Hari Anak Sedunia

Permainan Tradisional Vs Modern, Pilih yang Mana?

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 01 Juni 2019
Permainan Tradisional Vs Modern, Pilih yang Mana?

Game modern seiring waktu menggeser permainan tradisional terutama di daerah perkotaan. (Foto: Pixabay/JESHOOTS-com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERMAINAN anak-anak kini semakin berkembang. Ketika anak-anak jadul bermain petak umpet atau layang-layang, kini anak-anak zaman now sudah memegang smartphone dengan segala jenis permainan di dalamnya, tanpa harus keluar rumah.

Apakah permainan modern berdampak buruk dan permainan tradisional berdampak positif pada perkembangan anak? Kedua permainan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Terutama bagi anak-anak, segala jenis permainan tentu harus tetap dalam pengawasan orang tua.

Berikut merahputih.com sajikan tiga perbandingan permainan tradisional dengan game modern populer.


1. Congklak vs PlayStation


Congklak

Congklak. (Foto: instagram.com/prisilliatandase)
Congklak. (Foto: instagram.com/prisilliatandase)

Congklak merupakan permainan rumahan yang dimainkan oleh dua orang. Ditemukan di hampir semua daerah Indonesia, permainan menggunakan papan dan biji congklak. Permainannya cukup sederhana dengan membagi semua batu pada lubang congklak. Masing-masing punya satu lubang utama di ujung papan. Lubang tersebut harus diisi penuh dan yang terbanyak dialah pemenangnya.


PlayStation

PlayStation.(Foto: instagram.com/sparda1981)
PlayStation.(Foto: instagram.com/sparda1981)

PlayStation merupakan perusaan game terkenal di dunia. Nah, permaian modern populer ini juga dapat dimainkan oleh dua orang. PlayStation pertama kali dimunculkan pada pertengahan tahun 90-an. Game PlayStation sangat beragam mulai di antaranya petualangan, racing game, dan game sepak bola.

2. Petak umpet Vs Point Blank

Petak umpet

Petak umpet. (Foto: instagram.com/eviwulandari679)
Petak umpet. (Foto: instagram.com/eviwulandari679)

Petak umpet sangat populer di kalangan anak-anak desa sebagai permainan kelompok. Petak umpet sangat beragam juga jenisnya. Paling umum permainan dimulai dengan satu orang penjaga dan pemain-pemain lain bersembunyi. Tugas penjaga mencari pemain lain hingga ditemukan semuanya.


Point blank

Point blank. (Foto: instagram.com/retro_loose)
Point blank. (Foto: instagram.com/retro_loose)

Point blank juga dimainkan secara kelompok. Game online ini tipe permainan komputer tembak-menembak (FPS) populer di kalangan anak-anak terutama di perkotaan. Point Blank permainan yang mengikuti perseteruan antara Free Rebels dan Counter Terrorist Force (CT-Force).

Banyak game online sejenis dengan Point Blank. Sebagian beralih ke gambe bergenre battle royale seperti PlayerUnknown's Battlegrounds.

3. Layang-layang Vs Game mobile


Layang-layang

Bermain layang-layang. (Foto: instagram.com/ferina_indria)
Bermain layang-layang. (Foto: instagram.com/ferina_indria)

Layang-layang merupakan permainan tradisional yang tak ada matinya. Tak hanya di pedesaan, permainan layang-langan juga masih dimainkan anak-anak di daerah perkotaan. Selain layangan adu yang cukup populer, anak-anak juga membuat layangan hias.

Festival layang-layang yang banyak digelar dalam skala besar juga menjadi penyebab permainan ini tak pernah sepi peminat dan dimainkan kalangan dewasa.


Game mobile

Game mobile. (Foto: instagram.com/giz_gizmo06)
Game mobile. (Foto: instagram.com/giz_gizmo06)

Selain game konsol, saat ini sangat populer game mobile (smartphone). Game mobile sangat banyak sekali pilihannya, dimulai dari game sederhana yang dimainkan sendiri, hingga game yang memerlukan skill rumit dan dimainkan multiplayer. Kelebihan game mobile dibanding konsol karena dinilai lebih praktis. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Game PUBG Akan Dihapus? Begini Jawaban Menkominfo

#New Hope #Hari Anak Sedunia #Game #Permainan Tradisional
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Bagikan