Pilot dan Kopilot Batik Air Ketiduran saat Terbang Kendari-Jakarta di Grounded

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Maret 2024
Pilot dan Kopilot Batik Air Ketiduran saat Terbang Kendari-Jakarta di Grounded

Pesawat Batik Air di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Kamis (4/8/2022). (ANTARA/Virna P Setyorini)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis masalah serius yang terjadi saat salah satu pesawat Batik Air terbang di udara menuju Jakarta. Pilot dan Kopilot dalam penerbangan ID6723 tertidur selama 28 menit, hingga menyebabkan melencengnya rute perjalanan.

Insiden tersebut terjadi pada 25 Januari lalu dalam penerbangan dari Kendari di Sulawesi ke Jakarta menggunakan pesawat Airbus A32 dengan nomor lambung BTK6723. Penerbangan tersebut memiliki waktu blok selama 2 jam 35 menit hingga sampai tujuan, sesuai dengan jadwal Batik Air Indonesia.

Baca juga:

Batik Air Jelaskan Gangguan Lampu dan AC saat Penerbangan Makassar-Jakarta

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengklaim memberikan teguran keras kepada maskapai Batik Air buntut insiden tersebut. Maskapai diminta perlu memperhatikan waktu dan kualitas istirahat pilot dan awak pesawat lainnya, yang mempengaruhi kewaspadaan dalam penerbangan.

"Kementerian Perhubungan memberikan teguran keras kepada Batik Air dan akan melakukan investigasi secara khusus terkait kasus tersebut," kata Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub M. Kristi Endah Murni lewat keterangan resmi, Sabtu (9/3).

Kristi menyebut, bakal melakukan investigasi dan ulasan terhadap operasional penerbangan malam di Indonesia, terkait dengan Fatigue Risk Management (manajemen risiko atas kelelahan) untuk Batik Air dan juga seluruh operator penerbangan.

Pemerintah juga bakal melakukan investigasi manajemen risiko kelelahan terhadap seluruh maskapai di Indonesia terkait dengan Fatigue Risk Management (manajemen risiko atas kelelahan) untuk Batik Air dan juga seluruh operator penerbangan.

Selain itu, pilot dan kopilot Batik Air yang ketiduran itu tidak diizinkan terbang sementara atau di-grounded,
waktu sesuai standar operasional prosedur internal untuk investigasi lebih lanjut.

Dalam kejadian ini, Komite Nasional Keselataman Transportasi (KNKT) mendesak Batik Air Indonesia mengembangkan prosedur rinci untuk melakukan pemeriksaan kokpit untuk memastikan bahwa pemeriksaan kokpit dapat dilaksanakan dengan benar.

Baca Juga:

Pilot dan Kopilot Batik Air Tertidur Sampai Pesawat Keluar Jalur

#Batik Air #Pilot #Penerbangan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta
Cuaca ekstrem di Jakarta menyebabkan gangguan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. AirNav mencatat 15 pesawat holding dan 16 dialihkan demi keselamatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta
Indonesia
Gelapan Ditanya Pendidikan, Pramugari ‘Gadungan’ Batik Air Tertangkap Basah
KN berhasil naik ke pesawat dengan berpakaian mirip pramugari tanpa dicurigai. Dia baru dicurigai saat duduk di kursi penumpang.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Gelapan Ditanya Pendidikan, Pramugari ‘Gadungan’ Batik Air Tertangkap Basah
Indonesia
Terungkap Alasan Pramugari Gadungan Batik Air, Ternyata Demi Orang Tua
Polisi mengungkap motif KN mengenakan pakaian pramugari Batik Air saat terbang Palembang–Jakarta. Aksi itu dilakukan demi menyenangkan orang tuanya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Terungkap Alasan Pramugari Gadungan Batik Air, Ternyata Demi Orang Tua
Indonesia
Polisi Bongkar Kasus Pramugari Gadungan Batik Air Rute Palembang–Jakarta
Polisi mengungkap kasus perempuan diduga pramugari gadungan Batik Air yang viral di media sosial dan sempat terbang dari Palembang ke Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Polisi Bongkar Kasus Pramugari Gadungan Batik Air Rute Palembang–Jakarta
Indonesia
Jalur Udara Kualanamu-Rembele Sudah Dibuka, DPR Dorong Pemulihan dan Konektivitas di Aceh Tengah
Jalur udara Kualanamu-Rembele kini sudah dibuka. Komisi V DPR RI pun meminta adanya pemulihan dan konektivitas di Aceh Tengah.
Soffi Amira - Selasa, 16 Desember 2025
Jalur Udara Kualanamu-Rembele Sudah Dibuka, DPR Dorong Pemulihan dan Konektivitas di Aceh Tengah
Indonesia
Rute Kualanamu–Rembele Diresmikan, Vital untuk Transportasi Udara Pascabencana
Rute Kualanamu–Rembele dinilai strategis karena menghubungkan wilayah tengah Aceh, khususnya Bener Meriah dan Takengon, dengan pusat konektivitas nasional.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
Rute Kualanamu–Rembele Diresmikan, Vital untuk Transportasi Udara Pascabencana
Indonesia
Jalur Darat Terputus, Komisi V DPR Dorong Pembukaan Penerbangan Bandara Rembele Aceh
Anggota Komisi V DPR, Ruslan M. Daud, mendorong layanan penerbangan Bandara Rembele Aceh, segera dibuka.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Jalur Darat Terputus, Komisi V DPR Dorong Pembukaan Penerbangan Bandara Rembele Aceh
Indonesia
Seluruh Armada Airbus A320 di Indonesia Rampungkan Pembaruan Software ELAC
Semua maskapai Indonesia telah merampungkan pembaruan ELAC pada Airbus A320. Langkah ini memastikan standar keselamatan penerbangan tetap terjaga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Desember 2025
Seluruh Armada Airbus A320 di Indonesia Rampungkan Pembaruan Software ELAC
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Usut Tuntas Operasional Bandara di Morowali, Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Komisi I DPR RI mendesak pemerintah untuk mengusut operasional bandara di Morowali, Sulawesi Tengah.
Soffi Amira - Selasa, 25 November 2025
DPR Desak Pemerintah Usut Tuntas Operasional Bandara di Morowali, Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Indonesia
Jangan Lupa, Mulai Hari Ini Sriwijaya Air & NAM Air Rute Domestik Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta
Total ada 4 maskapai rute domestik pindah ke Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yakni Sriwijaya Air, NAM Air, Lion Air dan Airfast Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 18 November 2025
Jangan Lupa, Mulai Hari Ini Sriwijaya Air & NAM Air Rute Domestik Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta
Bagikan