Persiapan Menghadapi Risiko Banjir saat Periode Nataru 2024/2025

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Desember 2024
Persiapan Menghadapi Risiko Banjir saat Periode Nataru 2024/2025

Pesisir pantai Jakarta. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warga Jakarta sebaiknya bersiap, sepanjang periode liburan Natal dan Tahun Baru 2024/2025 wilayah Jakarta diperkirakan akan dilanda banjir. Pastikan barang-barang aman dari kerusakan sebelum balik ke kampung halaman.

Keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, banjir dipicu karena meningkatnya intesitas hujan yang dipengaruhi gerak badai El Nino. Sementara tingginya intensitas hujan, pastikan barang yang ditinggalkan di rumah tetap aman.

Untuk itu, ada beberapa hal yang mesti disiapkan sebelum melakukan perjalanan ke luar kota selama periode libur Nataru 2024/2025:

Letakkan surat dan barang berharga di tempat tinggi

Lemari menjadi salah satu tempat untuk menyimpan surat atau barang berharga. Lebih baik letakkan tepat di paling atas lemari sehingga air tidak menjangkau barang atau barang berharga.

Jangan sampai menyimpan di bagian bawah sebab berisiko terendam. Masukkan surat berharga dalam satu koper atau tempat yang kedap air untuk memudahkan penyelamatan bila memang harus meninggalkan rumah ketika banjir datang.

Baca juga:

Banjir Rob Surut, Wisatawan Mulai Serbu Kepulauan Seribu

Amankan saluran listrik dan barang elektronik

Barang-barang elektronik sebaiknya dicabut dari stop kontak untuk menghindari resiko korsleting. Upayakan stop kontak dalam posisi cukup tinggi dan tidak terjangkau air saat banjir datang.

Sediakan kit alternatif jika memiliki keluarga disabilitas

Proses evakuasi atau penyelamatan anggota keluarga yang sakit atau manula biasanya butuh usaha ekstra hati-hati

Pastikan di rumah kamu ada kit atau alat aksesibilitas memprioritaskan mereka untuk diselamatkan terlebih dahulu, apalagi banjir memaksa sekeluarga untuk mengungsi.

Baca juga:

Antisipasi Banjir, Pj Teguh Pertimbangkan Modifikasi Cuaca Tahap 3

Tanggap informasi lingkungan sekitar

Pahami informasi terkini mengenai wilayah sekitarmu. Biasanya aparatur lingkungan sudah bekerja sama dengan warga dan lembaga sosial tertentu untuk tanggap terhadap bencana.

Bawa barang-barang darurat

Saat banjir bawa barang-barang yang penting dan pokok, misalnya pakaian, alat komunikasi, uang tunai, obatan dan sebagainya. Tetap tenang dalam menghadapi bencana.

Berkomunikasi dan bekerjasamalah untuk bisa saling menyelamatkan saat kondisi terburuk menghampiri. (Tka)

#Banjir Jakarta #Cuaca Ekstrem #BMKG #Banjir Rob
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali pada 21 sampai 27 Januari.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta angin kencang, puting beliung, maupun hujan es, di seluruh 29 kabupaten dan sembilan kota di Jawa Timur, kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Beberapa wilayah di Bali berpeluang alami bencana hidrometeorologi.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Indonesia
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyiapkan kebijakan WFH dan PJJ di tengah cuaca ekstrem. Hal itu dinilai sebagai langkah darurat.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Indonesia
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga 27 Januari 2026. BMKG memprediksi hujan ringan hingga lebat berpotensi memicu banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Kepuluan Nias hingga 4 Meter pada 22-24 Januari
BMKG mengingatkan kepada nelayan yang menggunakan perahu agar waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Kepuluan Nias hingga 4 Meter pada 22-24 Januari
Indonesia
BMKG Peringatkan Hujan Deras Disertai Petir di Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Beberapa Hari Mendatang
BMKG menyebut sebagian wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga hujan yang disertai petir.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Peringatkan Hujan Deras Disertai Petir di Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Beberapa Hari Mendatang
Indonesia
17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca
Modifikasi sebagai upaya pengendalian sekaligus mengurangi tekanan di wilayah terdampak banjir
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca
Indonesia
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan, dan tanah longsor
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
Indonesia
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
BPBD DKI Jakarta melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca hari keempat sebagai mitigasi cuaca ekstrem. Penyemaian awan dilakukan di laut dan wilayah selatan Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
Bagikan