Pesawat Boeing 787 Air India Jatuh dan Terbakar setelah Lepas Landas, Banyak Korban Jiwa

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 12 Juni 2025
Pesawat Boeing 787 Air India Jatuh dan Terbakar setelah Lepas Landas, Banyak Korban Jiwa

Petugas memadamkan api setelah pesawat Air India jatuh di Ahmedabad. (Foto: YouTube/HindustanTimes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kecelakaan pesawat terbang mengguncang India.

Sebuah pesawat milik maskapai Air India dengan tujuan Bandara Gatwick, London, yang membawa 242 orang, jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Ahmedabad, Kamis (12/6) waktu setempat.

Kementerian Kesehatan India menyebutkan bahwa "banyak orang" tewas dalam insiden ini.

Pesawat naas itu adalah Boeing 787-8 Dreamliner, salah satu jenis pesawat penumpang paling modern.

Menurut situs pelacakan penerbangan Flightradar24, sinyal terakhir dari pesawat terekam hanya beberapa detik setelah tinggal landas.

“Bangunan yang tertimpa pesawat adalah asrama dokter. Kami sudah membersihkan sekitar 70% hingga 80% area dan akan segera mengevakuasi sisanya,” ungkap seorang petugas kepolisian senior kepada media, seperti dikutip reuters.com.

Air India merinci bahwa dari 242 orang di dalam pesawat, terdiri dari 217 orang dewasa dan 11 anak-anak.

Baca juga:

Gara-gara Kebiasaan Buruk, Pesawat Air India Putar Balik karena Toilet Mampet

Penumpang terbagi atas 169 warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga Portugal, dan satu warga Kanada.

Cuplikan dari stasiun TV lokal menunjukkan kobaran api besar membumbung dari kawasan pemukiman dekat bandara, disertai asap hitam pekat dan puing-puing terbakar.

Ambulans terlihat silih berganti mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Menurut data menara pengawas Ahmedabad, pesawat lepas landas pada pukul 13.39 waktu setempat dan sempat mengirim sinyal darurat "Mayday" sebelum akhirnya kehilangan kontak sepenuhnya.

Pihak Boeing mengatakan sedang mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai kecelakaan tragis ini. (*)

Baca juga:

Akibat Hoaks, Air India Mendarat Darurat di Kanada

#Kecelakaan Pesawat #Pesawat Jatuh #Boeing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Pilot K2 Airways sempat mengucapkan kata-kata terakhir “Rolling or floating, 1732” sebelum pesawat Boeing 737 hilang kontak di Laut Arab, bangkai ditemukan 53 mil laut selatan Ormara, investigasi masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Dunia
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Pesawat kargo Boeing 737-400 K2 Airways hilang kontak 12 jam di Laut Arab, ditemukan 53 mil laut selatan Ormara Pakistan, 5 awak masih dicari, investigasi penyebab musibah berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Dunia
Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Kabinet Malaysia pada Jumat (26/6) menyetujui perpanjangan perjanjian ‘no-find, no-fee’ (tidak menemukan, tidak dibayar) dengan Ocean Infinity hingga 30 Juni 2027.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
 Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan pesawat ringan paling mematikan di Prancis.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
 Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Indonesia
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Keselamatan publik dalam bermobilisasi merupakan isu strategis yang menuntut perhatian serius
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Dunia
Pilot Selfie dan Ambil Video Sebabkan Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan
Dalam laporan badan audit yang dipublikasikan pada Rabu (22/4) disebutkan bahwa insiden itu terjadi karena pilot mengambil foto untuk mengenang penerbangan terakhir bersama unit militernya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Pilot Selfie dan Ambil Video Sebabkan Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan
Dunia
Hercules C-130 Jatuh di Kolombia, 66 Polisi dan Tentara Gugur
Dari total korban tewas, 58 di antaranya merupakan personel Angkatan Darat Nasional, enam dari Angkatan Dirgantara Kolombia, dan dua dari Kepolisian Nasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
Hercules C-130 Jatuh di Kolombia, 66 Polisi dan Tentara Gugur
Indonesia
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Pelita Air Service memastikan pesawatnya yang jatuh mendistribusi program BBM Satu Harga dalam kondisi layak terbang, meski sudah berusia di atas 10 tahun.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Indonesia
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, mitra dan tim di lapangan, untuk memonitor distribusi BBM ke wilayah tersebut tetap dapat terlayani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Februari 2026
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Indonesia
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Pesawat dengan call sign PK-PAA jenis Air Tractor AT802 tersebut sejatinya sedang menjalankan misi penting mengangkut bahan bakar minyak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Bagikan