Peter Moore: Masa Depan Xbox Ada di Layar, Bukan di Konsol
Microsoft akan hentikan penjualan Xbox di Arab Saudi. Foto: Xbox
MerahPutih.com - Mantan Wakil Presiden Xbox, Peter Moore, kembali jadi sorotan setelah tampil dalam podcast Danny Peña untuk merayakan 20 tahun konsol Xbox 360.
Dalam wawancara panjang itu, Moore—yang juga pernah punya karier gemilang di SEGA dan Electronic Arts—membahas kondisi industri gim saat ini, termasuk masa depan konsol Xbox di tengah gempuran tren cloud gaming.
Menurut Moore, akuisisi besar seperti Activision Blizzard telah mengubah arah strategi Microsoft. Ia menyebut, jika punya pilihan, Microsoft kemungkinan besar akan memilih berhenti membuat perangkat keras alias konsol.
“Kalau mereka bisa memilih, apakah masih akan membuat hardware? Tidak. Mereka pasti senang jadi perusahaan bernilai ratusan miliar dolar yang hanya menyajikan konten langsung ke TV atau monitor, ala model Netflix,” kata Moore, seperti dikutip dari WCCFTECH, Senin (10/3).
Baca juga:
Ia menggambarkan masa depan di mana pemain cukup memilih gim, klik, dan langsung bergabung dengan ribuan pemain lainnya—tanpa lag, tanpa jeda, dan yang paling penting: tanpa konsol fisik di antara controller dan layar.
Moore menilai, ini bukan lagi era "perang konsol" yang penuh drama rebutan pasar dan eksklusivitas. Sekarang, kata dia, ini sudah masuk ranah ekonomi yang jauh lebih besar. Meski demikian, ia mengakui ada sisi “liar” dan kompetitif dari industri gim yang mulai hilang seiring perubahan itu.
“Apakah industri ini kehilangan sedikit ‘sengatan’ yang dulu justru membuatnya tumbuh? Sepertinya iya,” tambahnya.
Moore sendiri sudah delapan tahun meninggalkan industri gim, setelah mundur dari EA dan kembali ke Liverpool pada 2017. Meski begitu, ia tetap mengikuti perkembangan terbaru dan menyadari bahwa pendekatan Microsoft kini jauh berbeda dibanding dulu yang sangat mengandalkan eksklusivitas.
Pandangan Moore ini sejalan dengan pernyataan CEO Microsoft, Satya Nadella, yang sejak lama menyebut tujuan utama Game Pass adalah menciptakan layanan langganan gim seperti Netflix. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme