Pilpres 2019

PKS Pasrah Jika Tidak Digandeng Prabowo pada Pilpres 2019

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 21 April 2018
PKS Pasrah Jika Tidak Digandeng Prabowo pada Pilpres 2019

Politikus PKS Mardani Ali Sera (Fotografer : Djo, Aziz/ PKSFoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Partai Keadilan Sejahtera tampaknya mulai realistis dengan konstelasi politik jelang Pilpres 2019. Sebagai partner koalisi, PKS berharap Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto tetap melibatkan kadernya sebagai pendamping.

Namun, menurut Politikus PKS, Mardani Ali Serah, pihaknya rela jika sembilan nama calon presiden dan wakil presiden yang ditawarkan, tidak dipilih sebagai pasangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2019.

"Selama semuanya diputuskan melalui musyawarah bersama, ya. Karena yang perlu dipahami tidak satu partai pun punya 'full ticket', semuanya 'sharing ticket'. Gerindra tidak bisa memutuskan secara sepihak seperti juga PKS," ujar Mardani di Jakarta, Sabtu (21/4).

Prabowo Subianto
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) bersiap menghadiri Rapat di DPP Gerindra Jakarta ( ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Sembilan nama calon yang diusung PKS untuk maju dalam Pilpres 2019 adalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS periode 2015-2020 Muhamad Sohibul Iman, dan Anggota Majelis Syuro PKS Anis Matta.

Adapula mantan Menkominfo Tifatul Sembiring, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, Anggota DPR RI Muzammil Yusuf, serta Anggota DPR RI Mardani Ali Sera.

Mardani sebagaimana dilansir Antara meyakini apapun keputusan yang kelak disepakati PKS serta Partai Gerindra terkait Pilpres 2019, semata-mata ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara, sehingga PKS akan taat.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ( ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Namun, walaupun kelak kader PKS tidak ditunjuk mendampingi Prabowo Subianto pada pilpres, Mardani mengaku partainya akan tetap bekerjasama dengan Partai Gerindra.

"Karena hubungan PKS dengan Gerindra, pertama adalah hubungan institusional. Kedua hubungan personal, sebagai contoh adalah ketika PKS berganti pemimpin dari ustad Anis Matta menjadi ustad Sohibul Iman, Gerindra tetap berhubungan," tutur dia.

"Kalau pun dalam satu kesempatan Gerindra akan berubah pemimpinnya, saya yakin PKS juga akan tetap dekat dengan Gerindra karena hubungan ini historisnya kuat sejak Koalisi Merah Putih. Kami, PKS, hampir 95 persen akan bersama Gerindra,"pungkas Mardani Ali Sera.(*)

Baca juga berita menarik lainnya dalam artikel:PKS Siapkan Sembilan Nama Capres untuk Kalahkan Jokowi

#Pilpres 2019 #Mardani Ali Sera #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Cek hasil survei kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center. Mayoritas publik, sekitar 63,3 persen, yakin mereka mampu memimpin dan atasi masalah negara!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Indonesia
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia tak gentar hadapi tekanan indeks MSCI terkait dinamika pasar modal. Cek 3 alasan MSCI soroti bursa saham RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Berita Foto
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Relawan 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti (tengah) menyampaikan pandangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan meluncurkan Perlinsos Digital pada 10 November 2026. Bansos diharapkan tepat sasaran.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Pengamat kini mempertanyakan kepercayaan publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Indonesia
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum terhadap dampak kebijakan ekonomi.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Bagikan