Headline

Pertemuan Prabowo dan Ketum PPP Bahas Posisi Ketua MPR Hingga Jatah Menteri

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 16 Agustus 2019
 Pertemuan Prabowo dan Ketum PPP Bahas Posisi Ketua MPR Hingga Jatah Menteri

Prabowo Subianto dan Suharso Monoarfa di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (15/8) (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pengamat politik Wempy Hadir menilai, kehadiran Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa di kediaman Prabowo Subianto bisa dibaca dalam dua hal.

Menurut Wempy, pertama bisa saja pertemuan tersebut membahas tentang komposisi MPR RI.

Baca Juga: Ketum PPP: Pikiran Prabowo Relevan Untuk Dipertimbangkan Jadi Masukan Pemerintah

Sebagai partai dengan perolehan kursi DPR RI terbanyak ketiga, tentu Prabowo mempunyai posisi tawar yang tinggi untuk menduduki posisi tersebut.

Pengamat Politik Wempy Hadir
Pengamat Politik Wempy Hadir (MP/Kanu)

"Oleh sebab itu, maka perlu dilakukan komunikasi dengan berbagai partai politik agar pada saat pemilihan ketua MPR RI nanti sudah mempunyai kesepahaman," kata Wempy kepada MP (merahputih.com) di Jakarta, Kamis (15/8).

Direktur Indo Polling Network ini menambahkan, yang kedua, bisa saja kedatangan ketua umum PPP sebagai tugas yang diamanatkan oleh Presiden Jokowi.

"Tujuannya untuk melakukan komunikasi terkait dengan pembagian peran dalam kekuasaan ketika Gerindra masuk dalam koalisi," jelas Wempy.

Baca Juga: Seusai Bertemu Suharso, Prabowo Sebut Gerindra dan PPP Miliki Banyak Kesamaan

Secara terbuka Wempy belum tahu bahwa apakah kehadiran ketua umum PPP itu merupakan pembawa pesan dari presiden atau bukan.

"Jangan-jangan ini merupakan langkah politik yang dilakukan oleh PPP untuk bekerjasama dengan Gerindra untuk hal yang jangka pendek, bukan bicara hal yang sifatnya jangka panjang," jelas Wempy.

Jadi kalau dilihat secara politik, hal tersebut bukan merupakan perintah dari partai koalisi. Sebab kalau merujuk kepada pernyataan Jokowi bahwa komposisi kabinet sudah rampung.

"Bisa disimpulkan bahwa kehadiran PPP hanya urusan politik internal PPP," tutup Wempy Hadir.(Knu)

Baca Juga: Fadli Zon Sarankan Jokowi Tidak Terbebani Kader Partai Politik Saat Pilih Menteri

#Pengamat Politik #Prabowo Subianto #Ketua MPR #Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Berencana Ambil Alih Pengangkatan Guru, DPR: Kesejahteraan Harus Naik
Komisi X DPR mendukung rencana Presiden RI, Prabowo Subianto, yang ingin mengambil alih pengangkatan guru.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Berencana Ambil Alih Pengangkatan Guru, DPR: Kesejahteraan Harus Naik
Indonesia
Terkonfirmasi! Presiden Prabowo Tidak Hadir Sidang ke-81 Majelis Umum PBB, Delegasi Dipimpin Menlu
Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi Menlu Sugiono mewakili Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Ke-81 Majelis Umum PBB di New York. Cek agenda lengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Terkonfirmasi! Presiden Prabowo Tidak Hadir Sidang ke-81 Majelis Umum PBB, Delegasi Dipimpin Menlu
Indonesia
Pramono Ingin LRT Jakarta Diperpanjang ke JIS dan Whoosh, Minta Bantuan Danantara
LRT Jakarta akan diperpanjang ke JIS dan Whoosh. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta bantuan ke Danantara.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Pramono Ingin LRT Jakarta Diperpanjang ke JIS dan Whoosh, Minta Bantuan Danantara
Indonesia
Prabowo Ungkap 328 BUMN Sudah Ditutup, Target Hemat Bisa Capai Rp 100 Triliun
Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, bahwa sudah menutup 328 BUMN. Target hemat anggaran bisa menembus Rp 100 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Prabowo Ungkap 328 BUMN Sudah Ditutup, Target Hemat Bisa Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Prabowo 3 Kali Reshuffle Menkeu, Gibran Percaya APBN Lebih Sehat Dipegang Suahasil Nazara
Wapres Gibran meyakini pengalaman panjang serta rekam jejak akademis Suahasil menjadikannya sosok yang piawai menjaga kesehatan APBN
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Prabowo 3 Kali Reshuffle Menkeu, Gibran Percaya APBN Lebih Sehat Dipegang Suahasil Nazara
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Indonesia
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Presiden Prabowo Subianto minta seluruh WNI memiliki rekening baru melalui BRI dan BSI.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Indonesia
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Indonesia diperkirakan menuju kapitalisme negara atau welfare state. Ekonom mengungkapkan risikonya.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Bagikan