Pernyataan Panglima TNI Kerap Bikin Gaduh, Begini Reaksi Komisi I

Thomas KukuhThomas Kukuh - Selasa, 26 September 2017
Pernyataan Panglima TNI Kerap Bikin Gaduh, Begini Reaksi Komisi I

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo membuat pernyataan yang mengejutkan. Pasalnya, Gatot menyebut ada pihak yang mencatut nama Presiden Joko Widodo perihal penyelundupan 5.000 pucuk senjata api ilegal.

Sebelumnya, jenderal bintang empat ini juga membuat hal yang kontroversial dengan menginstruksikan seluruh prajuritnya untuk menonton kembali film 'Pengkhianatan G30S/PKI' yang akhirnya menimbulkan pro dan kontra.‎

Tindakan mantan Kepala Staf Angkaran Darat (KSAD) itu pun menuai kritik dan kecaman. Sejumlah pihak menilai Jenderal Gatot sedang melancarkan manuver politik menjelang pesta demokrasi 2019.

Pasalnya, banyak opini berhembus bahwa pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah ini memang menjadi salah satu nama yang digadang-gadang akan menjadi kuda hitam di pilpres 2019 mendatang.

Berbagai pihak pun meminta Komisi I DPR RI selaku mitra kerja TNI segera memanggil Gatot untuk dimintai klarifikasinya soal pernyataan kontroversialnya tersebut. Pasalnya, Menkopolhukam Wiranto telah mengklarifikasi pernyataan kontroversial Gatot tersebut.

Dalam pernyataannya, Wiranto menyebut bahwa ada pengadaan senjata laras panjang buatan PT Pindad untuk Badan Intelijen Negara (BIN). Jumlahnya pun hanya 500, berbeda jauh dengan yang diucapkan Gatot yakni 5.000 senjata.

‎Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta meminta semua pihak yang ada di pemerintahan saat ini untuk saling bersinergi membangun negeri.

‎"Ya memang sebetulnya secara umum kita pengen semua komponen yang ada di pemerintahan ini kompak, baik-baik lah semua. Koordinasi dengan baik," kata Sukamta di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (25/9).

Menurutnya, hal tersebut harus segera tercipta agar pembangunan bangsa ini bisa berjalan maju. Bukan malah menimbulkan kegaduhan-kegaduhan di masyarakat.

"Itu aja yang kita harapkan (kompak) karena negara ini membutuhkan semua pihak berjalan dengan baik dan kompak," tandad politisi PKS ini.

Lebih lanjut Sukamta mengatakan bahwa Komisi I pasti akan memanggil Gatot untuk dimintai klarifikasinya tersebut. Rencananya, hal itu akan dilakukan usai HUT TNI pada 5 Oktober mendatang.

"‎Kita ada rencana Rakor dengan Panglima dalam rangka membahas anggaran. Tapi saya kira karena waktu beliau sibuk, ya sehingga kita satukan saja (minta klarifikasi soal senjata ilegal)," pungkasnya. (Pon)

#Gatot Nurmantyo #Panglima TNI #Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Olahraga
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
“Kebijakan dari Mabes TNI bahwa kita merekrut khusus, saya sudah merekrut khusus dari sipil yang punya kemampuan olahraga dijadikan militer," kata Panglima TNI Jenderal Agus.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
Indonesia
Viral Beras Bantuan TNI Jatuh Berceceran dari Helikopter dan Dipungut Korban Bencana, Begini Penjelasan Panglima TNI
Insiden terkendala oleh kabel
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Desember 2025
Viral Beras Bantuan TNI Jatuh Berceceran dari Helikopter dan Dipungut Korban Bencana, Begini Penjelasan Panglima TNI
Indonesia
Panglima TNI Seleksi Jenderal Bintang Tiga Pimpin Pasukan Perdamaian ke Gaza
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan pasukan perdamaian yang akan dikirim ke Gaza, Palestina, nanti akan dipimpin jenderal bintang tiga.
Wisnu Cipto - Senin, 24 November 2025
Panglima TNI  Seleksi Jenderal Bintang Tiga Pimpin Pasukan Perdamaian ke Gaza
Indonesia
Panglima TNI Mutasi 57 Perwira Tinggi, Perkuat Struktur Komando di Tiga Matra
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi 57 perwira tinggi TNI dari matra AD, AL, dan AU. Rotasi ini bertujuan memperkuat struktur komando dan profesionalisme prajurit.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 November 2025
Panglima TNI Mutasi 57 Perwira Tinggi, Perkuat Struktur Komando di Tiga Matra
Indonesia
Ratusan Pewira Tinggi dan Menengah Dimutasi Panglima TNI, Ada Sesmilpres Kemensetneg dan Kadispenad
Pejabat TNI AD lain setingkat Mayjen dan Brigjen juga ada mendapatkan jabatan baru dan ada pula yang ditempatkan sebagai Pati Mabes AD karena dalam rangka pensiun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Oktober 2025
Ratusan Pewira Tinggi dan Menengah Dimutasi Panglima TNI, Ada Sesmilpres Kemensetneg dan Kadispenad
Indonesia
Corak Baru Seragam TNI Menyesuaikan Vegetasi Indonesia, Diharapkan Meningkatkan Militansi Prajurit
Sebagian angggota TNI sudah mengenakan seragam dengan corak baru bertepatan dengan HUT ke-80 pada Minggu (5/10) kemarin.
Frengky Aruan - Senin, 06 Oktober 2025
Corak Baru Seragam TNI Menyesuaikan Vegetasi Indonesia, Diharapkan Meningkatkan Militansi Prajurit
Indonesia
Mata Prajurit Diminta Beri Tatapan Tajam ke Prabowo Saat HUT TNI
Setelah meninjau pasukan, Jenderal Agus bersama jajarannya melanjutkan pemantauan terhadap seluruh rangkaian gladi bersih
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Oktober 2025
Mata Prajurit Diminta Beri Tatapan Tajam ke Prabowo Saat HUT TNI
Indonesia
Cegah Keracunan, Panglima TNI Perintahkan Semua Komandan Lapangan Cek Produksi hingga Distribusi MBG
TNI mengawasi langsung pelaksanaan program tersebut guna meminimalisasi risiko kasus serupa.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 September 2025
Cegah Keracunan, Panglima TNI Perintahkan Semua Komandan Lapangan Cek Produksi hingga Distribusi MBG
Indonesia
Panglima TNI Ingatkan Warga Tidak Terprovokasi, Kedepankan Musyawarah dan Jalur Hukum
Perbedaan pendapat adalah hal wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh dimanfaatkan untuk merusak persatuan dan ketertiban umum.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 30 Agustus 2025
Panglima TNI Ingatkan Warga Tidak Terprovokasi, Kedepankan Musyawarah dan Jalur Hukum
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Polisi dan TNI Tindak Tegas Perusuh Saat Demo Berlangsung
Langkah penegakan hukum akan dilakukan secara terukur untuk memastikan ketertiban kembali terjaga. Di mana, semua ini demi kepentingan masyarakat luas dan menjaga stabilitas nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 30 Agustus 2025
Presiden Prabowo Perintahkan Polisi dan TNI Tindak Tegas Perusuh Saat Demo Berlangsung
Bagikan