Pilkada Serentak Berakhir, PBNU Ingatkan Masyarakat tak Bikin Gaduh

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 12 Desember 2020
Pilkada Serentak Berakhir, PBNU Ingatkan Masyarakat tak Bikin Gaduh

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemungutan suara dalam gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di 270 daerah telah berlangsung pada Rabu (9/12). Berbagai lembaga hitung cepat telah mengeluarkan hasil pemenang.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta kepada para pemenang Pilkada agar tidak melakukan konvoi, arak-arakan, dan pesta kemenangan yang melibatkan banyak orang.

Baca Juga

Menang Mutlak di Pilkada 2020, PDIP Apresiasi Kader Jateng dan DIY

“PBNU senantiasa mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” demikian bunyi pernyataan resmi yang diterbitkan pada Jumat (11/12).

Selain itu, meskipun hasil pemenang versi lembaga hitung cepat sudah ditentukan, tetapi PBNU tetap meminta semua pihak untuk menghormati hasil Pilkada. Pasalnya, hingga kini proses penghitungan secara resmi masih dilakukan Komisi Pemilihan Umum.

“PBNU mengajak kepada semua pihak untuk menjaga situasi dan jangan sampai gaduh,” tulis PBNU.

Ilustrasi- Pilkada serentak. (ANTARA/Ardika/Am)
Ilustrasi- Pilkada serentak. (ANTARA/Ardika/Am)

PBNU tetap mengapresiasi atas terselenggaranya Pilkada yang berjalan aman dan lancar.

Menurut organisasi masyarakat keagamaan terbesar di Indonesia ini, Pilkada yang menjunjung tinggi keamanan merupakan tradisi yang sangat baik dan menjamin tumbuh kembangnya demokratisasi.

Oleh karena itu, PBNU pun turut mengapresiasi seluruh elemen yang terlibat. Mulai dari penyelenggara hingga para pemilih yang telah berusaha semaksimal mungkin menjaga protokol kesehatan pandemi COVID-19.

PBNU optimis bahwa pandemi akan segera berakhir bila tingkat kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan terus dilakukan.

"Karena itu adalah bagian dari ikhtiar untuk mengakhiri pandemi COVID-19 ini," tutup PBNU. (Knu)

Baca Juga

Menang 5 Pilkada, PDIP Ubah Peta Politik di Sultra

#Pilkada Serentak #PBNU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Frengky Aruan - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Indonesia
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Muktamar Ke-35 NU memanas usai massa protes soal pencalonan Gus Yusuf Chudlori. Gus Yahya angkat bicara dan minta semua pihak tenang. Simak faktanya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Indonesia
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Demokrasi dalam tradisi NU tidak hanya dimaknai melalui pemilihan langsung, tetapi juga melalui musyawarah, mufakat, dan penghormatan terhadap keputusan forum tertinggi organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Indonesia
Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA Atas Persetujuan Tertulis Rois Aam Terpilih
Tahapan pemilihan akan diawali dengan tabulasi calon AHWA, yang akan dilakukan pada Minggu (30/8).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA Atas Persetujuan Tertulis Rois Aam Terpilih
Bagikan