Polda Metro Jaya Ungkap Fakta Baru Kasus Penyiraman Andrie Yunus, Pelaku Diduga 4 Orang

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Polda Metro Jaya Ungkap Fakta Baru Kasus Penyiraman Andrie Yunus, Pelaku Diduga 4 Orang

Konpers Penyerangan Wakil Koordinator Kontras. (Foto: MerahPutih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya mengungkap fakta terbaru terkait kasus penyiraman cairan berbahaya yang mengakibatkan seorang korban, Andrie Yunus. Polisi menduga pelaku berjumlah empat orang yang menggunakan sepeda motor.

Para terduga pelaku terekam kamera pengawas atau CCTV di sebuah SPBU di Jalan Cikini Raya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menjelaskan tim penyidik telah melakukan analisis terhadap sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Menurutnya, penyidik memeriksa tujuh titik CCTV dari sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) serta 27 titik CCTV milik pemerintah daerah dan bangunan di sekitar jalur yang diduga dilalui pelaku.

“Hasil analisis menunjukkan bahwa para terduga pelaku telah mengikuti korban sebelum kejadian,” kata Iman di Polda Metro Jaya, Senin (16/3).

Baca juga:

Habiburokhman: Hati-Hati, Foto Pelaku Penyiraman Andrie Yunus yang Beredar Diduga AI

Ia menjelaskan, pergerakan para pelaku terdeteksi sejak dari wilayah Jakarta Selatan hingga ke sejumlah ruas jalan utama di pusat ibu kota.

“Dimulai dari wilayah Jakarta Selatan menuju titik awal di kawasan Medan Merdeka Timur, kemudian bergerak melalui Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Medan Merdeka Barat menuju Tugu Tani hingga ke kawasan YLBHI,” jelas Iman.

Setelah itu, para pelaku kembali mengikuti korban hingga ke SPBU di Jalan Cikini Raya dan kemudian bergerak menuju Jalan Salemba Raya.

Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, diketahui terdapat empat terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor untuk membuntuti korban sebelum melakukan penyiraman cairan berbahaya.

Usai kejadian, para pelaku diduga langsung berpencar dan melarikan diri dengan cara melawan arus lalu lintas.

Dari rekaman CCTV juga terungkap bahwa salah satu pelaku sempat mengganti pakaian sebelum melarikan diri menuju beberapa wilayah berbeda, di antaranya ke kawasan Ragunan, Kalibata, hingga Bogor.

Baca juga:

Kapolri Sebut Presiden Prabowo Perintahkan Pengusutan Tuntas Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Sementara itu, kondisi korban masih menjalani perawatan akibat luka bakar serta mengalami trauma akibat insiden tersebut.

Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, menegaskan bahwa kepolisian akan terus mendalami kasus ini secara komprehensif hingga pelaku berhasil diungkap.

“Kami di Polda Metro Jaya menangani perkara ini secara profesional, agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak menimbulkan kekeliruan,” ujar Kapolda. (Knu)

#Teror Air Keras #Penyiraman Air Keras #Polda Metro Jaya #Kontras
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Hal itu terkait babak baru kasus ijazah Jokowi.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Indonesia
Kapolri Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo yaitu Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa, Jumat, 19 Juni 2026 pagi.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Kapolri Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum
Indonesia
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dr Tifa karena berkas kasus ijazah Jokowi dinyatakan lengkap. Keduanya diperiksa kesehatan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Kemunculan Roy Suryo sebagai narasumber di sejumlah stasiun televisi merupakan hak konstitusionalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Indonesia
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Polda Metro Jaya jelaskan penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Penangkapan disebut bagian dari proses hukum P21, bukan vonis.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Indonesia
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Eksekusi eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK resmi dimulai. Sebanyak 3.161 personel diterjunkan untuk mengamankan proses pengosongan berdasarkan penetapan PN Jakarta Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Bagikan