Kecantikan

Pilihan "Sampo Ungu" untuk Rambut Warna-warni Kamu

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 25 November 2020
Pilihan

Sampo ungu dapat mengembalikan kilau pada rambut pirang. (Foto: Pexels/Element5 Digital)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI membuat kunjungan ke salon terbatas. Merawat rambut berwarna selama di rumah menjadi penting. Apalagi bila kamu punya rambut warna-warni seperti pelangi. Sebenarnya kamu bisa menggunakan "sampo ungu" yang diajurkan pakar kecantikan rambut untuk rambut yang diwarnai.

"Blonde memiliki palet yang sangat tipis, dan warna pirang yang halus bersih cenderung memudar lebih cepat, kehilangan kilau, dan dapat terlihat kasar atau kuning dengan sangat cepat," ujar pakar pewarna rambut asal AS Richy Kandasamy seperti diberitakan vogue.com (24/11).

Baca juga:

5 Cara Merawat Rambut Berwarna Agar Tidak Cepat Pudar

rambut
Perawatan rambut yang diwarnai bisa dengan sampo ungu di rumah. (Foto: 123RF/anetlanda)

Sampo berwarna ungu mengandung pigmen ungu untuk menetralkan warna kekuningan dan kecokelatan pada rambut yang lebih terang. “Alasan utama mengapa ungu adalah karena warna yang berlawanan langsung dengan kuning, yang berarti ungu dan kuning akan meniadakan satu sama lain,” jelas Kandasamy.

"Jadi, saat menggunakan pigmen ungu pada rambut yang diwarnai dengan warna brassy atau yellow. Ini akan mengoreksi warna warna rambut kamu dan mengembalikannya ke kecerahan alami atau netral sebelumnya dengan tone yang lebih sejuk," lanjut Kandasamy.

Meskipun sampo ungu sangat populer di kalangan berambut pirang. Namun sampo ini juga dapat digunakan untuk mempercantik rambut beruban atau cokelat dengan highlight keemasan.

Untuk menggunakan sampo ungu, basahi rambut dan sapukan pada permukaan rambut. "Jangan mengaplikasikannya pada rambut kering karena rambut lebih keropos dan akan terlalu banyak menyerap warna ungu," Kandasamy memperingatkan.

Baca Juga:

Mau Rambut Tebal, Lebat dan Hitam, Yuk Intip Tipsnya!

rambut
Rambut Warna-warni butuh sampo khusus. (Foto: 123RF/Anna Ivanova

Setelah dioleskan secara merata, biarkan selama dua hingga empat menit tergantung pada jumlah kekuningan dan kecokelatan pada rambut. "Saat membilas sampo dari rambut kamu, gunakan air dingin, yang akan membantu menutup kutikula dan menutup warnanya," ujar Kandasamy.

Jika kamu ingin menggunakan sampo ungu ke dalam rutinitas harian, mulailah dengan menggunakannya seminggu sekali dan hanya tambahkan jika perlu. Ingatlah bahwa meskipun sampo ungu bermanfaat untuk menjaga warna tetap segar, penting untuk tidak menggunakannya secara berlebihan.

"Jika mulai melihat terlalu banyak bermunculan warna ungu di rambutmu, turunkan sampo ungu. Ubah rutinitas sampo ungu kamu menjadi seminggu sekali atau kurang," katanya," terangnya. Kamu juga bisa menggunakan bergantian dengan sampo yang aman untuk rambut warna atau campurkan keduanya untuk mengurangi penumpukan warna ungu. (aru)

Baca Juga:

Cat Rambut #DiRumahAja, Begini Caranya

#Kecantikan #Kesehatan #Cat Rambut #Warna Rambut #Rambut Pirang #Perawatan Rambut
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan