Pesawat Tempur KF-16 Korea Selatan Salah Sasaran, Jatuhkan Bom di Perdesaan Lukai 15 Orang
AU Korsel secara tak sengaja jatuhkan bom di perdesaan.(foto: Instagram @thekoreatimes_official/Yonhap)
MERAHPUTIH.COM - DUA pesawat tempur KF-16 milik Angkatan Udara Korea Selatan secara tidak sengaja menjatuhkan delapan bom udara-ke-permukaan di luar area latihan saat uji coba tembak langsung, Kamis (6/3). Insiden ini, menurut pejabat militer dan otoritas pemadam kebakaran, melukai 15 orang. Ini menjadi insiden pengeboman yang belum pernah terjadi sebelumnya di sebuah permukiman sipil.
Pejabat mengatakan pengeboman terjadi di atas sebuah desa di Pocheon, sekitar 40 kilometer sebelah utara Kota Seoul, sekitar pukul 10.00 waktu Korea Selatan. Sebanyak 15 orang, termasuk dua tentara dan dua orang asing, mengalami cedera ringan hingga serius serta merusak sebuah gereja dan tujuh bangunan lainnya.
Seperti dilansir The Korea Times, otoritas pemadam kebakaran mengatakan dua pria sipil terluka parah dan dibawa ke rumah sakit. Meski demikian, mereka mencatat bahwa cedera di wajah dan bahu mereka tidak mengancam nyawa. Delapan orang lainnya yang mengalami cedera ringan juga telah dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan.
Otoritas mengungkap jumlah korban terluka mungkin akan meningkat karena lebih banyak orang telah meminta perawatan. Sekitar 50 penduduk di daerah tersebut telah mengungsi ke balai desa yang jauh dari lokasi pengeboman.
Baca juga:
Pejabat militer mengatakan pesawat tempur KF-16 yang terlibat dalam latihan tembak langsung tersebut secara ‘tidak normal’ menjatuhkan empat bom MK-82 masing-masing di luar area latihan di Pocheon pada pukul 10.04. Angkatan Udara mengatakan mereka sedang menyelidiki kecelakaan ini, yang dipimpin Wakil Kepala Staf Jenderal Letnan Park Ki-wan. Mereka juga meminta maaf atas kerusakan yang ditimbulkan pada warga sipil.
"Kami mohon maaf atas kerusakan sipil yang ditimbulkan kecelakaan pelepasan bom yang tidak normal ini dan berharap pemulihan yang cepat bagi mereka yang terluka. Kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan, termasuk kompensasi atas kerusakan yang terjadi,” kata Angkatan Udara dalam sebuah pernyataan.
Ini merupakan pengeboman tidak sengaja pertama yang dilakukan pesawat tempur Korea Selatan yang mengakibatkan korban jiwa. Pada 2004, sebuah pesawat F-5B milik Angkatan Udara secara tidak sengaja menjatuhkan bom latihan di Boryeong, 138 kilometer sebelah selatan Seoul, tetapi tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut.
Pada hari yang sama, Korea Selatan dan Amerika Serikat menggelar latihan tembak langsung gabungan di dekat perbatasan antar-Korea, sebagai unjuk kekuatan menghadapi ancaman militer Korea Utara menjelang latihan musim semi tahunan mereka bulan ini.
Latihan tersebut dilakukan di Seungjin Fire Training Field di Pocheon, hanya 25 kilometer sebelah selatan perbatasan, dengan melibatkan lebih dari 160 unit peralatan militer, termasuk tank K2, howitzer self-propelled K55A1, helikopter serang Apache, dan jet siluman F-35A. (dwi)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
[HOAKS atau FAKTA]: Pesawat ATR 42-500 Jatuh karena Power Bank Penumpang Terbakar
Menteri KKP Trenggono Pingsan saat Pimpin Upacara Persemayaman Korban Pesawat ATR 42-500
Operasi SAR Pesawat ATR di Pangkep: 9 Korban Ditemukan, Pencarian Berlanjut
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Identifikasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terkendala Kondisi Jenazah
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui