MerahPutih.com - Mabes Polri mengancam pihak-pihak yang mengambil keuntungan dengan menimbun alat kesehatan setelah ada temuan kasus virus corona di Indonesia.
Karopenmas Humas Polri Brigjen Argi Yuwono menyebut, pihaknya akan mengejar oknum-oknum yang sengaja menyimpan masker dan alat medis lainnya, seperti antiseptic sehingga menyebabkan harga melambung tinggi.
Baca Juga:
"Kita akan melakukan penyelidikan jika ada yang melakukan penimbunan secara tidak sah," kata Argo kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/3).
Argo mengatakan, pihaknya menyiapkan sejumlah langkah yang akan dilakukan korps baju cokelat itu terkait virus yang pertama kali dilaporkan di Wuhan, Tiongkok, itu.
“Membantu kebijakan pemerintah dengan menyiapkan pengamanan, contoh melakukan pengamanan bersama TNI di Pulau Subaru, Kepulauan Seribu, dengan harapan agar tidak ada nelayan atau orang yang masuk ke pulau tersebut,” kata Argo.
Pulau itu dipilih pemerintah sebagai tempat observasi WNI anak buah kapal (ABK) World Dream yang juga terdampak penyebaran virus corona.
“Polri juga menyiapkan dokter dan Dokkes Polri untuk menyiapkan apa saja yang dibutuhkan dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berita-berita yang berkaitan dengan kasus corona,” imbuhnya.
Baca Juga:
Menkes Sebut Tak Elok Identitas Dua Warga Terjangkit Virus Corona Dibeberkan
Masyarakat diminta percaya pada berita yang dirilis Kementerian Kesehatan dan dinas kesehatan yang dapat menjadi narasumber menjawab pertanyaan seputar virus corona.
“Masyarakat juga diimbau untuk tidak panik dan mematuhi apa yang disampaikan oleh pemerintah seperti pola hidup sehat. Polda Metro Jaya juga telah melakukan penindakan terkait dengan masker ilegal dan penimbunan masker,” tambahnya.
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan dan komunikasi kepada pihak pabrik karena masker tidak dikirim ke Indonesia saja.
Pengamanan di rumah sakit yang merawat pasien terkena virus corona juga dijaga ketat oleh satpam dan pihak internal rumah sakit, namun polisi tetap melakukan patroli di sana. (Knu)
Baca Juga:
Dua Warga Indonesia Positif Corona, DPRD Minta Pemprov DKI Bagikan Masker Gratis