PKS Siap Terjunkan 80 Ribu Relawan Bantu Pemerintah Hadapi Bencana

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Desember 2021
PKS Siap Terjunkan 80 Ribu Relawan Bantu Pemerintah Hadapi Bencana

Kepala Desa Harkatjaya Neneng Mulyati menunjukkan daerah yang kebanjiran luapan air Sungai Cidurian di Kampung Banar, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/12/202

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banyak terjadi bencana besar di Indonesia mulai dari banjir bandang, erupsi gunung berapi hingga gempa besar yang berpotensi tsunami, jelang akhir tahun ini, membuat PKS menyiagakan kader.

Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Aljufri menyatakan, sebanyak 80 ribu relawan PKS siap siaga membantu misi kemanusiaan menanggulangi bencana di Tanah Air.

Baca Juga:

Bencana Hidrometeorologi Intai Indonesia, Pakar UGM Sebut Perlu Ada Ronda Malam

"Peran elemen masyarakat di luar pemerintah sangat penting dalam kolaborasi bersama menanggulangi bencana. Sebagai warga dari bangsa ini, harus bangkit bersama dengan pemerintah untuk memberikan yang terbaik kepada mereka yang terkena bencana," kata Salim.

Salim menegaskan, kesiapsiagaan yang dilakukan merupakan wujud komitmen sebagai seorang Muslim sekaligus warga negara.

"Ini suatu keniscayaan dan inilah wujud komitmen kita sebagai seorang Muslim, sekaligus warga negara Indonesia yang wajib membela dan melindungi masyarakat," kata Salim.

Salim memberikan apresiasi dan penghormatan kepada para Relawan PKS yang gugur di masa pandemi.

"Saya ingin memberikan apresiasi dan penghormatan kepada para relawan PKS yang gugur di masa pandemi sebagai pahlawan kemanusiaan. Semoga amal perjuangan mereka diridai Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran," kata Salim.

PKS menggelar apel siaga relawan menghadapi bencana di Kantor DPP PKS pada 16 Desember 2021, untuk meningkatkan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi bencana di negeri tercinta ini.

Apel Siaga Relawan PKS menghadapi bencana di kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (16/12/2021). (ANTARA/HO-PKS)
Apel Siaga Relawan PKS menghadapi bencana di kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (16/12/2021). (ANTARA/HO-PKS)

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menekankan pentingnya manajemen pengelolaan air dalam menghadapi cuaca ekstrem akibat perubahan iklim.

Menurut Dwikorita, pemerintah perlu menyiapkan berbagai skenario dari yang paling risiko rendah hingga skenario terburuk dengan risiko yang sangat tinggi, sebab pola cuaca ekstrem di Indonesia saat ini jauh lebih sering terjadi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Fenomena siklon bisa dikatakan sangat jarang terjadi di wilayah tropis seperti Indonesia, namun, selama 10 tahun terakhir kejadian siklon tropis semakin sering terjadi. Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak perubahan iklim adalah benar-benar nyata," ujar Dwikorita. (Pon)

Baca Juga:

Badan Geologi Perbarui Peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Semeru

#Bencana Alam #Rawan Bencana #Gempa #Banjir #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Bagikan