Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Maju atau Tidaknya Anies di Pilgub Jakarta Tergantung Koalisi Partai

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 31 Mei 2024
Maju atau Tidaknya Anies di Pilgub Jakarta Tergantung Koalisi Partai

Anies Baswedan di kantor KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/4) (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anies Baswedan belum mau menjawab tawaran Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta untuk kembali maju sebagai calon gubernur (cagub) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.

Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta, Abdul Aziz mengungkapkan, Anies baru akan memutuskan tawaran cagub Jakarta itu, setelah koalisi partai terbentuk. Saat ini Anies tidak berkenan untuk berbicara perihal Pilkada Jakarta.

Hal itu diketahui Aziz, ketika DPW PKS berkunjung dan bersilahturahmi ke rumah Anies di Jalan Lebak Bulus II Dalam, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (31/5) kemarin.

"Kalau sudah siap, partai-partai sudah berkoalisi, nanti akan saya jawab ini (tawaran maju Pilkada DKI), katanya (Anies) gitu," ucap Aziz saat dikonfirmasi awak media Jumat (31/5).

Baca juga:

PKS DKI Beri Dukungan Morel ke Anies untuk Maju Lagi di Pilgub Jakarta

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS ini menuturkan, Anies berpendapat bahwa saat ini masih ranah partai politik untuk membentuk koalisi. Apalagi, PKS juga tak bisa mengusung sendiri meski merupakan partai pemenang di Pemilihan Legislatif (Pileg) Jakarta 2024.

"PKS juga gak bisa mencalonkan sendiri, jadi ya silakan lah partai-partai ini berkoalisi dulu baru nanti mengusung nama. Ini kan masih wilayahnya partai partai kan, belum individu. Karena beliau kan gak punya partai kan," urainya.

Lebih lanjut, Aziz berujar, pembentukan koalisi merupakan wewenang dari DPP. Nantinya akan ada pertimbangan atas berbagai faktor seperti elektabilitas dan lainnya sebelum mengambil keputusan.

"Surat keputusan tetap dari DPP. Tapi kalau pendekatan kami sudah pendekatan dengan semua partai yang ada di dewan Dan kurang lebih komunikasinya bagus lah semuanya," tutup Aziz. (Asp)

#Anies Baswedan #Pilgub DKI Jakarta #Pilkada 2024 #Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Tidak akuntabel dan tidak transparannya laporan keuangan partai politik turut memperbesar risiko masuknya aliran dana tidak sah ke dalam sistem kepartaian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 13 Desember 2025
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Indonesia
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
DKPP mengungkap 31 perkara politik uang selama Pemilu dan Pilkada 2024. Hal itu diungkapkan Anggota Dewan DKPP, Ratna Dewi Pettatolo.
Soffi Amira - Jumat, 21 November 2025
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Beredar konten yang berisi Anies menyebut orang-orang di sekeliling Prabowo munafik dan gila jabatan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Bagikan