Piala Dunia 2018 dan Pembenahan Sepakbola Indonesia

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 18 Juni 2018
Piala Dunia 2018 dan Pembenahan Sepakbola Indonesia

Laga perdana Grup A Piala Dunia 2018, Rusia v Arab Saudi. Foto: zimbio

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seluruh masyarakat dunia tengah demam Piala Dunia 2018. Ajang sepakbola terbesar sejagad raya itu menampilkan sosok pemain kelas wahid.

Piala Dunia bisa dijadikan momentum bagi PSSI untuk melakukan pembenahan sepakbola tanah air. Pernyataan tegas ini disampaikan Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) TNI Moeldoko.

Mantan Panglima TNI ini menilai sepak bola Indonesia selayaknya berkaca dan menjadikan pehelatan Piala Dunia contoh bagi pembenahan sepak bola, baik bagi pesepakbolanya maupun penggiatnya.

"Dulu sempat mau pimpin PSSI berencana memperbaiki kultur dan pengelolaan pada organisasi PSSI yang jelek," kata Moeldoko yang pernah mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Jenderal (Purn) Moeldoko. (Twitter @GeneralMoeldoko)

Mantan jenderal bintang empat tersebut mengaku trenyuh dengan budaya dan sistem pengelolaan di tubuh PSSI yang waktu itu sempat menunjukkan berbagai hal yang tidak baik, seperti terjadi praktik suap dan minimnya perhatian kepada pemain.

"Saya pernah ngomong kalau pendekatan pidana jangan main-main," ujar Moeldoko menyoal sinyalemen suap yang dulu kerap mengemuka seperti dilansir Antara.

Moeldoko menceritakan niat dan tujuan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI waktu itu, untuk memperbaiki sehingga diharapkan dengan dukungan karakter yang sudah terbangun maka akan memunculkan prestasi karena ia yakin di negara yang besar ini banyak talenta sepakbola yang mumpuni, dan bisa diasah ke level lebih tinggi.

"Sebenarnya Indonesia memiliki potensi dari sisi sumber daya manusia yang dapat dioptimalkan untuk membentuk tim nasional sepakbola yang berkualitas," kata penggemar penyerang Persija Bambang Pamungkas itu.

Apa yang diungkapkan Moeldoko itu, sama halnya seperti kapten Persija Ismed Sofyan yang berharap PSSI menjadikan Piala Dunia Rusia sebagai momentum perbaikan terutama terhadap kualitas kompetisi sepakbola nasional.

Kapten Persija, Ismed Sofyan (baju orange) dan pelatih Stefano Teco. Foto MP/Win

"Karena dari kompetisi akan melahirkan timnas yang bagus, kalau kompetisi tidak benar apa yang mau diharapkan dari timnas. Sekarang yang terjadi pada sepakbola kita kan yang sangat menonjol wasit yang jadi permasalahan," ungkap mantan pemain nasional itu saat dikonfirmasi.

Ismed menganggap kesuksesan suatu pertandingan tergantung terhadap kepemimpinan wasit di lapangan yang terjadi persoalan pecah kongsi pada awal kompetisi Liga I.

"Banyak klub yang tidak puas dengan kinerja wasit. Federasi harus segera ambil langkah solusi apa yang harus dilakukan," tutur Ismed.

Hal lain yang perlu diperbaiki pada tubuh PSSI menurut pemain asal Aceh itu adalah transparansi dalam segala hal. Termasuk sanksi terhadap wasit yang tidak profesional saat memimpin pertandingan.

"PSSI juga harus membenahi kompetisi usia dini dengan memasukkan materi fairplay untuk membentuk kompetisi sehat karena banyak terjadi pencurian usia," ucapnya.

Ismed memandang PSSI harus banyak belajar dari segala hal dan tidak hanya mencari keuntungan semata, serta mengharapkan petinggi PSSI berkomitmen memajukan sepakbola nasional melalui kompetisi sehat dan sesuai aturan.

Bek Persija tersebut juga menggarisbawahi berbagai fasilitas di lapangan yang belum memadai sesuai standar Federasi Sepak Bola Asia (AFC), seperti ruang ganti dan kamar mandi. (*)

#Jenderal Moeldoko #Piala Dunia 2018 #PSSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Penggemar Rizky Ridho Jangan Panik, PSSI Sudah Pastikan Isu Dicoret dari Timnas Hoaks
PSSI menegaskan kabar Rizky Ridho dicoret dari skuad timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 adalah hoaks.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Penggemar Rizky Ridho Jangan Panik, PSSI Sudah Pastikan Isu Dicoret dari Timnas Hoaks
Olahraga
PSSI Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Sebagai Obat Pelipur Lara Kegagalan di AFF
PSSI menargetkan Timnas Indonesia meraih gelar juara di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Kehadiran pemain abroad seperti Jay Idzes dan Kevin Diks jadi kunci penentu
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 Agustus 2026
PSSI Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Sebagai Obat Pelipur Lara Kegagalan di AFF
Olahraga
Kalah Mental Momok Terbesar Kegagalan Timnas Indonesia. Sport Science Solusinya?
Kalah mental masih jadi momok terbesar kegagalan sepak bola Indonesia
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Kalah Mental Momok Terbesar Kegagalan Timnas Indonesia. Sport Science Solusinya?
Olahraga
Rizky Ridho dan Nadeo Argawinata Masih Berpeluang Bela Timnas Indonesia, Begini Klarifikasi Sumardji
Klarifikasi resmi ini mematahkan isu liar di media sosial terkait kabar pencoretan dua penggawa Persija Jakarta, Rizky Ridho dan Nadeo Argawinata
Angga Yudha Pratama - Rabu, 19 Agustus 2026
Rizky Ridho dan Nadeo Argawinata Masih Berpeluang Bela Timnas Indonesia, Begini Klarifikasi Sumardji
Olahraga
Naik Meja Operasi, Marselino Ferdinan Berharap Lebih Kuat dan Kembali Beri Terbaik untuk Timnas Indonesia
Operasi lutut dijalani Marselino Ferdinan di Rumah Sakit San Juan de Dios, Sevilla, Spanyol, pada 12 Agustus 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Agustus 2026
Naik Meja Operasi, Marselino Ferdinan Berharap Lebih Kuat dan Kembali Beri Terbaik untuk Timnas Indonesia
Olahraga
Tidak Mudah Meyakinkan Diaspora Timnas Putri, Hanya Isabelle Nottet dan Estella Loupattij Ramaikan Indonesia Women's League
PSSI belum bisa menghadirkan lebih banyak pemain diaspora untuk meramaikan kompetisi putri musim ini.
Frengky Aruan - Rabu, 12 Agustus 2026
Tidak Mudah Meyakinkan Diaspora Timnas Putri, Hanya Isabelle Nottet dan Estella Loupattij Ramaikan Indonesia Women's League
Indonesia
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar 21 September-6 Oktober. GMSB dan Lapangan Banteng disiapkan untuk latihan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Olahraga
PSSI Prihatin Justin Hubner hingga Keluarga Jadi Sasaran Ujaran Kebencian dan Ancaman
PSSI prihatin bek Timnas Indonesia, Justin Hubner menjadi sasaran serangan di media sosial, berupa ujaran kebencian hingga ancaman.
Frengky Aruan - Senin, 10 Agustus 2026
PSSI Prihatin Justin Hubner hingga Keluarga Jadi Sasaran Ujaran Kebencian dan Ancaman
Olahraga
Si Jalak Harupat Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026 Selain Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kesiapan Ditegaskan
Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung akan menjadi venue FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan digelar di Indonesia.
Frengky Aruan - Senin, 10 Agustus 2026
Si Jalak Harupat Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026 Selain Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kesiapan Ditegaskan
Olahraga
FIFA Sudah Tunjuk Indonesia sebagai Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Masih Ada Detail Harus Dibahas
Indonesia telah dipastikan mendapat kepercayaan FIFA menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Frengky Aruan - Senin, 10 Agustus 2026
FIFA Sudah Tunjuk Indonesia sebagai Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Masih Ada Detail Harus Dibahas
Bagikan