MerahPutih.com - Aksi warga negara asing (WNA) Inggris yang merampas truk gabah dan menabrak sejumlah kendaraan hingga gerbang tol di Bali menuai sorotan dari pimpinan Komisi III DPR RI.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak aparat kepolisian harus dapat bertindak tegas sebab masyarakat sudah jemu dengan banyaknya insiden ulah ugal-ugalan WNA yang kerap terjadi di Bali.
“Pastikan dia memberikan ganti rugi kepada masyarakat yang telah dirugikan. Ada berapa banyak kendaraan yang ia tabrak, hitung semuanya. Begitu juga kalau ada pasal pidananya juga dijerat saja,” kata Sahroni dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (11/6).
Sahroni juga meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) agar meningkatkan operasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) dengan baik sehingga insiden serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Baca juga:
Terakhir, Sahroni meminta agar WNA tersebut dideportasi ke negara asalnya setelah menjalankan hukuman sebagai bentuk ketegasan negara dalam menyikapi WNA arogan yang kerap meresahkan masyarakat.
“Yang terpenting jangan langsung dideportasi, keenakan. Biarkan dia bertanggung jawab dulu atas perbuatannya di sini," ujarnya
"Biar ada efek jera dan kapok. Kalau enggak begitu mereka bakal bawa pulang cerita bahwa mereka ‘bebas’ berbuat aneh-aneh di Indonesia,” imbuh politikus NasDem itu.
Sebelumnya, Senin (10/6), Kepolisian Sektor Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali menangkap seorang warga negara asing asal Inggris Damon Anthony Alexander Hills (50) karena merampas truk bermuatan gabah milik warga. Dalam aksinya, pelaku menendang sopir sampai keluar truk.
Baca juga:
WNA tersebut ditangkap pada Minggu (9/6) malam di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai bersama dengan barang bukti sebuah truk warna kuning dengan nomor polisi AB 8084 BC. Insiden tersebut menyebabkan sejumlah kendaraan sepeda motor ikut tertabrak, termasuk gerbang tol Benoa hingga portal masuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (*)