MERAHPUTIH.COM - PERTUNJUKAN teater musikal Mar akan kembali digelar pada 15–17 Mei 2026 di Ciputra Artpreneur. Produksi ini hadir sebagai versi re-run yang menjanjikan pengalaman lebih spektakuler ketimbang pementasan sebelumnya. Mar merupakan pergelaran musikal yang sarat emosi, mengangkat kisah cinta, pengorbanan, dan ketahanan di tengah salah satu momen penting dalam sejarah Indonesia, yakni Bandung Lautan Api.
Cerita berpusat pada kenangan Nin yang membawa penonton kembali ke masa muda, saat kisah cinta antara Mar, seorang prajurit setia, dan Aryati, sukarelawati rumah sakit yang penuh empati, tumbuh di tengah situasi perang.
Dengan mengusung konsep musikal, racikan musik dalam pertunnukan ini digodok matang oleh Dian HP, yang berperan sebagai direktur musik. Karya-karya Ismail Marzuki dihadirkan kembali dengan sentuhan aransemen baru bernuansa jazz nan dinamis. Gaya musik ini terinspirasi dari era Glenn Miller, menghadirkan nuansa klasik yang segar, tapi tetap relevan dengan semangat zaman.
Tahun ini, Mar akan dipimpin Ava Victoria sebagai konduktor, sekaligus membawa energi baru dalam keseluruhan pertunjukan. Executive Producer ArtSwara Maera menyebut pementasan ulang ini dilakukan karena keinginan untuk menghadirkan versi yang lebih matang sekaligus menjawab antusiasme publik. Versi terbaru ini juga menghadirkan tambahan enam pemain baru.
Baca juga:
Drama Musikal Mar: Perjalanan Cinta yang Kuat antara Prajurit dan Perawat
Pertunjukan ini pertama kali dipentaskan pada Februari 2025 dan mendapat respons positif. Kini produksi ke-13 dari ArtSwara ini kembali dengan skala yang lebih besar. Sejumlah aktor musikal ternama turut ambil bagian, di antaranya Gabriel Harvianto sebagai Mar dan Galabby sebagai Aryati.
Selain itu, hadir pula nama-nama seperti Bima Zeno Pooroe, Taufan Purbo, Chandra Satria, dan Sita Nursanti. Deretan pemain tambahan juga akan meramaikan panggung, termasuk Tanta Ginting dan Teza Sumendra.
Tak hanya dari sisi pertunjukan, Mar juga telah meraih pengakuan industri dengan memenangi kategori Album Musikal Terbaik dan Aransemen Vokal Terbaik di AMI Awards 2025.
ArtSwara menjanjikan pengalaman teater yang lebih imersif melalui tata panggung yang megah, kualitas audio yang maksimal, serta repertoar lagu-lagu Ismail Marzuki yang kaya warna. Cerita ini dikembangkan dari ide orisinal Maera, ditulis oleh Titien Watimena, serta disutradarai oleh Maera bersama co-sutradara Rusmedie Agus.
Menurut produser Rr Firsty Dewi, pementasan ini juga menjadi bagian dari visi besar ArtSwara untuk membangun ekosistem teater musikal di Indonesia. Harapannya, generasi muda dapat semakin mengenal dan mencintai seni pertunjukan musikal.(Tka)
Baca juga: