Polemik Lift Rumah Dinas Gubernur, Sekda: Pak Anies Minta Hapus

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 24 Januari 2018
Polemik Lift Rumah Dinas Gubernur, Sekda: Pak Anies Minta Hapus

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarya Saefullah membenarkan adanya anggaran mengenai elevator atau lift di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, di daerah Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut Saefullah, anggaran tersebut masuk dalam renovasi rumah dinas Gubernur yang diajukan pada 2017 lalu dengan total anggaran Rp 2,8 miliar untuk renovasi rumah dinas tetapi tidak terlaksana karena masih tarik menarik antar dinas.

"Waktu itu, ada fungsi tupoksi dari dinas yang masih tarik-tarikan. Sehingga tidak dilaksanakan, saya ingat waktu itu direncanakan akan diganti mamernya, akan diganti marmer," ujar Saefullah di Balai Kota DKI, Jakarat Pusat, Rabu (24/1).

Akhirnya, kata mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu, pada tahun ini terkait renovasi pemasangan lift di rumah dinas berada di wewenang Dinas Citata Pemprov DKI Jakarta.

Namun sayangnya anggaran tersebut dimasukkan ke Dinas Citata tanpa sepengetahuan dirinya dan juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tuty Kusumawati.

"Rumah dinas memang ada (anggaran lift) tapi belum terkonfirmasi ke Gubernur, ke saya juga, dan Bu Tuti," jelas Saefullah.

Saefullah menuturkan masuknya anggaran lift merupakan inisiatif dari Dinas Cipta Karya, namun hal ini langsung direspons oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies meminta agar lift tersebut dibatalkan karena tidak ada urgensi di dalamnya.

"Karena Pak Gubernur tidak perlu dengan APBD, Gubernur bilang matikan (anggarannya)," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Saefullah meminta kepada pihak Dinas Cipta Karya untuk menghapus pengadaan teknologi canggih di rumah dinas tersebut.

"Maka saya bilang kepada Cipta Karya untuk tidak mengadakan lift," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, sempat kisruh soal pengadaan lift di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta. Hal itu lantaran anggaran ini tiba-tiba muncul dalam sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dengan besaran anggaran Rp 750,2 juta.

Berdasarkan informasi yang didapat, lift untuk rumah dinas Gubernur DKI dimasukkan dalam pos anggaran Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Pemprov DKI (Dinas Citata Pemprov DKI) tahun 2018.

Beberapa pihak mempertanyakan terkait urgensi keberadaan lif tersebut. Pasalnya diketahui rumah dinas Gubernur DKI Jakarta hanya memiliki dua lantai. Selain itu, berdasarkan Perpres 54/2010, pengadaan barang di atas Rp 200 juta harus dilakukan melalui lelang di Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov DKI. (Asp)

Baca juga berita lainnya terkait pengadaan lift rumah dinas Anies Baswedan dalam artikel: Polemik Lift Rumah Dinas Anies, Ini Kata Kepala DCKTR DKI

#Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Beredar konten yang berisi Anies menyebut orang-orang di sekeliling Prabowo munafik dan gila jabatan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Indonesia
Anies Baswedan Doakan Prabowo di Usia ke-74: Semoga Diberi Petunjuk dan Ketetapan Hati dalam Memimpin Bangsa
Anies Baswedan Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 untuk Prabowo.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Oktober 2025
Anies Baswedan Doakan Prabowo di Usia ke-74: Semoga Diberi Petunjuk dan Ketetapan Hati dalam Memimpin Bangsa
Bagikan