PLN Jelaskan Penyebab Tagihan Listrik Juni Membengkak

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 10 Juni 2020
PLN Jelaskan Penyebab Tagihan Listrik Juni Membengkak

Warga menunjuk meretan listrik di Palangka Raya, Kamis (2/4/2020). ANTARA/Rendhik Andika

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik dalam tagihan rekening listrik bulan Juni 2020.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril mengatakan kenaikan tagihan listrik yang dikeluhkan masyarakat beberapa belakangan ini lebih disebabkan oleh adanya peningkatan penggunaan listrik pada saat adanya pandemi virus corona.

Baca Juga

Tekan Kasus COVID-19 Ibu Kota, Kepolisian Terjunkan Tim Kimia Biologi Radioaktif Brimob

"Di mana pada saat itu diberlakukan PSBB, ditambah dengan bertepatan bulan puasa di mana secara statistik terjadi kecenderungan kenaikan pemakaian oleh pelanggan," kata Bob Saril di Jakarta, Rabu (10/6).

Bob menerangkan, perhitungan tagihan listrik terdiri dari dua komponen utama, yaitu pemakaian yang dikalikan dengan tarif listrik. Sejak tahun 2017 tarif listrik tidak mengalami kenaikan.

"Kami mendengar dan memahami pelanggan yang mengalami kenaikan tagihan listrik. Namun kami pastikan bahwa tidak ada kenaikan tarif, tarif listrik tetap sejak 2017. PLN juga tidak memiliki kewenangan untuk menaikkan tarif listrik," tuturnya.

Ilustrasi Logo PLN (Antara/HO)

PLN juga memastikan tidak melakukan subsidi silang dalam pemberian stimulus COVID-19 kepada pelanggan 450 VA dan 900 VA bersubsidi, karena stimulus diberikan oleh Pemerintah.

"Stimulus COVID-19 murni pemberian Pemerintah bukan PLN. Dan kami tidak bisa melakukan subsidi silang. Kami juga diawasi oleh Pemerintah, DPR, BPK, dan BPKP, sehingga tidak mungkin kami melakukan subsidi silang," ungkap Bob.

Untuk diketahui, PSBB diberlakukan dalam rangka menekan pandemi COVID-19 menyebabkan PLN tidak melakukan pencatatan meter, sehingga tagihan bulan April menggunakan perhitungan rata-rata pemakaian 3 bulan sebelumnya.

Kemudian, pada bulan April baru 47 persen petugas PLN melakukan pencatatan meter untuk tagihan bulan Mei akibat kebijakan PSBB masih diberlakukan di beberapa daerah.

Baca Juga

Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah COVID-19 Bertambah Jadi 31 Orang

Sementara pada bulan Mei hampir 100 persen dari pelanggan didatangi petugas untuk catat meter untuk rekening bulan Juni. Sehingga tagihan rekening bulan Juni merupakan tagihan riil ditambah dengan selisih pemakaian bulan sebelumnya, yang dicatat menggunakan rata-rata tiga bulan sebelumnya.

“Penggunaan rata-rata tiga bulan, tidak lain adalah untuk mencegah penyebaran COVID-19. Penggunaan rata-rata tiga bulan ini juga menjadi standar pencatatan di seluruh dunia ketika petugas tidak dapat melakukan pencatatan meter," tambah Bob. (Asp)

#PLN #Tarif Listrik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Buntut Pemadaman di Batam, Pemerintah Evaluasi Rencana Cadangan PLN Saat Blackout
nantara akan melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan jajaran PLN untuk menyusun usulan transformasi yang akan disampaikan kepada Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Buntut Pemadaman di Batam, Pemerintah Evaluasi Rencana Cadangan PLN Saat Blackout
Indonesia
Rekam Jejak Suroso Isnandar, Mantan Teknisi Listrik yang Kini Jadi Bos PLN
Penunjukan Suroso Isnandar membawa angin segar bagi industri ketenagalistrikan nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Rekam Jejak Suroso Isnandar, Mantan Teknisi Listrik yang Kini Jadi Bos PLN
Indonesia
Profil Suroso Isnandar, Direktur Utama Baru PLN yang Bergelar Doktor ITB
Suroso Isnandar resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo. Berikut profilnya.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
Profil Suroso Isnandar, Direktur Utama Baru PLN yang Bergelar Doktor ITB
Indonesia
Darmawan Prasodjo Dicopot dari Dirut PLN, Suroso Isnandar Jadi Pengganti Sementara
Suroso Isnandar kini menjadi Dirut baru PLN. Ia menggantikan Darmawan Prasodjo yang dicopot dari jabatannya, Rabu (14/10).
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Darmawan Prasodjo Dicopot dari Dirut PLN, Suroso Isnandar Jadi Pengganti Sementara
Indonesia
Apa Penyebab Blackout di Batam? Bahlil Singgung Petir dan Gangguan Teknis
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkap penyebab blackout di Batam. Ia menyinggung gangguan petir hingga teknis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Apa Penyebab Blackout di Batam? Bahlil Singgung Petir dan Gangguan Teknis
Indonesia
PLN Batam Bantah Isu Blackout Sengaja Direncanakan 3 Hari, Listrik Dijatah 6 Jam
PT PLN Batam pastikan isu pemadaman listrik terencana 3 hari dan nyala 6 jam adalah hoaks. Simak klarifikasi resmi dan imbauan kanal resminya!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
PLN Batam Bantah Isu Blackout Sengaja Direncanakan 3 Hari, Listrik Dijatah 6 Jam
Indonesia
Batam Alami Pemadaman Listrik, Menteri ESDM: Nanti Saya Cek
Manajer Komunikasi PLN Batam Yoga Perdana Sulastama mengatakan bahwa prioritas utama PLN Batam yakni melakukan pemulihan sistem terlebih dahulu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Batam Alami Pemadaman Listrik, Menteri ESDM: Nanti Saya Cek
Indonesia
Batam Blackout, Bandara Internasional Hang Nadim Gelap Gulita Saat Jam Sibuk
Pemadaman listrik massal alias Batam blackout melumpuhkan Bandara Hang Nadim dan area Kepri sejak pukul 06.30 WIB. Cek situasi terkini dan penyebabnya!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Batam Blackout, Bandara Internasional Hang Nadim Gelap Gulita Saat Jam Sibuk
Indonesia
Batam Blackout! Listrik Padam Melanda Warga Bintan Hingga Tanjungpinang, Begini Respons PLN
Cari tahu penyebab mati lampu Batam hari ini! Blackout total melanda Batam, Bintan, dan Tanjungpinang bikin aktivitas lumpuh karena air ikut mati. Baca update resminya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Batam Blackout! Listrik Padam Melanda Warga Bintan Hingga Tanjungpinang, Begini Respons PLN
Indonesia
Hari Ozon Sedunia, Pemadaman Lampu 1 Jam di Jakarta Kurangi Emisi Karbon 74,23 Ton
Aksi pemadaman lampu selama 60 menit dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia membawa dampak positif bagi lingkungan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Hari Ozon Sedunia, Pemadaman Lampu 1 Jam di Jakarta Kurangi Emisi Karbon 74,23 Ton
Bagikan