Perusahaan Amerika Investasikan Rp5,2 Triliun di Indonesia
Kepala BKPM Franky Sibarani (tengah) dalam konferensi pers mengenai Izin Investasi Langsung Konstruksi (I2LK) di Kantor BKPM, Selasa (09/2). (MerahPutih/John Abi)
MerahPutih Bisnis - Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat akan menanamkan investasi sebesar US$ 380 juta (setara Rp5,2 triliun dengan kurs per dolar AS Rp13.900). Proyek ini akan menyerap tenaga kerja sebanyak 1.200 orang.
Perusahaan Amerika tersebut memanfaatkan layanan investasi 3 jam yang diluncurkan pemerintah melalui Paket Kebijakan Ekonomi Tahap II pada September 2015 lalu. Untuk itu, pemerintah melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus mempromosikan layanan investasi 3 jam ke luar negeri.
"Amerika Serikat merupakan negara yang sangat potensial untuk memanfaatkan layanan karena komitmen investasi yang masuk pada tahun 2015 mencapai US$4,8 miliar," kata Kepala BKPM Franky Sibarani di sela kunjungan ke San Fransisco, Amerika Serikat, Selasa (16/2).
Franky optimistis pada tahun 2016 ini akan semakin banyak investor AS yang masuk melalui layanan izin investasi 3 jam.
“Saat ini baru 1 investor AS yang melalui izin 3 jam, sementara Tiongkok sudah ada 8 investor dari Tiongkok yang memanfaatkan layanan ini, tentu ke depan harapan kami dari AS dan negara-negara lain akan dapat bertambah,” sebutnya.
Menurut Franky, bahwa BKPM sendiri akan terus memperbaiki layanan izin investasi 3 jam. Salah satu yang sedang dikaji adalah untuk memperluas kemanfaatan layanan izin investasi 3 jam untuk proyek-proyek infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintah.
BACA JUGA:
- Apindo Minta Investasi Asing di Bisnis Restoran Minimal US$10 Juta
- BKPM Kawal Investasi di Luar Jawa
- Realisasi Investasi Asing Ditargetkan Rp386 Triliun
- Proporsi Rencana Investasi PMA Diproyesikan Rp1.087 Triliun
- Sektor MANUFAKTUR Proyeksi Investasi Terbesar 2016
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi