Polisi Buru Penyebar "Hoax" Menara Masjid Roboh
Ilustrasi Polisi kejar penyebar hoax. (ANTARA FOTO/Rahmad)
Kepolisian Sektor Regol, Kota Bandung memastikan kabar menara Masjid Raya Bandung, Jawa Barat, akan roboh merupakan berita bohong atau hoax dan petugas akan memburu pelaku penyebarnya.
"Situasi yang tadi itu menyebarkan kabar bohong. Kita akan cari pelakunya karena membuat situasi terjadi kepanikan," kata Kapolsekta Regol, Kompol Yanna Nurhandiana di Markas Komando Satu Satpol PP Kota Bandung, Senin (26/6).
Menurutnya, titik-titik keramaian sering dimanfaatkan oleh para pelaku seperti copet untuk menjalankan aksinya. Ia pun menduga, isu terkait akan runtuhnya Menara Masjid Raya Bandung, merupakan ulah dari pelaku untuk memecah konsentrasi masyarakat.
"Para pelaku terkadang memanfaatkan momen (keramaian), dengan menyebar berita bohong untuk mencopet atau aksi kriminal lain," kata dia.
Akibat isu ini, membuat kegaduhan di sekitar Taman Alun-alun Bandung dan menyebabkan dua orang bocah terluka akibat terinjak oleh warga yang berusaha menjauh dari lokasi sekitar menara masjid.
"Akibat dari kegaduhan tersebut mengakibatkan dua orang anak menderita luka. Satu mengalami patah tulang pada bagian paha sebelah kiri dan satu orang mengalami luka sobek bagian kepala belakang," kata dia.
Menurutnya, saat ini seluruh korban telah dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, kata dia, insiden ini membuat beberapa pengunjung kehilangan barang bawaannya karena ikut menyelamatkan diri.
"Saat ini situasi telah kembali kondusif dan petugas terus mencari pelaku," kata dia.
Sebelumnya, warga di sekitar Taman Alun-alun Kota Bandung sempat dibuat panik akibat adanya kabar bahwa menara masjid tersebut akan roboh.
Warga yang mendengar kabar tersebut, langsung berlarian dan mencoba menjauh dari area sekitar masjid. Bahkan, arus lalu lintas di Jalan Dewi Sartika sempat dialihkan ke arah Jalan Kepatihan.
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan