jerat Pasal Tersangka Buang Bayi di Solo, Bisa Dikenai Hukuman 15 Tahun Bui
Putra Rob Reiner, Nick, Didakwa atas Pembunuhan Orangtuanya
Pembunuhan Rob Reiner, Polisi LA Tangkap Anak sang Sutradara
Sutradara Hollywood Rob Reiner dan Istrinya Ditemukan Tewas di Rumah Mereka di Los Angeles, Diduga Dibunuh
Insiden Penembakan di Pantai Bondi, KJRI Sydney Rilis Nomor Darurat untuk WNI
Polisi Buka-bukaan Alasan Tidak Ambil Sampel Ayah Kandung Alvaro untuk Tes DNA
Forensik Sampai Ubek-Ubek Tenjo Cari Rahang Alvaro, Ternyata Vital Ini Alasannya!
Siang Ini, Alvaro Korban Pembunuhan Ayah Tiri Dimakamkan di Tanah Wakaf Bintaro
Tes DNA Keluar, Keluarga Bawa Pulang Jenazah Alvaro dari RS Polri Hari Ini
Ternyata, Ayah Tiri Alvaro Sempat Jalani Reka Ulang Pembunuhan Sebelum Gantung Diri