Persiapan Tepat, Kunci Naik Gunung Saat Musim Hujan
Lakukan persiapan tepat sebelum baik gunung saat musim hujan. (Foto: Unsplash/Ashley Knedler)
NAIK gunung butuh banyak persiapan. Terlebih saat musim hujan tiba, mendaki gunung menjadi lebih menantang. Kondisi jalur yang licin serta pohon tumbang akan menghiasi perjalanan saat ingin mendaki gunung di musim hujan.
Banyak beberapa kasus membuat pendaki cedera akibat cuaca ekstrem. Sulitnya medan ditambah cuaca buruk menjadi alasan mengapa orang lebih memilih mendaki di musim panas.
Baca juga:
Tetapi tidak ada yang salah mendaki gunung di musim hujan. Kuncinya ialah melakukan persiapan yang tepat sebelum mendaki gunung. Buat kamu yang masih ingin naik gunung saat musim hujan, lakukan tiga hal ini, antara lain:
1. Memakai perlengkapan gunung yang safety
Cuaca di gunung pada dasarnya sulit ditebak. Kamu wajib memakai perlengkapan yang aman serta nyaman agar tidak terjadi hal buruk. Jaket, baju, sepatu yang sesuai standar akan menjamin keselamatan pendaki.
Banyak kasus hipotermia terjadi kepada pendaki karena tidak menggunakan perlengkapan standar naik gunung. Perlengkapan tersebut sebenarnya sederhana seperti jaket berbahan tebal, membawa baju dengan perhitungan tepat, serta sepatu yang kuat dan tidak mudah jebol. Tentu saja jangan lupa bawa jas hujan ya.
Baca juga:
2. Membawa obat serta makanan yang cukup
Mendaki gunung tanpa membawa obat dan perbekalan sama saja seperti menyiksa diri sendiri. Di musim hujan, perubahan suhu di gunung akan lebih terasa. Setiap tubuh tentu memiliki daya tahan masing-masing.
Pengetahuan tentang obat serta makanan yang tepat penting saat ingin mendaki di musim hujan. Paling tidak, bawa obat-obatan standar seperti obat demam, flu dan batuk, serta vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Selain itu, jangan lupa untuk membawa makanan yang cukup. Jika kamu orangnya suka yang praktis, makanan instan akan membantu.
3. Latihan fisik
Naik gunung sama seperti olahraga. Jadi kamu butuh banget kesiapan fisik yang maksimal. Mendaki gunung di musim hujan memiliki rintangan yang lebih berat. Jika fisik lemah maka akan menyusahkan diri sendiri, bahkan orang lain. Banyak beberapa kasus pendaki tersasar di gunung yang disebabkan fisik mulai melemah dan muncul halusinasi.
Olahraga rutin sebelum mendaki gunung menjadi kunci agar daya tahan tubuh tetap kuat. Kamu bisa melatih fisik dengan olahraga ringan seperti jogging atau bersepeda. (ard)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar